00:00Ada beberapa anti-inisiatif yang akan dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan, beberapa Kementerian di sini.
00:05Tadi saya ketemu dengan Menteri Persiaan tadi pagi.
00:09Saya tanya apa yang bisa didorong.
00:12Saya tertarik dengan proposal mereka untuk memberi subsidi ke kendaraan listrik.
00:22Dan selain mendorong konsumsi,
00:26dan kedua kita bisa mengurangi konsumsi bahan bakar.
00:35Jadi ke depan harusnya kalau kita dipercepat lebih memperkuat daya tahan anggaran dan ekonomi kita.
00:43Ini omongan kasar, Pak Menteri dah ngomong tadi.
00:46Boleh cerita kalian kasar ya Pak Menteri Penelusian.
00:49Udah saya bercuti dikit boleh kan.
00:52Kalau gitu saya belum boleh ngomong dong.
00:56Boleh?
00:58Boleh gak ngomong kan ya?
01:00Kira-kira
01:04untuk mobil listrik
01:10Ah biar aja gue Menteri ini.
01:13Jadi gini,
01:15akan kita kasih berapa?
01:17100 ribu?
01:19100 ribu mobil,
01:20subsidi mobil listrik 100 ribu.
01:22Sampai bulan Oktober.
01:24Eh, enggak.
01:25100 ribu pertama.
01:27Kalau habis, kita kasih lagi.
01:30Kalau habis, kita kasih lagi.
01:31Nanti skemanya Pak Menteri Penelusian akan menjelaskan seperti apa.
01:36Nanti juga Menteri Perekonomian akan memberikan seperti apa.
01:38Motor listrik juga sama.
01:40100 ribu pertama akan kita kasih.
01:42Berapa sepirinya?
01:435 juta.
01:45Kalau habis, kita kasih lagi.
01:47Kalau habis, kita kasih lagi.
01:50Ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek ke depan.
01:56Teriwalan ketiga dan teriwalan keempat.
01:59Juni awal saya mulai jalan.
02:01Itu salah satu kebijakan yang mungkin,
02:03atau saya boleh umumnya sudah didiskusikan,
02:06tapi nanti akan diumumkan lagi.
02:08Pak Menteri Penelusian, Pak Menteri Penelusian, Pak Menteri Perekonomian, lain-lain.
02:15Tapi sama kita adalah sekarang,
02:19kita akan memastikan semua mesin ekonomi berjalan.
02:24Di demanda kita dorong, sekarang di sektor manufaktur yang kita dorong lagi.
02:29Nanti kami jualan, ketemu dengan industri tekstil,
02:37sepatu, dan lain-lain.
02:39Di mana mereka memerlukan
02:43dana lebih murah untuk permajan mesin-mesinnya.
02:48Jadi kita akan hidupkan betul-betul sektor swasta juga.
02:52Jadi ekonomi bukan hanya didorong oleh pemerintah saja,
02:55nanti swasta akan hidup juga.
02:57kan dulu kita jenisnya seperti itu.
03:00Pak Presiden juga sudah mengintrusikan strategi seperti itu.
03:09Saya menjalankan perintah Bapak Presiden saja.
03:12Jadi jangan takut.
03:15Dengan tadi 5.61 tadi,
03:18kan pasti banyak ekonomi tuh
03:20yang bilang kita mau rusak pada kecele.
03:25jawaban nanti ada tulis,
03:26kakak cele gitu.
03:28Salah prediksi.
03:31Boroboro resesi, malah naik.
03:34Apalagi krisis.
03:35Jadi ekonomi tuh jalan,
03:37tumbuh,
03:38lambat,
03:40resesi.
03:41Resesi tuh pasti turun.
03:42Pasti ada.
03:43Kalau krisis tuh resesi di dalam sekali jatuh ke dalam.
03:47Nanti recover lagi.
03:48Nah sekarang masuk sana.
03:50Sebagian besar saya lihat di TikTok,
03:52udah bilang datanya kita menuju 1998.
03:55Padahal mereka gak pernah lihat data ekonomi dari 1998.
03:58Jadi data ini,
04:00pertumbuhan ekonomi T1 pertama ini,
04:03menunjukkan bahwa
04:05reformasi ekonomi yang dikutukan
04:07sudah memberikan nampak ke perekonomian
04:09dan kita sepertinya
04:11akan terus
04:14mengalami pertumbuhan ekonomi
04:16yang lebih cepat.
04:18Jadi teman-teman,
04:19gak usah khawatir.
04:22Saya mau letak terus data ekonomi
04:24dari hari ke hari.
04:25Setiap kelemahan kita diskusikan ya Pak.
04:30Kita cari cara pemencahan yang paling baik seperti apa.
04:34Pemerintah gak takut
04:36atau tidak ragu untuk invest
04:38untuk menjaga laju pertumbuhan ekonomi kita.
04:43Itu yang akan menjadi pagi.
04:46Tapi besok kita takdir ya.
04:49Jadi sempat ini saya akan menyampaikan
04:51realisasi APBN kita.
04:53Kinerja dan fakta
04:55sampai dengan 31 Maret 2020.
04:58Udah telat ya.
05:00Bukan ya?
05:01Telat banget.
05:02Yaudah.
05:04Kita,
05:05DPR udah.
05:05Jadi kita mulai ya.
05:08Beberapa kesimpulan pertama next?
05:13Ini dinamika global.
05:16Kita gak bisa apa-apa
05:18tentang dinamika global
05:20karena kita gak bisa kontrol.
05:22waktu saya di AMF World Bank
05:26itu ada sesi
05:28Menteri Keuangan Amerika
05:30menceritakan strategi yang akan mereka lakukan
05:36untuk
05:40mencapai
05:41quote-unquote perdamaian dengan Iran.
05:44Tapi kalau saya lihat
05:46isinya sepihak
05:48seolah-olah
05:49Iran
05:53diperlakukan sebagai
05:54pihak yang kalah perang
05:56dengan tuntutan Amerika yang
05:59tegas ini, ini, ini.
06:01Hitungan saya
06:02kan belum kalah perang.
06:03Pasti
06:05gak akan
06:06tercapai
06:07perjanjian itu.
06:08Jadi kita
06:09mesti siap dengan
06:10konflik
06:11berkepanjangan
06:12dan harga minyak
06:13yang masih
06:14akan bertahan
06:16cukup lama.
06:17Saya pikir
06:18tadinya
06:18sebulan-dua bulan
06:19selesai perang ini
06:20rupanya
06:21enggak.
06:25Memimpin-mimpin dunia itu
06:28masih kurang
06:29bijak juga rupanya.
06:30Jadi itu yang kita hadapi sekarang.
06:32Jadi makanya
06:32setiap
06:33effort yang bisa
06:34mengurangi konsumsi
06:37minyak
06:37dalam negeri
06:39kita akan
06:40kerjakan.
06:42Ini apa di sini?
06:43Ya harga minyak tinggi
06:44ini setelah
06:45semuanya batu bara
06:45masih rendah
06:47sempat tinggi
06:48juga merendah
06:48terus CPO juga
06:50agak naik sedikit
06:51tembaga agak naik
06:53nikel
06:54naik
06:55enggak tinggi-tinggi
06:55amat
06:56emas
06:56naik tinggi
06:57sampai turun
06:58tapi yang menjadi
06:59concern kita
07:00utama adalah
07:01minyak
07:01misalnya.
07:03Karena ini
07:03mengaruhi APBN saya.
07:05APBN saya
07:06sudah hitung
07:07dengan harga minyak
07:08sampai rata-rata
07:08100 dolar
07:09perbaru
07:10sampai tahun
07:10jadi
07:12masih
07:13aman.
07:14Saya
07:15kalau
07:15diklarifikasi
07:16lagi di sini
07:18ada yang bilang
07:19uang saya tinggal
07:20102
07:20terus saya
07:22dalam berkat
07:22kali itu
07:22saya pindahin
07:24aja
07:24300
07:25ke bank
07:28sisanya
07:29masih di
07:29120
07:29masih di
07:32BI
07:33bank
07:34masih uang saya
07:35ada saya
07:36dengar kemarin
07:38bank
07:39uangnya kan
07:40udah ada
07:40bentuk pinjeman-pinjeman
07:41ke
07:41tempat lain kan
07:43sehingga
07:44enggak ada lagi
07:45di bank
07:45atau enggak bisa
07:46ditarik
07:47ini
07:48Anda pikir
07:48kalau bank
07:50ngasih pinjam
07:50satu perusahaan
07:5310 triliun
07:54misalnya
07:55perusahaan dapat
07:5610 triliun kan
07:57uangnya
07:58taruh di mana
08:00bank lagi
08:03jadi ada
08:04proses penyiptaan
08:05uang di situ
08:06jadi uangnya
08:07enggak berkurang
08:07ya
08:08memang kalau saya
08:09tarik sekaligus
08:11mungkin
08:11banknya agak kaget
08:12tapi uangnya masih di situ
08:13enggak ada masalah
08:14gimana kita sudah komunikasi
08:16dengan bank sentral ya
08:17Pak ya
08:18untuk
08:19men-smoothing
08:19hal itu
08:20kalau memang
08:21kita perlukan
08:22menarik uang
08:23dalam jumlah banyak
08:24tapi
08:25dalam waktu dekat
08:26itu enggak akan terjadi
08:27karena itu
08:28memang salah
08:29enggak akan kita pakai
08:31sementara
08:32pendapatan pajak kita
08:34masuk terus
08:35dari bulan ke bulan
08:36dan sampai sekarang
08:37masih sesuai dengan
08:40rencana
08:41anggaran kita
08:44berikutnya
08:48jadi
08:53next
08:53orang juga
08:59banyak bilang
09:00Indonesia
09:02fisikanya
09:03goyah
09:04maka rupanya
09:06lemah-lemah
09:06dan lain
09:06kalau rupanya
09:07anaknya beya
09:07nanti ya
09:08jangan banya saya
09:09mereka yang benar-benar menjawab
09:11tapi kalau kita lihat
09:12dari ketanian energi
09:13kita itu
09:15amat kuat
09:16itu nomor dua tuh
09:18kalau sebelah kanan tuh
09:19perbandingan ketanian energi
09:20terhadap
09:21krisis energi global
09:22kalau ada krisis global
09:24kita nomor dua
09:25paling kuat
09:26dibanding negara-negara lain
09:27makanya
09:27dari Amerika
09:28dari China
09:29dari Australia
09:30dan lain-lain
09:33ini
09:33ini keluaran dari mana
09:36jadi siapa nih
09:37World Bank
09:38bukan ya
09:38JP Morgan
09:42ADB juga
09:43melakukan hal yang sama
09:44studi yang sama
09:45cuma mereka
09:46nggak bisa publish
09:47karena kalau mereka publish
09:48nanti negara-negara
09:50yang di bawah
09:50goncang katanya
09:51mereka yang di bawah
09:52nggak minta
09:52jangan dipublish
09:54tapi official ABDB
09:55bilang sama saya
09:56kita di atas
09:58ini top dua juga
Komentar