Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Kisah pilu seorang siswa yang meninggal dunia diduga akibat sepatu kekecilan mengundang perhatian luas, termasuk dari DPR. Peristiwa ini dianggap sebagai peringatan keras terhadap kondisi sistem pendidikan di Indonesia yang dinilai masih menyisakan banyak celah, terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
DPR menilai, kasus ini bukan sekadar tragedi individu, melainkan gambaran nyata adanya ketimpangan akses terhadap kebutuhan dasar pendidikan. Minimnya perhatian terhadap perlengkapan sekolah yang layak dinilai dapat berdampak serius bagi kesehatan dan keselamatan siswa.
Lalu bagaimana sebenarnya kronologi kejadian ini dan apa langkah yang didorong DPR kepada pemerintah? Simak selengkapnya dalam video ini.


Link terkait:

https://www.suara.com/news/2026/05/05/104236/kisahnya-viral-dpr-sebut-kematian-siswa-karena-sepatu-kekecilan-jadi-alarm-keras-sistem-pendidikan

#SiswaSMK #Sepatukekecilan #TragediPendidikan

Creative/Video Editor: Zahwa/Yansen
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Kisah viral kematian siswa karena sepatu kekecilan, DPR soroti sistem pendidikan.
00:06Kasus meninggalnya seorang siswa akibat diduga menggunakan sepatu kekecilan kini menjadi sorotan nasional,
00:13bahkan mendapat perhatian dari DPR sebagai alarm serius bagi sistem pendidikan di Indonesia.
00:20Peristiwa ini menimpa seorang pelajar SMK di Samarinda, Kalimantan Timur
00:24yang meninggal dunia setelah mengalami kondisi kesehatan yang memburuk.
00:28Diduga berawal dari luka di kaki akibat sepatu yang tidak sesuai ukuran.
00:34Korban diketahui berasal dari keluarga kurang mampu dan tetap menggunakan sepatu lama
00:38meski sudah tidak muat karena keterbatasan ekonomi.
00:42Kondisi tersebut menyebabkan luka, pembengkakan hingga infeksi yang semakin parah seiring aktivitasnya sehari-hari.
00:49Menanggapi kasus ini, Wakil Ketua Komisi 10 DPR RI,
00:53lalu Hadrian Irvani menilai kejadian tersebut bukan sekedar insiden individu,
00:59melainkan tanda adanya masalah mendasar dalam sistem pendidikan,
01:03terutama terkait akses kebutuhan dasar siswa.
01:06Menurutnya, negara seharusnya memastikan seluruh peserta didik mendapatkan fasilitas minimum yang layak,
01:12termasuk penelengkapan sekolah seperti sepatu dan seragang.
01:16Jika kebutuhan dasar ini saja tidak terpenuhi,
01:19maka fungsi perlindungan negara terhadap pendidikan dinilai belum berjalan optimal.
01:25DPR pun mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap distribusi bantuan pendidikan
01:30agar lebih tepat sasaran dan tidak ada lagi siswa yang terabaikan.
Komentar

Dianjurkan