00:00Pilihannya adalah saya yang mengundurkan diri.
00:03Jadi itulah kenapa saya kali ingin mengundurkan diri.
00:07Kalau saya dipertemukan dengan Pak JK, saya juga mau.
00:12Atau saya harus minta maaf semua masyarakat,
00:16umat Islam misalnya atau umat Kristen.
00:19Saya bersedia, tapi saya akan mengatakan,
00:22saya tidak pernah mengadu domba, saya tidak pernah menghina agama.
00:27Tapi itu terus diulang.
00:29Yang benar-benar Anda paham ya?
00:31Itu seperti bola salju tadinya kecil,
00:34makin lama, makin besar, makin besar, makin besar.
00:36Dan mulai melibas banyak pihak-pihak yang sebetulnya
00:39tidak bertanggung jawab terhadap apa yang saya katakan.
00:43Jadi saya kemarin itu sejak awal, Pak Ali bisa cerita,
00:48saya sudah katakan bahwa
00:50kalau saya harus mengundurkan diri, saya bersedia.
00:55Walaupun saya ingin tahu sikap PSI seperti apa.
00:59Saya senang sekali ketika sikap PSI itu firm, jelas, tegas.
01:04Mereka tetap PSI mengatakan akan membela keberagama,
01:08membela toleransi, melawan korupsi,
01:11dan tidak akan memecat saya.
01:17Nah, karena mereka tidak mau memecat saya,
01:21sementara saya merasa bahwa sebetulnya
01:23sudah tidak sehat nih orang selalu mengaitkan saya dengan PSI,
01:27pilihannya adalah saya yang mengundurkan diri.
01:31Jadi itulah kenapa saya kali ingin mengundurkan diri.
01:34Bukan seperti di masa-masa lalu yang sekedar,
01:37yaudah kita berhadapan-hadapan gitu kan.
02:08Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:09DPP PSI menyikapi peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini
02:16dan kemudian kemarin kami mendiskusikan
02:19dan menajak Bang Ade untuk diskusikan tentang kondisi kekinian.
02:26Kemudian pada akhirnya, Bang Ade mendatakan
02:30mengundurkan diri sebagai kader dan DPP PSI
02:34menerima pengunduran diri Bang Ade Arbando,
02:39sehingga sejak tadi malam jam 7,
02:42Bang Ade bukan lagi kader PSI.
02:45Kenapa?
02:47Karena ketika diskusi ini terjadi,
02:50seperti apa yang disampaikan oleh Bang Ade,
02:52bahwa dia punya kebebasan,
02:57dia punya hak untuk menyampaikan pendapatnya,
03:00pikirannya,
03:01melakukan kritik terhadap apa yang menurut dia
03:05telah terjadi penyimpanan.
03:07Di sisi lain,
03:10dia adalah masyarakat politik,
03:13sehingga di dalam dirinya apapun perkataannya,
03:18perkitikannya,
03:19selalu dihubungkan dengan Partai Soliditas Indonesia.
03:24Nah, di sisi lain PSI tidak ingin memungkam
03:28mulut atau kebebasan berpendapat
03:31yang dimiliki oleh Bang Ade Arbando.
03:35Sehingga kemudian kami dengan sangat terpaksa tentunya
03:38dan merasa sedih menerima penggunaan diri beliau
03:44sebagai kader Partai Soliditas Indonesia.
03:48Semua ini tentunya kalau ditanyakan kepada kami,
03:50inilah satu kehilangan yang sangat besar.
03:54Kami kehilangan satu tokoh,
03:57pemikir yang selama ini menjadi pandang berdiskusi
04:03dan bahkan menjadi pengawas di BPP PSI
04:10karena sesungguhnya yang dikritik oleh Bang Ade ini
04:13bukan hanya tokoh-tokoh pabrik yang ada di luar,
04:17kami pun di PSI.
04:18Itu selalu dalam pemantauan beliau.
04:22Jadi ketika DPP PSI melakukan satu langkah
04:26yang menurut dia salah,
04:28ya juga gas.
04:30Jadi kita berdiskusi dengan kami,
04:32langsung kemudian mau berikan kritik-kritik ya.
04:36Tapi menurut kami itu adalah
04:37satu hal yang dibutuhkan partai ini
04:40untuk bertumbuh besar.
04:45Menemani pagi Anda dengan informasi terbaru.
04:48Satu langkah lebih dekat,
04:50satu langkah lebih mencerahkan.
04:52Saksikan Sapa Indonesia Pagi
04:54di Kompas TV, channel 11 di televisi Anda.
05:02Saksikan Sapa Indonesia Pagi
05:03Saksikan Sapa Indonesia Pagi
Komentar