00:00Ini adalah sindikat, jadi ketika kita melangkap eksekutornya, eksekutornya itu menyampaikan bahwa itu dipesan oleh FA yang kita tangkap di
00:13kampar.
00:15FA ini adalah yang memberikan modal, FA juga yang menadah, jadi FA dia kasih modal, dia suruh cari, sudah habis
00:25dia suruh cari lagi.
00:27Dan itu kemudian terungkap 2024, ada 4 gajah yang ditembak dengan kelompok yang sama, 2025, yang melakukan eksekutornya itu yang
00:42tinggal di lokasi TN-TN di masyarakat di Desa Lubu Kembang Bunga.
00:50Ya, jadi kesempatan ini saya sampaikan ada satu eksekutor yang masih kita cari, mudah-mudahan kita bisa melakukan upaya paksa.
01:04Kemudian dari FA ini, dia juga yang menyuruh dicaca atau dipotong langsung menjadi beberapa bagian.
01:16Lalu kemudian dikirim ke tersangka lainnya, pemesannya itu di Padang, kota Padang, Sumatera Barat.
01:29Inisialnya adalah HY, ya, dengan pemesanan atau harga yang bercenjang.
01:39Jadi sekian juta, kemudian di Padang diterima, lalu dari Padang langsung dempat lagi ke Jakarta, Jakarta ke Surabaya.
01:48Sekaligus saya menjawab apa yang disampaikan oleh Bang Ganda dari JPNN, bahwa ini kejahatan terorganisir karena memang FS adalah pelaku
02:04atau sindikat yang bekerjasama dengan salah satu warga negara asing.
02:11Ya, salah satu warga negara asing.
02:16Di FS itulah yang kita temukan sisik-sisik renggiling dan BB-BB lain yang terkait dengan tindak pidana.
02:26Dan disitulah kita membuat laporan pulisi baru terkait dengan temuan-temuan yang ada di TKB.
02:34Tentunya kita berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur, arga LP tersebut.
02:41Dibuatkan di, karena lokusnya ada di sana, dibuatkan di Polwiletab, Surabaya atau Polda Jawa Timur.
02:50Terima kasih telah menonton!
02:51Terima kasih telah menonton!
02:53Terima kasih telah menonton!