00:00Satu reskrim Polres Sukabumi menaikkan status kasus anak yang meninggal diduga di Aniaya Ibu Tiri naik ke tahap penyidikan.
00:16Tangis haru Anwar Satibi pecah mengetahui anaknya meninggal di rumah sakit setelah menjalani perawatan luka bakar di tubuhnya.
00:24Korban yang berusia 13 tahun diduga di Aniaya sebelum akhirnya meninggal dunia.
00:30Dalam pengusutan yang dilakukan polisi menilai ada unsur tindak pidana kekerasan yang menipah korban berdasarkan alat bukti yang ditemukan.
00:38Polisi fokus pada penguatan pembuktian dengan pendekatan scientific crime investigation atau investigasi kejahatan secara ilmiah untuk mengungkap sebab kematian korban.
00:4916 hasil telah diperiksa oleh polisi termasuk ayah kandung dan ibu tiri korban.
00:55Dan perkara kematian daripada anak NS, kita maraton selama 24 jam melakukan penyidikan.
01:04Dan perkara sudah kita naikkan pada tingkat penyidikan.
01:08Karena kita sudah menemukan beberapa alat bukti yang tentunya bisa kita yakin ini ada peristiwa pidana.
01:18Yaitu pidana dugaan kekerasan baik fisik ataupun psikis terhadap korban anak, yakni saudara NS.
01:29Sebelumnya saat di rumah sakit korban menyebut mengalami penyiksaan ibu tirinya.
01:34Anosat ibu pun meminta otopsi terhadap anaknya untuk mengetahui penyebab utama kematian.
01:38Saya kaget melihat kondisi anak saya yang kulitnya pada melepuh.
01:44Saya tanya, ma kenapa ini kulitnya siranya seperti ini?
01:47Dia jawab, ini kan sakit panas ya, jadi pada melepuh.
01:52Ditanya lah ini anak, gitu ditanya.
01:55Ya, ngaku dikasih minum air panas.
01:59Nah, memang kalau berantem anak saya dengan anak itu, anak dia itu kelas 2 SMA ya, waktu itu.
02:08Sekarang dari kelas 3, anak saya kelas 6 SMA.
02:10Kalau berantem sama anak itu, itu yang dihantem anak saya.
02:14Pas terjadi penyihayaan yang saya laporkan satu tahun yang lalu di Pores, itu gara-gara berantem sama anak itu.
02:20Jadi ini sudah pernah terjadi, cuma di meliasi sama Pak Haji Iseng.
02:24Dia sujud ke saya, jangan lapor, mamah mau otobat.
02:29Dorong ingin sekali sama luka otopsik, karena saya ingin tahu, ingin seperti itu.
02:34Ingin memastikan.
02:35Saya nggak bisa nuduh-nuduh sembarang, nggak bisa, nanti kenanya pitnah.
02:40Tak hanya luka melepuh, dokter RSUD Campang Kulon menyampaikan, korban juga mengalami gangguan pola napas.
02:47Justru kami menemukan kegawat daruratannya adalah gangguan di pola napas.
02:52Tetapi, apakah gangguan pola napas ini disebabkan oleh luka-luka yang dialami pasien tidak bisa langsung kita simpulkan.
03:03Jadi mungkin ada kondisi penyakit lain yang bisa menyebabkan kondisi napas pasien mengalami pola napas yang tidak adekuat atau tidak
03:11baik seperti itu.
03:13Jadi tindakan yang kami lakukan adalah penanganan untuk memberikan jalan napas yang terbaik.
03:18Jadi apakah ini suatu kondisi akibat meminum air panas belum bisa kita pastikan.
03:27Kini selain menaikkan status kepenyidikan, polisi masih menunggu hasil laboratorium patologi anatomi dan toksiologi forensik terhadap sampel organ dalam korban.
03:36Tim Liputan, Kompasivi Sukabumi, Jawa Barat
Komentar