00:00Next, belanja negara, itu sudah dilahirkan lagi, belanja negara tumbuh 31 persen,
00:09perusahaan 47, kemudian lembaga 43,4 persen pertumbuhannya,
00:15non-kementerian 51 yang jelas gini, total belanjanya tumbuh 31,4 persen,
00:22jauh lebih tinggi dibanding dengan tahun lalu.
00:26Next, ini jadi strategi kita betul-betul berjalan,
00:29ke depan akan kita pastikan terus kemitian lembaga belanja tepat waktu,
00:35tepat hasaran, dan gak ada yang bojol.
00:40Next, itu software dari Dijen Anggaran,
00:51Itu sudah diperbaiki, sehingga gak kebobolan, kayak kemarin tuh.
00:56Ya kan, kamu kebobolan kan, tahun lalu,
00:59waktu kita sudah menolak beli motor untuk BGN.
01:09Jadi setelah tolak, sudah betul dirapa kita tolak,
01:12rupanya ada kebocoran dari cara tertentu untuk melewati itu,
01:16sehingga softwarenya bisa diperbaiki,
01:18sehingga sempat keluar.
01:20Sekarang sudah kita perbaiki, dan hal seperti itu akan kita semaksimal mungkin.
01:28Ini sudah disebutkan, belanja pemerintah dipercepat,
01:33kalau Anda lihat gambar paling kanan,
01:34pertumbuhannya sekarang,
01:36kalau yang kuning,
01:3747,7 persen,
01:412026.
01:44Belanja paling besar ini ya,
01:47untuk tahun lalu cuma minus 3,4.
01:50Ya Anda lihat,
01:51kita betul-betul serius,
01:53ketika saya bilang,
01:55saya akan mempercepat belanja,
01:57supaya dampaknya merata sepanjang tahun berikutnya.
02:06Nah sih ini sama,
02:08pengajaran tanya,
02:09tumbuh tinggi,
02:10tumbuh tinggi itu 18,6 persen untuk kementerian lembaga,
02:15ada belanja pegawai tumbuh 12 persen,
02:17belanja barang,
02:20tumbuh 114,6 persen,
02:23belanja modal 36,6 persen,
02:27bansos turun sedikit.
02:29Anda lihat yang dua tengah itu,
02:31kalau pegawai kan rutin,
02:33tapi belanja barang dan belanja modal,
02:35tumbuhnya cepat banget emang ini,
02:37sesuai dengan program ini,
02:39untuk mendorong,
02:41memasihkan kebijakan fiskal,
02:44dampaknya positif dan merata sepanjang tahun.
02:48Juga kita lihat belanja modal,
02:50utamanya untuk mendukung konektivitas,
02:52dan ketahanan pangan,
02:53dan pembangunan jaringan ergas,
02:54dan lain-lain.
02:55Jadi basically,
02:56kita hajar semua.
02:57Kita melihat,
02:58kementerian PU belanjanya,
03:00Rp74 triliun.
03:03Kalau saya bilang gitu,
03:05ada yang bilang,
03:06kita mengabaikan infrastruktur,
03:08enggak,
03:09kita tidak mengabaikan infrastruktur,
03:11tetap doang infrastruktur.
03:13Nanti kalau ada permintaan lagi besar,
03:15kita tambah lagi.
03:16Belanja barang yang menarik apa?
03:19Ada BOS,
03:21Rp4,8 triliun.
03:25Ada stabilisasi pangan,
03:28Rp0,9 triliun.
03:30Jadi,
03:31ini semua yang menjaga stabilitas
03:34di perekonomian,
03:35termasuk stabilitas harga pangan,
03:39sehingga inflasinya terjaga,
03:41dan daya belinya terjaga.
03:44Jadi,
03:45itu semua bukan terjadi otomatis,
03:48tapi karena intervensi pemerintah.
03:53Tumbuh 5,61 bukan
03:55tiba-tiba aja terjadi,
03:57tapi memang by design.
04:01Mudah-mudahan ke depan,
04:02kita bisa teruskan itu,
04:04sehingga kita bisa tumbuh lebih cepat.
04:07Ya, 2 tahun, 3 tahun lagi,
04:09kita bisa kayak bersama lah.
04:10Apa ya?
04:12Kita bisa tumbuh 8%.
04:132-3 tahun lagi,
04:15ya, kita kayak bersama lah.
04:16Makan-makan lagi kita.
04:17Next.
Komentar