00:00Informasi pertama di Kompas Petang, Saudara, terkait dengan masa nelayan yang menggelar unjuk rasa di alun-alun Kabupaten Pati
00:07menuntut pemerintah menurunkan harga BBM non-subsidi bagi kapal nelayan.
00:24Peserta aksi turun ke jalan dan berorasi di depan kantor Bupati untuk menyampaikan tuntutannya, Saudara.
00:31Mereka meminta pemerintah menurunkan harga BBM non-subsidi untuk nelayan yang melaut menggunakan kapal dengan beban di atas 30 gros
00:40ton.
00:40Akibat kenaikan harga BBM non-subsidi ini, Saudara, nelayan tidak bisa melaut karena biaya operasional yang membengkau.
01:11Bon dulu, bon bakul-bakul dulu. Masalah belasang.
01:16Berarti ini sudah hampir dua bulan enggak melaut Pak?
01:18Enggak.
01:30PLT Bupati Pati menerima aspirasi nelayan dan berjanji akan menindak lanjuti dengan meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan memberi keringanan bagi
01:38nelayan.
01:39Usai ditemui oleh PLT Bupati Pati, masa nelayan pun membubarkan diri dengan tertib.
01:44Kendati demikian, masa nelayan berjanji akan menggelar aksi ke Jakarta jika tidak ada tindak lanjut atas tuntutan yang mereka suarakan.
02:21Kementerian Kelautan dan Perikan
02:33Sebelumnya, Saudara, ratusan kapal nelayan berukuran di atas 30 gros ton di Pati, Jawa Tengah ini tidak bisa melaut akibat
02:42kenaikan harga bahan bakar minyak non-subsidi.
02:45Harga BBM non-subsidi naik dari Rp17.000 menjadi Rp30.000 per liter, akibatnya puluhan ribu nelayan terpaksa menganggur.
02:56Kenaikan harga BBM non-subsidi ini juga berdampak pada sepinya aktivitas pelelangan ikan hingga sektor pengolahan ikan yang ikut berhenti
03:05beroperasi.
03:07Terima kasih.
03:08Terima kasih.
03:08Terima kasih.
Komentar