Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
PONTIANAK, DIO-TV.COM, Minggu, 3 Mei 2026 - Skandal Baju Merah Ambisius Miskin Literasi Energi Liar Rusak Reputasi Harga Diri Perebutan Kursi PAW DPRD Provinsi
Transkrip
00:09Stepanus Paiman bicara skandal baju merah ambisius miskin literasi.
00:14Karena tidak dibarengi perhitungan matang,
00:16menjadi korban politik angin surga jaringan Pak Tua berimplikasi istri Guga Cerai Suami.
00:21Skandal baju merah ambisius miskin literasi mengakibatkan energi lia rusak reputasi harga diri,
00:27manut janji angin surga jaringan Pak Tua.
00:30Skandal baju merah ambisius miskin literasi menyebabkan maknya takut warnai pakai sama,
00:34perebutan kursi PAW DPRD Provinsi.
00:37Bruder Stepanus Paimano FMkap, Ketua Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak, FRKP,
00:43Minggu, 3 Mei 2026, katakan, hal menarik dicermati.
00:48Dugaan skandal perselingkuhan Pak Tua dan si cantik,
00:51karena tidak memiliki hubungan keluarga langsung, hanya didasarkan perkawinan.
00:56Itupun garis keluarga sudah sangat jauh,
00:58tapi si cantik dengan bangga ada jaminan Pak Tua bisa dilantik PAW,
01:01walau perolehan suara nomor urut 3.
01:04Perempuan, istri Guga Cerai Suami tengah bergulir di pengadilan negeri,
01:08diberi julukan si cantik dari Pak Tua di hadapan temannya.
01:11Rupanya Pak Tua, tidak tahu temannya sebagai keluarga dekat si cantik,
01:16sehingga memperkuat kecurigaan famili dugaan isu perselingkuhan.
01:19Bermula peraih suara terbanyak dilantik jadi anggota DPRD Provinsi,
01:2330 September 2024, diduga korupsi ditangkap Jaksa, 5 Oktober 2024.
01:29Pada 21 Juli 2025 terbit surat persetujuan PAW dari partai politik
01:34di pusat peraih suara terbanyak kedua hasil pemilihan umum,
01:36Pemilu, 2024.
01:39Putusan pengadilan Foni 10 tahun penjara, Rabu, 3 September 2025,
01:45tapi di Fonis Bebas Murni Pengadilan Tinggi, 21 Oktober 2025.
01:50Putusan Kasasi Mahkamah Agung, 20 April 2026,
01:54perkuat putusan pengadilan tinggi, 21 Oktober 2025, di Fonis Bebas Murni.
02:00Berarti, angin pukul angin, PAW batal mengacu surat rekomendasi 21 Juli 2026,
02:06karena bebas murni hak politik peraih suara terbanyak dipulihkan.
02:10Jauh panggang dari api, bagi si cantik yang hanya peraih suara terbanyak ketiga hasil pemilu 2024.
02:16Tapi sejak peraih suara terbanyak sudah dilantik menjadi anggota DPRD Provinsi ditangkap Jaksa,
02:225 Oktober 2024, si cantik terus beri angin surga.
02:26Pak Tua, meyakinkan, bisa menumbangkan perolehan suara terbanyak kedua,
02:31pengalaman sudah tumbangkan peraih suara terbanyak pertama.
02:33Pak Tua membentuk tim membangun narasi peraih suara terbanyak kedua
02:37atas dugaan korupsi agar segera ditangkap Jaksa.
02:40Terungkap rekaman video pengakuan seorang advokat di Jakarta,
02:43sempat menjadi kuasa hukum si cantik, tentang pembagian tugas.
02:48Pak Tua bertanggung jawab urusan administrasi di tingkat provinsi
02:51dan dijamin peraih suara terbanyak kedua, bisa segera ditumbangkan.
02:55Si advokat di Jakarta, bertanggung jawab urusan penerbitan PAW dari partai politik,
03:00setelah semua tugas dan tanggung jawab Pak Tua, berhasil.
03:04Semuanya berantakan setelah terbit putusan kasasi Mahkamah Agung,
03:08perkuat putusan pengadilan tinggi, Fonis Bebas Murni, 20 April 2026.
03:13Perebutan kursi pergantian antar waktu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,
03:17PAW DPRD, Provinsi, buyar dengan sendirinya.
03:22Si cantik menghayal dilantik PAW bisa duduk di kursi empuk lembaga wakil rakyat,
03:26hilang sirna, tapi sudah keburu jadi istri guga cerai suami.
03:30Skandal baju merah ambisius miskin literasi dalam politik bisa menjadi bahan tertawaan tidak berkesudahan bagi publik yang melek politik.
03:37Karena tanpa literasi, terutama literasi politik, hukum, administrasi berubah jadi energi lia rusak reputasi harga diri, menghancurkan arah.
03:46Seorang politisi hanya bermodalkan ambisi seperti si cantik,
03:50namun miskin pemahaman terhadap pola, trik, dan intrik.
03:53Ibarat masuk arena catur tanpa memahami aturan permainan, mungkin bergerak cepat, tetapi setiap langkahnya justru buka celah bagi lawan.
04:02Stefanus Paiman, katakan, realitas kehidupan berpolitik, kemampuan membaca situasi jauh lebih penting dari sekadar keberanian tampil.
04:10Politik bukan panggung ritorika, melainkan ruang negosiasi kepentingan kompleks agar terhindar skandal baju merah ambisius miskin literasi.
04:18Di sana, relasi dibangun bukan atas dasar kedekatan emosional semata,
04:23melainkan kalkulasi rasional, kata Stefanus Paiman.
04:26Di mana seringkali berubah sesuai momentum.
04:29Ketika seorang politisi tidak memahami ini,
04:33maka cenderung naif seperti skandal baju merah ambisius miskin literasi,
04:37mudah percaya, mudah terseret, jadi korban proyek politik angin surga.
04:42Skandal baju merah ambisius miskin literasi melahirkan ilusi kontrol,
04:45percaya diri terlalu berlebihan.
04:48Padahal sesungguhnya sedang dikendalikan aktor-aktor yang lebih paham medan,
04:51tapi tidak disadari dijerumuskan kelompok pak tua.
04:55Ketidaktahuan terhadap instrik,
04:57yakni dinamika tersembunyi seperti lobi, kompromi diam-diam.
05:01Hingga manuver kekuasaan,
05:03membuatnya menjadi pion dalam permainan yang lebih besar.
05:06Sementara trip politik tidak dipahami menjadikannya gagal membaca sinyal.
05:11Salah mengambil posisi,
05:12dan kerap terjebak dalam konflik merugikan dirinya sendiri.
05:16Implikasinya tidak hanya bersifat personal,
05:18tetapi juga struktural.
05:20Secara personal, rentan kehilangan kredibilitas,
05:24menjadi bahan olok-olok elit lebih berpengalaman.
05:27Atau bahkan tersandung masalah hukum akibat keputusan yang gegabah.
05:31Secara struktural,
05:33kehadirannya dalam sistem politik justru menurunkan kualitas pengambilan kebijakan
05:36sebagai manasi cantik.
05:37Karena keputusan diambil lebih didorong-dorongan ambisi
05:41sesaat daripada pertimbangan rasional dan kepentingan jangka panjang.
05:44Pada akhirnya,
05:46ada gium bahwa politik tidak mengenal kawan abadi
05:48menemukan relevansi di skandal baju merah ambisius miskin literasi.
05:52Karena yang abadi adalah kepentingan
05:54dan kepentingan itu selalu dinegosiasikan dalam kerangka pragmatisme.
05:58Seorang politisi yang tidak memahami prinsip ini
06:01sebabkan energi liar rusak reputasi harga diri,
06:03padahal dihadapi adalah kalkulasi.
06:05Ketika kepentingan berubah,
06:08ditinggalkan sehingga menjadi korban proyek politik angin surga.
06:11Ambisi memang perlu,
06:13menurut Stepanus Paiman,
06:14tetapi tanpa literasi,
06:16hanya menjadi jalan pintas menuju kegagalan yang lebih cepat.
06:19Dalam politik,
06:20bukan paling berani bertahan,
06:22melainkan paling paham cara bermain
06:24agar tidak jadi korban proyek politik angin surga.
06:27Skandal baju merah ambisius miskin literasi
06:29menyebabkan maknya takut warga pakaian sama,
06:32energi liar rusak reputasi harga diri.
06:34Dalam perbutan kursi PAW DPRD Provinsi,
06:37contoh keteladanan moral buruk,
06:39baik Pak Tua maupun Si Cantik,
06:41kata Stepanus Paiman.
06:49Informasi lebih lanjut hubungi website biotv.com

Dianjurkan