00:00Pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Hamenei tewas dalam serangan rezim Zionis Israel dan Amerika Serikat, AS, pada Sabtu, 28 Februari 2026,
00:10pagi waktu setempat.
00:12Tewasnya Hamenei meninggalkan lubang besar dalam sistem kenegaraan Iran.
00:16Negeri para mula kini menanti siapa yang akan menjadi, Ayatollah, berikutnya.
00:21Sebuah gelar kerap membawa beban sejarah panjang dan aura intelektual tersendiri, begitu pula, Ayatollah.
00:28Layaknya sebuah tanda di Cakrawala, gelar ini menjanjikan cahaya spiritual dan hukum, sekaligus mengundang rasa penasaran, siapa tepatnya yang pantas
00:36menyandangnya?
00:37Kata Ayatollah berasal dari bahasa Arab dan Persia, terbentuk dari ia, tanda mukjizat, dan Allah, Tuhan, yang secara harfiah berarti,
00:46tanda Tuhan, atau refleksi Tuhan, di bumi.
00:49Pemimpin tertinggi Iran adalah kepala negara di Iran yang mengawasi hampir seluruh fungsi pemerintahan, baik secara langsung maupun tidak langsung.
00:57Jabatan ini dibentuk sebagai rahbar, pemimpin, pada 1979, bersamaan dengan berdirinya Republik Islam Iran,
01:05yang memadukan unsur demokrasi dengan pengawasan teokratis oleh ulama Islam dari mashab Syiah 12 Imam.
01:11Secara umum, Ruhullah Khomeini dan Ali Khamenei, dua rahbar pertama Iran, sering disebut sebagai Ayatollah.
01:17Namun, gelar tersebut sebenarnya mencerminkan kedudukan mereka sebagai ulama, bukan jabatan politiknya.
01:25Gelar resmi pemimpin tertinggi Iran, rahbar, secara sederhana berarti, pemimpin, sedangkan gelar Ayatollah digunakan oleh banyak ulama dalam mashab Syiah
01:3312 Imam.
01:34Dalam konteks keagamaan Syiah, gelar ini diberikan kepada ulama tinggi yang kapasitasnya mencapai level mujtahid,
01:40yakni mampu memahami hukum Islam secara mendalam dan memberikan fatwa berdasar interpretasi hukum syariah.
01:46Tidak semua ulama bisa menyandang gelar ini.
01:49Hanya yang telah menguasai ilmu agama dan banyak diikuti murid serta komunitasnya dianggap layak.
Komentar