Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Penanganan kasus peredaran narkotika yang menyeret Hendra (45) terus bergulir. Polda Riau kini tengah memfokuskan perhatian pada permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan terdakwa, sekaligus menelusuri dugaan jaringan peredaran narkoba di tempat hiburan malam D’Poin Pekanbaru.

Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Riau, AKBP Rudi A Samosir, mengungkapkan bahwa proses verifikasi terhadap permohonan JC tersebut masih berjalan.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #poldariau #DPointpekanbaru

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Poldariau telusuri dugaan aktor besar peredaran narkotika di Depoin.
00:03Penanganan kasus peredaran narkotika yang menyeret Hendra 45 tahun terus bergulir.
00:08Poldariau kini tengah memfokuskan perhatian pada permohonan Justice Kolaborator JC yang diajukan terdakwa,
00:14sekaligus menelusuri dugaan jaringan peredaran narkoba di tempat hiburan malam Depoin Pekanbaru.
00:19Kasubit Penmas Bidhumas Poldariau, AKB Peru di Asamosir,
00:23mengungkapkan bahwa proses verifikasi terhadap permohonan JC tersebut masih berjalan.
00:27Sejauh ini, penyidik telah memeriksa sedikitnya 21 saksi,
00:31termasuk karyawan Depoin serta para terdakwa lain dalam kasus serupa.
00:35Keterangan dari ahli pidana juga telah dikantongi guna memperkuat analisis perkara,
00:39jelas AKBP Rudy, Senin, 6 April 2026.
00:44Rudy juga menjelaskan, penyidik turut mengumpulkan berbagai bukti tambahan,
00:48mulai dari analisa rekening hingga penelahan putusan pengadilan terhadap Hendra.
00:52Langkah ini dilakukan untuk menguji sejauh mana informasi yang disampaikan
00:56dapat membantu mengungkap jaringan yang lebih besar.
00:59Dalam waktu dekat, Poldariau akan menggelar perkara untuk menentukan arah lanjutan kasus,
01:03termasuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain.
01:06Pungkasnya hingga kini, seluruh pihak yang dimintai keterangan disebut bersikap kooperatif.
01:11Sebelumnya, Hendra mengajukan diri sebagai justice kolaborator
01:14dengan mengklaim memiliki catatan terkait peredaran narkoba dan aliran dana di Depoin.
01:18Dalam persidangan, ia juga mengaku tidak beraksi sendiri saat memesan seribu lima butir ekstasi
01:23dari seseorang bernama Yana.
01:25Lebih jauh, Hendra menyebut nama Juprian, pemilik Depoin,
01:30sebagai sosok yang diduga memiliki peran penting dalam jaringan tersebut.
01:33Namun, Juprian tercatat beberapa kali tidak memenuhi panggilan sidang,
01:37hingga akhirnya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru mengeluarkan penetapan pemanggilan paksa.
01:42Meski Hendra telah difonis tujuh tahun enam bulan penjara,
01:45permohonan JC yang diajukannya tetap diproses.
01:48Hal ini menjadi bagian dari upaya aparat penegak hukum
01:51untuk membongkar jaringan peredaran narkotika yang diduga lebih luas dan terorganisir.
01:55Fakta-fakta yang terungkap di persidangan pun semakin menguatkan dugaan
01:58adanya pola peredaran narkoba di Depoin yang tak hanya melibatkan distribusi barang terlarang,
02:02tetapi juga aliran dana yang tersusun rapi dan syarat kejanggalan.
Komentar

Dianjurkan