Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi soal rencana Presiden Prabowo Subianto berminat untuk dibuatkan mobil khusus kepresidenan oleh PT Pindad dengan model transparan untuk menyapa warga.

Purbaya mengatakan pada prinsipnya pemerintah memiliki anggaran jika rencana itu diajukan secara resmi, namun hingga saat ini belum ada pengajuan resmi.

"Ada pasti kalau diizinkan kalau memang diminta, tapi kan belum ada permintaan resmi kan. Dalam bentuk perintah belum ada. Nanti kita lihat seperti apa," ujar Purbaya ditemui di Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Baca Juga Purbaya Ungkap Rutin Masuk Pasar Obligasi Gelontorkan Rp2 Triliun per Hari Atasi Nilai Tukar Rupiah di https://www.kompas.tv/nasional/669685/purbaya-ungkap-rutin-masuk-pasar-obligasi-gelontorkan-rp2-triliun-per-hari-atasi-nilai-tukar-rupiah

#purbaya #menkeu #presidenprabowo

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669700/purbaya-soal-prabowo-minta-mobil-transparan-ke-pindad-anggaran-ada
Transkrip
00:00Mobil khusus untuk presiden, pakai kaca gitu, yang ada kursi tapi kelihatan aku berdiri gitu loh.
00:31Dia maunya gini, kalau mau kan dia tutup, dia maunya kelihatan dia kelihatan berdiri tapi duduk begitu-begitu, ya biar
00:38nggak capek kan.
00:39Kayak mobil safari gitu.
00:41Mau mobil gitu, saya nggak ngerti kan belum ada desainnya.
00:43Bapak udah denger berarti omongan itu, Pak?
00:46Bukan di sana, kemarin.
00:48Tapi belum diomongkan ke Bapak gitu.
00:50Perintah, dalam bentang perintah, bukan nanti kita lihat terus.
00:53Tapi anggarannya akan ada, Pak. Masih untuk itu.
00:55Kanonnya ada. Kenapa kita tersangksi anggaran terus.
00:58Nggak takutnya nanti kan...
00:59Nanti besok kan ada sentasi itu, Pak.
01:01Empat pers, APBN kita.
01:04Kapan, Pak?
01:04Besok.
01:06Besok.
01:07Jadi nanti, nggak bilang nggak informasi ya.
01:09Pak, berarti 17.600 itu untuk, apa namanya, untuk minyak dan sebagainya masih aman, Pak. Angkas gitu.
01:16Waktu kita hitung, bukannya bukan seperti asumsi APBN yang sebelumnya.
01:20Jadi gitu kira-kira.
01:22Nanti kalau sebut angkanya orang, bu, pemerintamunya sekian.
01:25Enggak.
01:26Tapi udah kira-kira itu, jadi nggak usah ngelakuin.
01:28Pak, tapi pemerintah-pemerintah.
01:38Terima kasih.
01:41Terima kasih.
01:54Terima kasih.
02:13Ada kursi, tapi kelihatan aku berdiri.
02:20Boleh dong.
02:23Gue ini udah 75 tahun nih.
02:27Tapi aku kasihan.
02:29Rakyat nunggu lama.
02:32Ini...
02:34Sakit.
02:38Tapi saya semangat.
02:49Saya minta izin.
02:51Minum kopi boleh.
03:04Bagaimana? Lanjut.
03:07Benar?
03:10Aku masih ada acara satu lagi nih.
03:15Tapi surat-surat, terima kasih.
03:18Ya, kooperasi nanti akan terbukti.
03:20Menjadi kebanggaan kita semua.
03:27Menemani pagi Anda dengan informasi terbaru.
03:31Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih mencerahkan.
03:34Saksikan Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
03:39Jangan hitam poes.
03:42Aku akan terima kasih.
03:47Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan