Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Menko Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Yusril Ihza Mahendra menceritakan terdapat dua perbedaan terkait proses pengangkatan Kapolri saat pertemuan Komisi Percepatan Reformasi Polri dengan Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/5/2026).

"Apakah pengangkatan Kapolri itu langsung diangkat oleh presiden, ataukah presiden mengajukan satu, dua, atau lebih nama kepada DPR untuk dimintai persetujuan, lalu presiden mengangkatnya," ujar Menko Yusril yang juga Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri.

"Ada dua pendapat dan Pak Presiden sudah memilih bahwa beliau tetap akan mengikuti apa yang berlaku sekarang, yaitu beliau akan mengajukan calon Kapolri kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan. Baru kemudian beliau akan mengangkat calonnya," lanjutnya.

Baca Juga [FULL] Jimly, Mahfud, Yusril-Komisi Reformasi Polri Menghadap Presiden Prabowo di Istana di https://www.kompas.tv/nasional/667111/full-jimly-mahfud-yusril-komisi-reformasi-polri-menghadap-presiden-prabowo-di-istana

#prabowo #yusrilihzamahendra #timreformasipolri #breakingnews


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/667120/yusril-beber-beda-pendapat-pemilihan-kapolri-di-tim-reformasi-polri-saat-lapor-ke-presiden-prabowo
Transkrip
00:10Terima kasih
00:42Terima kasih
01:12Terima kasih
01:49Terima kasih
02:07Terima kasih
02:35Terima kasih
02:57Terima kasih
03:14Terima kasih
03:16Terima kasih
03:24Terima kasih
03:26Terima kasih
03:27Terima kasih
Komentar

Dianjurkan