Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 17 jam yang lalu


JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut ketahanan energi Indonesia menjadi salah satu yang terbaik di dunia.

Ketahanan Indonesia terhadap krisis energi dinilai masuk urutan teratas berdasarkan kajian berbagai lembaga internasional.

Purbaya mengungkapkan, hasil analisis dari JP Morgan menempatkan Indonesia di posisi kedua sebagai negara dengan daya tahan paling kuat terhadap krisis energi global. Indonesia berada di atas negara besar seperti Amerika Serikat, China, dan Australia.

"Tapi kalau kita lihat dari ketahanan energi kita itu amat kuat itu nomor 2 tuh kalau sebelah kanan tuh ketahanan energi terhadap krisis energi global. Walau krisis global kita nomor 2 paling kuat dibanding negara-negara lain bahkan di atas Amerika, China, Australia dan lain-lain," ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTA, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga Purbaya Bicara Ekonomi RI Tumbuh 5,61%: 2-3 Tahun Lagi Kita Bisa Kaya Bersama di https://www.kompas.tv/nasional/667138/purbaya-bicara-ekonomi-ri-tumbuh-5-61-2-3-tahun-lagi-kita-bisa-kaya-bersama



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/667141/purbaya-ungkap-ketahanan-energi-ri-nomor-2-dunia-unggul-dari-as-hingga-china
Transkrip
00:03Hai orang juga banyak bilang Indonesia misalnya goyah maka rupanya lemah-lemah dan lain-lain
00:11kalau rupanya tanya B ya nanti aja makanya saya mereka yang benar-benar menjawab tapi kalau kita
00:17lihat dari ketanian energi kita itu amat kuat itu nomor dua tuh kalau sebelah kanan tuh perbandingan
00:25tanah energi terhadap krisis energi global kalau ada krisis global kita nomor dua paling kuat
00:31dibanding negara-negara lain makanya Amerika dari Cina dari Australia dan lain-lain
00:38Hai dikeluaran dari mana
00:41Hai di siapa nih World Bank bukan ya TV Morgan
00:47ADB juga melakukan hal yang sama studi yang sama cuman mereka nggak bisa publish karena
00:52kalau mereka publish nanti negara-negara yang di bawah goncang katanya mereka yang di bawah nggak minta
00:57jangan dipublish tapi official ABDB bilang sama saya kita di atas di top dua juga jadi
01:05Hai di tengah kata krisis energi dan krisis global ini kita fondasinya amat kuat
01:19Hai jadi Hai takut takut takut kita peluk concern tapi nggak usah khawatir berlebihan
01:30apalagi yang luar bilang kita mau hancur mau ini mau ini
01:37kan itu mereka tidak punya data yang akurat Ben 98 juga sebagian belum pada lahir tuh terus
01:46menganalisa tapi tidak lihat pada waktu itu apa yang terjadi di ekonomi kita mereka prediksi
01:53998 akan terdeklikan katanya Hai anda perhatikan 98 jatuh pemerintahan setelah ekonomi
02:03resesi selama satu tahun penuh kita sekarang beropor resesi masih ekspansi masih akselerasi
02:17jadi itu kondisi sekarang jadi kalau itu mempah bikin-bikin cerita yang asal bikin cerita lihat
02:24data yang betul datanya seperti itu karena saya mengamati ekonomi dari waktu ke waktu jadi kondisi
02:31kita stabil aman ada tantangan ya tapi kita monitor terus orang kita perbaiki terus dari waktu
02:39waktu-waktu kita akan pastikan dan pasti demand kita kuat dan kita pastikan juga daya saing barang
02:45kita luar lagi akan bagus entaranya saya akan panggil perusahaan-perusahaan teksil sepatu
02:52Hai yang membutuhkan permajaan masin segala macam akan saya kasih bunga rendah lewat program
02:58dari lembaga penjamin ekspor Indonesia nanti saya akan tanyakan ke Kementerian Perindustrian
03:03perusahaan-perusahaan mana aja yang butuh itu jadi kita akan lebih aktif
03:08menghidupkan private sektor karena private sektor menerima kontribusinya berapa 90%
03:17kerajaan-kera perekonomian next ini surplus nerajaknya perdagangan menopang ketahanan
03:26akhirnya Indonesia itu di tengah kejelok seperti ini barang kita masih bersaing di pasar
03:36global ini kita lihat tengah capadaganya surplus terakhir berapa 3,32 miliar dolar di bulan itu netnya
03:53kalian lihat garis hitam tuh kan surplus terus sepanjang tahun jadi
03:59kondisi eksternal belum pengaruhi
04:03share negatif ekonomi kita ini surplus berarti kita masih bisa bersaing di pasar global
04:14pelihat ekspor Januari-Maret mencapai 66,48 miliar impor mencapai 10,05 miliar
04:25puluh komateri 61,30 miliar
04:32oke next
04:42jadi dari eksternal ini
04:46arus modal asing mulai kembali katanya walaupun
04:49sempat kita babak belur anda lihat yang paling kanan tuh
04:54arus modal asing mulai terlihat di bulan April naik lagi
04:59terutama di SBN dan SRBI
05:02itu yang masih keluar sedikit di saham
05:07tapi anda lihat yang SBN sudah naik
05:10SRB juga naik
05:11tapi netnya yang hitam itu sudah naik 38,5 triliun rupiah
05:18sudah masuk lagi
05:23jadi apalagi sekarang
05:26ada kalian lihat fondasi ekonomi kita bagus
05:29kan sebelumnya banyak noise
05:30kita mau jelek, mau hancur, mau ini, mau itu
05:34dengan ini harusnya sih
05:37ini akan makin banyak yang masuk ke sini
05:39dan harusnya rupiah juga akan menguat sesuai dengan kondisi fundamentalnya
05:46berikutnya
05:49next
05:52inflasi
05:55inflasi yang 7
05:59ini beda
06:00nah ini dia
06:02panjang
06:08panjang
06:08balik sebelumnya
06:11nah ini
06:13anda lihat di bulan Maret kredit tumbuh 9,5
06:18DPK nya
06:18tumbuh 13,6%
06:22ini kalau waktu saya di LP
06:23saya senang banget kalau DPK nya tumbuh
06:26dulu biasanya tumbuh cuma 6%
06:296% itu saya dapet uang sekitar 17 triliun
06:33kalau ketumbuh 13
06:35kira-kira dapat 2 kali lipat tuh
06:3830 lebih
06:39tambah return on investment
06:42LPS belitnya banyak tuh
06:4340 triliun lebih tuh
06:43LPS seneng tau
06:44ada paminto
06:45paminto ntar belitnya banyak
06:47di sana
06:48cuma yang penting adalah
06:49itu lihat
06:50yang ijo
06:52laju pertumbuhan M0
06:54primary money
06:55base money
06:56itu di bulan April
06:57minggu kedua
06:59itu tumbuhnya
07:0018%
07:02dan average
07:03di tahun ini
07:04tumbuhnya
07:06double digit
07:07artinya
07:10pemerintah
07:11dan bank sentral
07:12menjaga
07:13supply uang
07:14di sistem cukup
07:16untuk mendorong
07:17pertumbuhan ekonomi
07:19kalau dia bertahan disitu terus
07:2118% terus
07:22atau 15%
07:24kredit pelan-pelan akan tumbuh
07:26ke ala 15%
07:28artinya
07:29ekonomi kita akan berjalan
07:31lebih cepat lagi
07:33karena private security nya jalan
07:34ini yang saya bilang dulu
07:35saya mau hidupkan
07:37mesin private
07:38sama mesin
07:40pertumbuhan
07:41pemerintah
07:43belum sempurna
07:45tapi mulai berjalan
07:47hasilnya dari mana
07:48mulai dilihat dari pertumbuhan ekonomi
07:515.61% tadi
07:53dan di suku bunga juga
07:55mulai turun
07:56kalau bunga turun kan biasanya
07:58ya
07:58cost of capital turun
08:00ekonomi akan jalan lebih cepat
08:02jadi
08:03ini adalah resep
08:04dari
08:04dari
08:05dari
Komentar

Dianjurkan