00:00RAPP salurkan alat antropometri untuk tekan stunting di Kuantan, Singingi.
00:05PT Riau Andalan Pulp & Paper berkomitmen mendukung program pemerintah di wilayah operasional
00:11kembali diwujudkan melalui aksi nyata di sektor kesehatan.
00:15Salah satu upaya yang dilakukan PT RAPP adalah dengan menyalurkan bantuan alat ukur antropometri
00:21kepada sejumlah posyandu binaan di Kabupaten Kuantan, Singingi
00:25sebagai bagian dari upaya bersama menekan angka stunting di Provinsi Riau.
00:30Alat antropometri ini diserahkan kepada 20 posyandu binaan yang tersebar di beberapa kecamatan,
00:36yakni 4 posyandu di Pangean, 3 di Benai, 3 di Kopah Kuantan Tengah,
00:41serta masing-masing 1 posyandu di Sukaraja dan Sentajo Raya
00:45yang dilakukan secara simbolis di Puskesmas Kecamatan Pangean, Pasar Baru Pangean, Kamis 26 Februari 2026.
00:53Alat tersebut diserahkan langsung oleh Community Development Head RAPP Fidinan Leohansen Sima Tupang
01:00kepada pemerintah Kabupaten Kuansing melalui Dinas Kesehatan Kuansing
01:05untuk selanjutnya diberikan kepada posyandu mitra binaan.
01:09Dalam sambutannya, Fidinan Leohansen Sima Tupang menegaskan bahwa bantuan ini bukan hanya sebatas penyerahan alat,
01:17melainkan bagian dari pendekatan bersama dalam penanganan stunting dan peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak.
01:23Ia juga mengapresiasi para kader posyandu yang selama ini konsisten menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.
01:32Terima kasih kepada ibu-ibu yang telah menjadi pejuang bagi kesehatan ibu dan anak.
01:36Posyandu sekarang diupayakan memiliki kader yang lebih muda karena yang dilayani juga generasi muda.
01:42Dengan pola pikir yang sejalan, mudah-mudahan layanannya menjadi lebih tepat dan mengena, ucapnya.
01:48Sebagai mana diketahui, Kuansin termasuk tiga besar daerah dengan angka stunting tertinggi di Riau.
01:54Stunting sendiri merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis serta infeksi berulang,
02:01yang ditandai dengan tinggi badan anak berada di bawah standar usianya.
02:05Kondisi ini umumnya terjadi pada periode seribu hari pertama kehidupan dan berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia.
02:13Antropometri sendiri merupakan metode pengukuran dimensi fisik tubuh manusia,
02:18seperti berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, serta komposisi jaringan tubuh.
02:24Pengukuran ini penting untuk menilai status gizi, memantau pertumbuhan dan perkembangan anak,
02:30serta mendeteksi potensi malnutrisi maupun obesitas secara dini.
02:34Hingga saat ini, RAPP telah membina sebanyak 66 posyandu di Kuansing secara berkelanjutan dengan standar pelayanan tertentu.
02:43Namun untuk bantuan alat antropometri kali ini, terdapat kriteria yang harus dipenuhi, termasuk kelengkapan data di posyandu.
02:52Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diskes Kuansing ASNI menyampaikan apresiasi atas kontribusi RAPP
03:00dalam membantu upaya penurunan stunting di daerah tersebut.
03:04Ia juga mengajak seluruh kader posyandu untuk proaktif dan serius dalam penanganan stunting,
03:09terutama dari sisi pencegahan sejak remaja putri hingga ibu hamil.
03:14Terima kasih RAPP atas dukungannya dalam upaya menurunkan stunting.
03:18Kemarin Kuansing termasuk tiga terbesar, tahun depan hendaknya bisa turun.
03:23Apalagi kita mendapat dukungan dari RAPP, kalau sudah ada anak stunting cukup sulit untuk menghilangkannya.
03:30Karena itu, harus dilakukan pencegahan sejak dini, mulai dari remaja putri hingga ibu hamil, katanya.
03:37Lebih lanjut, ASNI mengakui angka stunting di Kabupaten Kuantan Singingi masih tergolong tinggi di Provinsi Riau
03:44dan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
03:47Kondisi ini menurutnya tidak boleh dianggap biasa karena berdampak langsung pada kualitas tumbuh kembang anak
03:53serta masa depan generasi penerus.
03:55Menurutnya, penanganan stunting memerlukan kerja bersama dan komitmen yang konsisten dari seluruh pihak.
04:02Kuansing masuk dalam kategori tinggi di Provinsi Riau.
04:05Kita harus memperhatikan sasaran yang ada.
04:07Sangat penting dilakukannya pendataan yang akurat dan pemantauan rutin terhadap kondisi gizi anak di setiap desa.
04:14Dengan mengetahui secara jelas keluarga yang berisiko,
04:18intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
04:21Tutupnya.
Komentar