00:01Gelandangan dan pengemis, Gepeng, masih terlihat di sejumlah pusat keramaian di Kota Pekanbaru selama Ramadan 1447.
00:08Keberadaan mereka kerap dijumpai di kawasan persimpangan jalan hingga pusat perbelanjaan yang ramai dikunjungi masyarakat.
00:15Salah satu lokasi yang menjadi titik aktivitas para Gepeng adalah kawasan Simpang SK.
00:20Para pengemis tidak hanya meminta belas kasihan kepada pengguna jalan, tetapi juga kepada pengunjung pusat perbelanjaan di sekitarnya.
00:27Sebagian pengemis, bahkan terlihat menjadikan area underpass flyover SKA sebagai tempat untuk meminta-minta.
00:34Mereka menyasar pengunjung yang melintas menuju mal SKA maupun Living World.
00:38Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan pemerintah kota tidak membenarkan aktivitas mengemis di jalanan.
00:47Yang sering meminta-minta di jalan, kami tidak benarkan itu.
00:51Pegasnya, Rabu 4 Maret 2026.
00:53Agung mengakui hingga kini masih ditemukan Gepeng yang beraktivitas di beberapa titik jalan di Kota Pekanbaru.
01:00Namun, ia menegaskan praktik mengemis di jalan raya tidak boleh dibiarkan karena dapat menimbulkan berbagai dampak negatif.
01:07Menurutnya, selain mengganggu kelancaran lalu lintas, aktivitas tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.
01:14Kalau mengemis di jalanan bukan hanya mengganggu lalu lintas, tapi juga membahayakan pengendara.
01:20Bisa saja menimbulkan kecelakaan, ungkapnya.
01:24Wali kota pun telah menginstruksikan dinasosial untuk segera menindaklanjuti keberadaan para Gepeng tersebut.
01:30Ia meminta agar dilakukan langkah tegas untuk menertibkan aktivitas meminta-minta di jalan.
01:35Jangan sampai ada lagi yang meminta-minta di jalan.
01:38Keberadaan mereka juga bisa memicu aksi kejahatan, jelas Agung.
Komentar