Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengancam tutup pabrik rokok ilegal. Langkah ini diambil saat kebijakan baru tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) terbit.

Purbaya bilang, saat ini perusahaan rokok ilegal tersebut masih diberikan kelonggaran dengan alasan menyangkut hajat hidup orang. Namun ketika nanti layer tersebut berlaku, tidak ada lagi toleransi.

"Rokok yang ilegal-ilegal itu kita akan buat satu layer sehingga dia bisa masuk ke bisnis yang legal. Saya akan menghadap DPR setelah reses, nanti setelah itu berlaku, tidak ada lagi perusahaan rokok ilegal yang kami diamkan di mana pun, begitu ketahuan tutup, ketahuan tutup, gitu aja," janji Purbaya dalam konferensi pers APBN KITA, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga Buka-bukaan! Menkeu Purbaya Beber Proposal Damai AS ke Iran saat di IMF: Isinya Sepihak di https://www.kompas.tv/nasional/667108/buka-bukaan-menkeu-purbaya-beber-proposal-damai-as-ke-iran-saat-di-imf-isinya-sepihak



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/667137/menkeu-purbaya-ancam-pabrik-rokok-ilegal-begitu-ketahuan-tutup
Transkrip
00:02ini udah saya bilang
00:03kemudian PPN yang cukai
00:05saya pikir udah membaik
00:06cukup lah next
00:06saya bilang tadi kan
00:08kita gak usah
00:08ini
00:09yang saya bilang
00:11ini udah pernah
00:14oh makanya sama
00:17Maret ya
00:17jadi sama
00:18kita perbaiki terus
00:20biar cukai
00:22di lapangan dan ini
00:24dan nanti
00:25untuk rokok-rokok
00:27yang ilegal-ilegal itu
00:28kita akan membuat
00:29satu layer
00:30sehingga mereka
00:31bisa masuk
00:32ke
00:33bisnis yang legal
00:35setelah itu masuk
00:36mungkin minggu depan
00:37setelah
00:38saya akan menghadap DPR
00:39setelah reses
00:40nanti setelah itu
00:42berlaku
00:43tidak ada lagi
00:44perusahaan lokok ilegal
00:46yang kami diamkan
00:49dimanapun
00:50minggu itu ketahuan
00:51tutup
00:51ketahuan tutup
00:52gitu aja
00:53kadang-kadang
00:54mereka masih bilang
00:55oh kami
00:56perlu hiduplah
00:58seperti itu
00:58jadi masih ada
01:00semacam
01:01kelonggalan sedikit
01:01tapi begitu nanti
01:02sudah terbuka itu
01:04mereka harus masuk
01:05dan
01:06yang ilegal
01:07kami tutup
01:08dengan tegas
01:10aja kan
01:11gak ada sih
01:11dia akan
01:12bintang tiga
01:13aman
01:15dia pasti bisa
01:16tutup
01:16jadi
01:16ini kita
01:17bereskan terus
01:19narkotika juga
01:21semakin banyak
01:22yang ditindak
01:25kemarin
01:25emas
01:38emas
01:39disini
01:40disini
01:40mbak menteri
01:40sampaikan bahwa
01:41terkait dengan
01:42penindakan
01:42emas
01:43kemarin
01:43total
01:44190 kilo
01:46itu karena
01:47terkait tentu
01:48dengan adanya
01:48kebijakan
01:49terkait
01:50kepingenaan
01:50pihak keluar
01:51atas emas
01:51itu melalui
01:53di bandara
01:54halim di
01:55kandil jakarta
01:56dan prosesnya
01:57akan dilanjutkan
01:58dengan penindakan
02:00dalam hal ini
02:00penyidikan
02:01demikian mbak menteri
02:03kamu dapat bonus
02:04kalau gitu
02:07belum mbak
02:08belum mbak menteri
02:11ini belum ada
02:12belum masuk
02:13ke remi
02:13kalau ini belum ada
02:15kalau gitu
02:15kalau dari premi
02:17yang lain mbak
02:18kalau ini kan
02:18nangkapnya sedikit
02:19kalau nangkapnya
02:20jadi ada bonus
02:21kalau dari
02:23yang ada penerimaan
02:24itu nanti kita bisa
02:25dapat premi
02:26ini belum tetap
02:28mas ini nanti kan
02:28masuknya ke
02:29KMN
02:30ada
02:31kalau gitu
02:32kerja lebih rajin
02:32siap
02:33lebih banyak lagi
02:33siap
02:34oke
02:35jadi kita serius
02:36dan BIA Cukai
02:38dimana-mana
02:39jalan terus
02:40dan saya buka juga
02:41yang lapor Pak Menteri itu
02:43masih berlaku
02:44kalau ada temuan-temuan
02:46dari atau
02:48masyarakat
02:49yang melihat
02:50ada
02:52kegiatan
02:53yang ilegal
02:54yang dibiarkan oleh
02:56BIA Cukai
02:57itu pajak
02:57lapor ke kami
02:59kami tindak itu terus
03:00mas
03:01berapa sekarang
03:02yang di laporan
03:03mas kita
03:044.6 ribu
03:05laporan ke kita
03:06yang di follow up
03:08berapa
03:11hampir semua
03:12di follow up
03:12ini diam-diam
03:13kita jalan terus
03:13tuh
03:14jadi pakai channel itu
03:16untuk melaporkan
03:18segala
03:18kelemahan yang ada
03:19di kementerian kita
03:20maupun di negara
03:21nanti kita bereskan
03:22semaksimal mungkin
03:24next
03:26jadi
03:27ini udah saya
03:28itu juga
03:29si PNBP
03:31tumbuhnya
03:317%
03:32112,1 triliun
03:34masih dibuat
03:36target sedikit
03:36tapi nanti
03:37akan didorong lagi
03:38yang lebih cepat
03:41lebih tinggi lagi
03:41nanti ada apa lagi
03:43PNBP tumbuh
03:47ada apa lagi
03:48dari TIA
03:49SDM ya
03:52nanti ada kebijakan
03:54dari SDM
03:54selain BIA keluar
03:56nanti kan pasti nanti
03:58ketika BIA keluar
03:59itu keluar
03:59mulai jalan
04:00kita bisa periksa
04:01barang-barang
04:02yang diekspor
04:04sehingga ada
04:04invoicing bisa
04:05dijadikan
04:06harusnya
04:06PNBP-nya akan
04:07lebih bagus ya
04:09jadi kebocoran
04:11akan ditutup
04:11semaksimal mungkin
04:12next
04:16belanja negara
04:18itu udah dijelaskan lagi
04:19belanja negara
04:21tumbuh 31%
04:22perusahaan 47%
04:24kemudian lembaga
04:2543,4%
04:27pertumbuhannya
04:27non-kementerian 51%
04:29yang jelas
04:30ini
04:31total belanjanya
04:32tumbuh 31,4%
04:35jauh lebih tinggi
04:36dibanding dengan
04:37tahun-lah
04:39ini jadi strategi kita
04:41betul-betul berjalan
04:42ke depan akan kita
04:44pastikan terus
04:45kemudian lembaga
04:46belanja tepat waktu
04:47tepat hasaran
04:49dan
04:49gak ada yang bocok
04:51next
04:52itu
04:54software dari
04:56dijen
04:58anggaran
05:01itu
05:04sudah diperbaiki
05:06sehingga
05:06gak kebobolan
05:08kayak kemarin tuh
05:08kamu kebobolan kan
05:11tahun lalu
05:12waktu
05:15kita sudah menolak
05:16beli
05:19motor
05:20untuk
05:21BGN
05:22jadi
05:23kita tolak
05:23sudah betul
05:24kita tolak
05:25rupanya ada kebocoran
05:26dari acara
05:27tertentu
05:28melewati itu
05:29sehingga
05:29sempat keluar
05:32sekarang
05:33kita perbaiki
05:34dan
05:35hal seperti itu
05:36akan kita
05:38semaksimal
05:39mungkin
05:41ini sudah disebutkan
05:43belanja pemerintah
05:45dipercepat
05:46kalau anda lihat gambar
05:47paling kanan
05:47pertumbuhannya
05:48sekarang
05:49yang kuning
05:5047,7%
05:542026
05:57belanja
05:58paling besar
05:59ini ya
05:59untuk
06:00tahun lalu
06:01cuma
06:01minus 3,4%
06:03saya lihat
06:04kita betul-betul
06:06serius
06:07ketika saya bilang
06:08saya akan
06:09mempercepat belanja
06:10supaya
06:11dampaknya merata
06:12sepanjang
06:13tahun
06:13berikutnya
06:19ini sama
06:20pengajaman tahan
06:22tumbuh tinggi
06:22tumbuh tinggi
06:24itu 18,6%
06:26untuk kementerian lembaga
06:27ada belanja pegawai
06:29tumbuh 12%
06:30belanja barang
06:33tumbuh
06:34114,6%
06:36belanja modal
06:3736,6%
06:40bansos
06:41turun sedikit
06:41anda lihat
06:42yang dua tengah itu
06:43kalau pegawai kan
06:45rutin
06:46tapi belanja barang
06:47dan belanja modal
06:48tumbuhnya cepat banget
06:49emang ini
06:50sesuai dengan program
06:51untuk mendorong
06:54memasihkan
06:55kebijakan fiskal
06:57dampaknya positif
06:58dan merata
06:59sepanjang tahun
07:01juga kita belanja modal
07:03utamanya untuk
07:04mendukung
07:05konektivitas
07:05dan ketahanan
07:06pangan
07:06dan pembangunan
07:07jaringan
07:07dan merata
07:08kita hajar semua
07:10kita melihat
07:11kementerian PU
07:12belanjanya
07:1374 triliun
07:16kalau saya bilang itu
07:18ada yang bilang
07:19kita mengabaikan
07:20infrastruktur
07:21enggak
07:22kita tidak mengabaikan
07:23infrastruktur
07:23tetap dolong
07:25infrastruktur
07:26nanti kalau ada
07:27permintaan lagi besar
07:28kita tambah lagi
07:29belanja barang
07:31yang menarik apa
07:32ada BOS
07:344,8 triliun
07:38ada stabilisasi pangan
07:410,9 triliun
07:43jadi
07:44ini semua yang menjaga
07:46stabilitas
07:47di perekonomian
07:49termasuk
07:49stabilitas
07:51harga pangan
07:52sehingga
07:53inflasinya terjaga
07:54dan daya belinya
07:55terjaga
07:57jadi
07:58itu semua
Komentar

Dianjurkan