00:00Mobil khusus untuk presiden, pakai kaca gitu, yang ada kursi tapi kelihatan aku berdiri gitu loh.
00:31Dia maunya gini, kalau mau kan dia tutup, dia maunya kelihatan dia kelihatan berdiri tapi duduk begitu-begitu, ya biar
00:38nggak capek kan.
00:39Kayak mobil safari gitu.
00:41Mau mobil gitu, saya nggak ngerti kan belum ada desainnya.
00:43Bapak udah denger berarti omongan itu, Pak?
00:46Bukan di sana, kemarin.
00:48Tapi belum diomongkan ke Bapak gitu.
00:50Perintah, dalam bentang perintah, bukan nanti kita lihat terus.
00:53Tapi anggarannya akan ada, Pak. Masih untuk itu.
00:55Kanonnya ada. Kenapa kita tersangksi anggaran terus.
00:58Nggak takutnya nanti kan...
00:59Nanti besok kan ada sentasi itu, Pak.
01:01Empat pers, APBN kita.
01:04Kapan, Pak?
01:04Besok.
01:06Besok.
01:07Jadi nanti, nggak bilang nggak informasi ya.
01:09Pak, berarti 17.600 itu untuk, apa namanya, untuk minyak dan sebagainya masih aman, Pak. Angkas gitu.
01:16Waktu kita hitung, bukannya bukan seperti asumsi APBN yang sebelumnya.
01:20Jadi gitu kira-kira.
01:22Nanti kalau sebut angkanya orang, bu, pemerintamunya sekian.
01:25Enggak.
01:26Tapi udah kira-kira itu, jadi nggak usah ngelakuin.
01:28Pak, tapi pemerintah-pemerintah.
01:38Terima kasih.
01:41Terima kasih.
01:54Terima kasih.
02:13Ada kursi, tapi kelihatan aku berdiri.
02:20Boleh dong.
02:23Gue ini udah 75 tahun nih.
02:27Tapi aku kasihan.
02:29Rakyat nunggu lama.
02:32Ini...
02:34Sakit.
02:38Tapi saya semangat.
02:49Saya minta izin.
02:51Minum kopi boleh.
03:04Bagaimana? Lanjut.
03:07Benar?
03:10Aku masih ada acara satu lagi nih.
03:15Tapi surat-surat, terima kasih.
03:18Ya, kooperasi nanti akan terbukti.
03:20Menjadi kebanggaan kita semua.
03:27Menemani pagi Anda dengan informasi terbaru.
03:31Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih mencerahkan.
03:34Saksikan Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
03:39Jangan hitam poes.
03:42Aku akan terima kasih.
03:47Terima kasih.
Komentar