Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Mengenai lima warga negara Indonesia yang ikut dalam kapal misi perdamaian global Sumud Flotilla ke Gaza, Palestina, diculik militer Israel. Empat orang di antaranya merupakan jurnalis. Sejumlah relawan yang tergabung dalam misi kemanusiaan ke Gaza ditangkap Israel pada Senin waktu setempat.

Dalam rombongan misi kemanusiaan ini, 5 WNI dilaporkan ditangkap. 4 orang yang ditangkap merupakan jurnalis. Dua jurnalis dari Republika, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai. Ada pula jurnalis Tempo, Andre Nugroho, yang ikut dalam misi ini. Mereka datang bersama aktivis, membawa logistik pangan dan bantuan obat-obatan.

#republika #jurnalis #militerisrael #gaza

Baca Juga Prakiraan BMKG Potensi Awan Cumulonimbus 20-26 Mei 2026, Ini Wilayah dengan Risiko Tinggi di https://www.kompas.tv/info-publik/669729/prakiraan-bmkg-potensi-awan-cumulonimbus-20-26-mei-2026-ini-wilayah-dengan-risiko-tinggi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669732/full-pemred-republika-ungkap-kondisi-2-jurnalisnya-yang-ditahan-militer-israel
Transkrip
00:00Dan saudara, bagaimana kondisi terbaru dua jurnalis Republika yang ditahan oleh Israel?
00:05Dan langkah apa yang akan ditempuh untuk membebaskan mereka?
00:08Telah bergabung bersama kami pemimpin redaksi Republika Andi Muhyiddin.
00:13Selamat siang Mas Dio.
00:15Selamat siang Mas Imran.
00:17Baik Mas Dio, kami tentu turut menunggu bagaimana kabar baik yang akan hadir
00:22begitu ya terkait dengan Mas Bambang Nurayono dan juga Mas Todi Badai.
00:26Tapi yang ingin kami tanyakan pertama, bagaimana kondisi terakhir dua jurnalis Republika
00:29yang dilaporkan ditahan militer Israel?
00:31Apakah ada informasi terkini yang disampaikan, begitu yang tersampaikan kepada Anda?
00:38Baik, kalau kondisi dari kemarin, sejak siang hari, kami itu putus kontak.
00:47Terus tadi malam, statusnya confirm bahwa rekan kami
00:54itu diculik gitu ya, diintersepsi, diculik.
01:00Nah, jadi sampai saat ini pun kami belum bisa dapat informasi mengenai kondisi rekan kami.
01:09Gitu ya.
01:10Tapi dari informasi jadi gini, jadi tiap kapal itu dibuatkan semacam WhatsApp group gitu ya
01:22untuk dari pihak GPC itu akan terus mengupdate informasi.
01:29Nah, tadi pagi kami mendapat informasi bahwa rekan-rekan kami itu dibawa menuju Isdut
01:38Isdut atau Asdut gitu ya, itu adalah kawasan di pesisir selatan Israel.
01:44Itu sekitar 40 km dari Gaza.
01:47Ini adalah pelabuhan terbesar di Israel.
01:51Dan biasanya memang intersepsi sebelumnya, penculikan sebelumnya itu
01:56para aktivis itu dibawa ke sana.
01:59Nah, jadi sementara untuk kondisi sama sekali kami tidak dapat info.
02:06Hanya, apa namanya, mereka ini dibawa kemana.
02:10Itu aja sementara yang bisa kami informasikan.
02:14Oke, Mas Dio ini sudah berapa lama?
02:16Dua jurnalist Republika, Mas Bambang dan Mas Todi ini
02:19bertugas begitu ke dalam misi kemanusiaan.
02:21Dan kapan terakhir kali berkomunikasi dengan mereka?
02:26Soal berapa lama, ini sebenarnya misi kedua mereka.
02:29Jadi tahun lalu di gelomba sumut Flotila, mereka ikut juga
02:34Abeng dan Todi Badai atau Bambang ya, nama aslinya Bambang.
02:40Itu sudah ikut sebenarnya misi sumut Flotila.
02:43Waktu itu dari Tunisia.
02:45Cuma waktu tahun lalu itu mereka tidak ikut berlayar.
02:51Lebih ke, apa namanya, seremonial di daratan, pelatihan di daratan gitu ya.
02:57Liputan di daratan gitu ya.
02:59Dan waktu itu memang tidak, tidak, tidak dapat peluang untuk ikut berlayar.
03:06Nah, tahun ini dia ikut lagi dan akhirnya bisa ikut berlayar gitu.
03:13Terakhir kami kontak itu di grup kami itu siang.
03:18Kemarin siang, terakhir paling terakhir itu dari Abeng atau Bambang
03:23itu mengirim video SOS sekit, pukul 15.20 WIB.
03:29Dia mengirim video SOS.
03:31Jadi video SOS ini, SOS ini memang protokol yang diterapkan teman-teman aktivis,
03:38relawan gitu ya.
03:39Jadi ketika kapal-kapal tentara Zionis Israel semakin mendekat,
03:45mereka menerapkan protokol ini gitu ya.
03:48Mereka membuat video seperti tadi yang sudah ditayangkan oleh Kompas TV juga.
03:53Dan biasanya setelah itu mereka membuang gawai,
03:58smartphone, handphone mereka, alat komunikasi mereka ke laut.
04:01Jadi sudah bisa dipastikan bahwa memang putus kontak kami dengan mereka
04:07begitu setelah membuat video SOS itu.
04:10Jadi itu terakhir kami berkomunikasi.
04:13Oke, berarti titik keberadaannya sudah diketahui gitu Mas Dio ya.
04:16Lalu seperti apa upaya yang telah dilakukan
04:19atau mungkin berkomunikasi dengan pemerintah
04:21begitu dalam hal ini Kementerian Luar Negeri?
04:24Baik, dari kemarin sore saya sendiri langsung berkomunikasi
04:28dengan Kementerian Luar Negeri.
04:31Cukup intens kami bicara komunikasinya gitu ya.
04:38Dan beberapa mungkin kalau gak salah agak malam kemarin ya
04:42sudah ada rilis juga dari Kemlu
04:45yang mengecam keras gitu ya.
04:47Nah, namun juga rekan-rekan kami dari lembaga kemanusiaan
04:54baik di Turki, juga di Malaysia, di Command Center Malaysia
04:59itu juga sudah menghubungi langsung KBRI-KBRI
05:03di negara-negara di sekitar penangkapan atau penculikan gitu ya.
05:09Ada dari Jordan, dari Siprus, dari Tunisia,
05:13segala macam itu sudah dikontak
05:14dan mereka komit untuk berusaha gitu ya.
05:20Berusaha untuk membebaskan, memulangkan
05:24rekan-rekan kita, 9 warga Indonesia
05:29yang ada di sana gitu sih.
05:32Tadi Anda katakan juga sudah ada upaya
05:35untuk berkomunikasi dengan KBRI di sejumlah wilayah.
05:37Apakah sudah ada informasi terkini?
05:40Belum, jadi saya memang belum langsung berkomunikasi
05:44dengan pihak KBRI-nya
05:46tapi semalam ada tim relawan juga yang ada di Jordania
05:51itu yang baru berapa menit mereka bertemu
05:54Duta Besar di Aman, Jordania
05:58untuk membahas soal penculikan ini
06:01dan mereka bilang, mereka komit untuk kemudian nanti
06:05membantu apapun daya upaya gitu
06:08peluang untuk dilakukan untuk mengulangkan
06:10dan memang ada dua kemungkinan ya
06:15pemulangan atau deportasi mereka gitu.
06:18Pertama adalah jalur laut.
06:20Kalau jalur laut itu biasanya dari Tel Aviv
06:22diperbangkan ke Turki gitu ya
06:24deportasinya.
06:25Yang kedua itu bisa jauh darat
06:27dari Tel Aviv mungkin bisa masuk ke Jordania.
06:30Nah ketika sampai Jordania ini
06:31dari teman-teman relawan maupun dari KBRI
06:35sudah komit untuk bagaimana
06:38akan berusaha untuk menjemput
06:40rekan-rekan kita nanti.
06:42Begitu sih sementara.
06:43Baik, Mas Dio tentu saja
06:44kami berharap semoga kabar baik
06:46dari Mas Bambang Noreyono
06:48Mas Abeng begitu ya
06:49dan juga Mas Taudi Badai
06:51segera kita dengar
06:52dan dapat meneruskan tentunya
06:55misi kemanusiaan ini
06:57untuk keluarga Gaza Palestina
06:58dan tentunya dapat kembali
06:59secepatnya kembali ke Tanah Air.
07:01Terima kasih atas informasi
07:03yang telah Anda bagikan
07:03Mas Andi Muhyiddin, Mas Dio
07:05pemimpin redaksi Republika.
07:07Selamat siang.
07:08Selamat siang, Yudupan.
Komentar

Dianjurkan