Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung lagi soal pihak yang menyebut Indonesia Gelap.

Hal ini disampaikan saat groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional di Cilacap, pada Rabu (29/4/2026).

"Terus kita dibikin apalagi, Indonesia gelap. Matanya buram, Indonesia gelap. Indonesia terang. Ada yang mau kabur, kabur saja," ujar Prabowo.

"Kau kabur saja ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman. Silakan. Mau kabur ke mana. Hei orang-orang pintar, bukalah berita, lihatlah kita ditempatkan sebagai tempat yang paling aman di dunia sekarang. Kabur saja deh. Iya, kabur saja, biar kita enggak gaduh," lanjut Prabowo.

#prabowo #pidatoprabowo #indonesiagelap

Video Editor: Joshua

Produser: Theo Reza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/666813/prabowo-singgung-lagi-indonesia-gelap-matanya-buram-mungkin-mau-kabur-ke-yaman
Transkrip
00:00Kita tidak mau sekedar jual bahan baku, kita tidak mau hanya menjual buah kelapa, kita mau olah turunan-turunannya di
00:13Indonesia supaya nilai tambahnya dinikmati oleh rakyat Indonesia.
00:22Sudah terlalu lama, petani-petani Indonesia, nelayan-nelayan Indonesia, buruh-buruh Indonesia tidak menikmati kesejahteraan yang layak.
00:43Sudah terlalu lama, sudah terlalu lama sumber daya ekonomi kita, sumber daya alam kita dikuasai oleh pedagang-pedagang yang saya
01:01pertanyakan nasionalisme mereka.
01:07Kita kasih konsesi tambang, kita kasih konsesi perkebunan, kita kasih lagi kredit dari bank pemerintah, bank milik rakyat.
01:23Tapi mereka begitu berhasil, hasil usahanya tidak ditempatkan di Indonesia.
01:41Saya kira, bangsa Indonesia tidak mau hal ini diteruskan.
01:51Dan saya sebagai mandataris, sebagai yang diberi kepercayaan oleh rakyat Indonesia, saya juga tidak mau meneruskan hal-hal seperti ini.
02:06Saya menginginkan sumber kekayaan bangsa Indonesia harus di tangan bangsa Indonesia dan harus dinikmati oleh rakyat Indonesia.
02:22Dan saudara-saudara, saudara-saudara adalah pelaku-pelaku utama.
02:29Saudara-saudara yang di Danantara, saudara-saudara yang di BUMN, saudara-saudara sekarang, saudara-saudara sekarang adalah harapan bangsa.
02:46Saudara-saudara yang diharapkan rakyat kita, para prajurit, para polisi adalah perisei, adalah bayangkara, adalah pelindung.
03:06Tapi kalian yang harus wujudkan itu, saudara-saudara, saudara-saudara saya menghimbau, saya menggugah kalian, saya menggugah kalian.
03:20Kerahkan dari hatimu, kerahkan dari hatimu, cintamu kepada bangsa dan rakyat.
03:32Berbuatlah untuk bangsa dan rakyat kita.
03:35Ini kesempatan, mas.
03:37Ini kesempatan, mas.
03:40Kita sudah mengerti kekayaan kita.
03:44Kita sudah paham.
03:46Kita sudah lihat data-datanya.
03:48Sekarang tinggal kita mampu atau tidak mengelola.
03:56Sekarang saatnya, para teknokrat.
04:01Sekarang saatnya para ilmuwan.
04:05Sekarang saatnya para insinyur.
04:07Para profesor.
04:12Jadi profesor merah putih.
04:14Jadi profesor pembela rakyat.
04:16Jadi insinyur untuk bangsa dan rakyat.
04:25Jangan kepandianmu.
04:27Kau pakai untuk menipu rakyat dan bangsa.
04:32Jangan kepandianmu.
04:34Kau pakai untuk menutupi korupsi dan perampokan.
04:40Jangan kepandianmu.
04:42Kau pakai untuk memperkaya bangsa lain.
04:47Kita tidak benci bangsa lain.
04:49Kita tidak mau rakyat kita miskin terus.
04:53Karena uang kita diambil ke luar negeri.
04:56Kalau saudara mau, silakan.
04:59Jangan ikut pemerintah yang saya pimpin.
05:02Pilih.
05:04Tiap manusia boleh pilih.
05:06Pilih.
05:07Bela rakyatmu.
05:08Atau pilih.
05:09Mengabdi.
05:10Ke yang lain.
05:14Saya tidak akan toleransi.
05:17Mereka-mereka.
05:19Yang tidak.
05:20Patriotik.
05:22Sepintar kau apapun.
05:25Kalau kau tidak belah bangsamu sendiri.
05:29Tidak ada tempat.
05:31Di sekitar saya.
05:32Carilah orang lain.
05:37Jadi saudara-saudara.
05:40Irrisasi ini adalah hal yang bersejarah.
05:49Perjalanan satu bangsa yang saya katakan lama, susah, ibarat long march.
05:58Ini long march satu bangsa.
06:03Long march satu bangsa.
06:06Kita dijajah.
06:08Kita diadu domba.
06:10Kita diinfiltrasi.
06:13Dibikin pemberontakan-pemberontakan-pemberontakan.
06:19DITI.
06:20Angkatan Perang Ratu Adil.
06:23RMS.
06:27PGRS Paraku.
06:30Pereri Permesta.
06:34Terus.
06:36Gerakan ini, gerakan itu.
06:40Terus.
06:40Kita dibikin apalagi Indonesia gelap.
06:49Matanya burem Indonesia gelap.
06:52Indonesia terang.
06:55Ada yang mau kabur.
07:00Ada yang mau kabur.
07:01Kabur aja.
07:03Kok kabur aja ke sana.
07:09Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman.
07:14Silahkan.
07:16Mau kabur kemana.
07:19Hei, orang-orang pinter.
07:22Bukalah.
07:24Bukalah berita.
07:28Lihatlah.
07:31Kita ditempatkan sebagai negara yang paling aman di dunia sekarang.
07:39Kabur aja deh.
07:42Iya, kabur aja.
07:43Biar kita gak gaduh.
07:49Saudara-saudara.
07:50Apapun terjadi.
07:52Kita hanya mau kerja untuk rakyat.
07:55Jadi saya kesini.
07:57Untuk menghargai pekerjaan kalian.
08:01Saya terima kasih semua pihak.
08:04Yang menyiapkan.
08:05Ini adalah usaha besar.
08:08Negara mana yang membuka.
08:10Hilirisasi.
08:12Berapa itu?
08:13Sudah 26 titik ya.
08:16Dan kita mungkin tambah lagi berapa titik.
08:196 titik.
08:20Tahun ini mungkin kita mulai mungkin 30-40.
08:25Proyek besar.
08:28Sebentar lagi kita akan resmikan
08:321.000 kooperasi merah putih.
08:37Kemungkinan 2-3 minggu lagi.
08:40Sesudah itu 2-3 bulan lagi kita akan resmikan
08:43lebih dari 25.000 kooperasi.
08:49Kooperasi bukan di atas kertas.
08:51Kooperasi fisik.
08:52Ada gudang.
08:55Ada cold storage pendingin.
09:00Ada grey-grey.
09:03Ada kendaraan.
09:07Banyak yang nanti akan punya pengering.
09:12Coba dibuka lah dalam sejarah.
09:14Saya minta buka dalam sejarah.
09:17Buka dalam sejarah dunia.
09:19Ada enggak?
09:2125.000 atau 30.000 kooperasi
09:24bisa dibangun dan diselesaikan
09:26dalam 1 tahun.
09:28Terima kasih telah menonton.
Komentar

Dianjurkan