00:00Ini Pak, yang kemarin bayar cukai nge-segel toko perhiasan lagi,
00:04itu di-bluid, e-e.
00:06Kenapa?
00:06Update-nya, Pak.
00:07Itu karena apa sih, Pak?
00:08Karena apa sih, Pak?
00:09Karena apa sih, Pak?
00:09Karena apa sih, Pak?
00:10Karena apa sih, Pak?
00:11Iya, barengnya Spanyol lah.
00:13Spanyol-nya apa?
00:15Spanyol-nya Spanyol-nya?
00:16Spanyol-nya lundup lah.
00:18Artinya ada yang 100% gak bayar cukai masuk,
00:23ada yang 50, ada yang 25,
00:25nanti dilihat sama orang bayar cukai seperti apa, Pak.
00:27Kedepannya berarti ada lagi yang total kerugiannya berapa, Pak?
00:31Dan kedepannya apa gak ada lagi yang akan disegel?
00:33Total kerugian belum saya dapat laporannya.
00:38Kedepan pasti akan kita lihat seperti apa.
00:42Jadi gini, kalau kata orang-orang itu, orang-orang lapangan,
00:47kita udah nyolong,
00:48habis itu jualnya depan kita gagah-gagahan.
00:51Kan saya seperti menghina pemerintah.
00:54Kalau udah nyolong, jualnya gelap-gelap aja gitu,
00:56karena gak ketahuan.
00:57Jadi, ya harusnya juga gak boleh juga, kan?
01:00Kita akan kejar, pokoknya.
01:01Jadi kita akan tetap secure domestic market dari barang-barang ilegal.
01:06Pak, Pak, Pak, PNM jadi SMV Kementerian itu gimana, Pak?
01:12PNM jadi SMV Kementerian itu gimana, Pak?
01:14PNM jadi SMV Kementerian itu sama BIM?
01:15Jadi, Pak diambil Pak PNM.
01:16Oh, PNM, PNM, Pak.
01:19Sedang kita diskusikan.
01:22Sedang kita diskusikan,
01:23kan tadi kan ada yang bilang tadi kekur,
01:2510% NPL-nya.
01:28Kebiasa besar itu,
01:30manajemennya gak betul,
01:31apa enggak.
01:32Subsidinya kita yang bayar, kan?
01:35Nanti asiknya jam gini juga,
01:36kalau udah apa-apa kan ke kita juga,
01:37rasanya sih.
01:38Tapi gak tau,
01:38kemarin di BIMM, ya.
01:40Oke, kita lihat,
01:42apakah ada cara menyalurkan kur dengan lebih baik?
01:47Karena kan kalau perusahaan yang profit-oriented,
01:52yang publik,
01:53itu kan cari untung sebesar-besarnya,
01:55by design.
01:57Sedangkan kur,
01:58desainnya gak untuk itu, kan.
02:00Untuk memberi
02:03pembiayaan semurah-murahnya kepada
02:05masyarakat atau bisnis yang membutuhkan,
02:07UMK yang membutuhkan.
02:08Kita lihat,
02:09bisa dirubah apa enggak.
02:10Kalau bisa, ya kita ubah.
02:11Kalau enggak bisa, yaudah.
02:12Pak, UPK Freeport kan diperpanjang, ya Pak?
02:15Itu tambahan proyeksi keperinan negara berapa sih, Pak?
02:18UPK Freeport,
02:19yang kiriman bahan baku?
02:21Yang kemarin diperpanjang.
02:23Yang di Papua Tengah?
02:23Yang di Papua Tengah.
02:24Yang di Papua Tengah.
02:25Yang di Papua Tengah.
02:25Kan udah panjang,
02:26apanya yang diperpanjang?
02:27Ijinnya,
02:27sejati masalahnya.
02:29Ijinnya sama di...
02:29Kontraknya kan udah lama diperpanjang.
02:30Tambahan sama pemerintah,
02:3112% itu keperinan negara.
02:33Anda mesti tanya ke SDM.
02:36Saya belum terima detailnya.
02:37Kalau proyeksi ke MENQ ke penerimaan negara berapa, Pak?
02:40Dari mana?
02:40Dari sana?
02:41Penerimaan negara ke penerimaan?
02:43Dari?
02:43Dari investasi ke Preeport.
02:45Oh, saya enggak tahu.
02:46Harus naik,
02:47tapi kata enggak, Pak.
02:48Enggak tahu angkanya.
02:48Tanya berapa,
02:49apalagi berubah sahamnya,
02:50saya enggak tahu.
02:51Kalau berubah saham,
02:51kan pasti investasi bisa tambah juga.
02:54Tapi itu...
02:56Kan antara, kan yang lewat main ID, kan.
03:00Pak THR, Pak THR, THR.
03:03Kan sedang diproses.
03:04Nanti begitu Presiden pulang,
03:05mungkin dia akan mengumumkan.
03:07Saya enggak tahu masih diproses,
03:08tapi dananya sudah siap.
03:09Jadi minggu ini, Pak, apa?
03:12Tersama Presiden.
03:14Pak, yang under-invoicing itu kan
03:15katanya bisa sampai ribuan triliun, Pak.
03:17Itu nanti langkahnya dari Kementerian gimana?
03:19Saya bilang ribuan triliun.
03:21Ada, Pak.
03:22Misalnya, yang enggak, katanya.
03:25Ekonom abal-abal.
03:28Enggak gini.
03:30Kita punya data,
03:31under-invoicing, export,
03:34itu cukup signifikan
03:36kalau dari 10 perusahaan yang kita tes,
03:39itu masing-masing 3 pengapalan
03:41yang kita tes yang bisa ya.
03:423 pengapalan rata-rata ya.
03:44Itu sekitar 50 persen
03:47harga yang dilaporkan ke kita
03:49dibanding harga asli di pasar sana,
03:51pasar aslinya.
03:52Mereka menggunakan Singapura
03:55sebagai middle-middle man,
03:58jual ke situ,
03:59harganya misalnya 10,
04:01sini ke sana 20.
04:04Jadi bayar ke kita berapa?
04:0510.
04:06Itu sudah clear,
04:07tinggal kita,
04:08nanti kita follow up dari pajak
04:10dan biaya juga.
04:10Amerika minta kita buka
04:13impor baju bekas lagi, Pak.
04:17ART, Pak, ART.
04:19Yang itu, Pak.
04:20Gue pikir tadi itu rumah tangga,
04:22ART.
04:23Kita lihat kan,
04:24kita enggak impor baju bekas.
04:27Kita impor baju baru,
04:29kalau Amerika bisa produce baju baru,
04:31kalau baju bekas kan agak aneh.
04:35Kita akan legal,
04:38boleh.
04:40Tarif pasti berlaku untuk bareng yang legal,
04:43kalau yang ilegal tidak.
04:44Kalau kita di sini enggak pernah
04:46ngeizinkan baju bekas,
04:47enggak bisa dipaksa.
04:49Tarifnya nol,
04:49memang enggak boleh.
04:51Itu kira-kira.
04:52Pak, kalau yang bea cukai itu,
04:54Pak yang emas,
04:55kan harusnya bea cukai kan
04:56udah ngecek ya, Pak.
04:57Waktu dia impor,
04:58terus dicek,
04:58dia udah bayar atau enggak.
04:59Terus kenapa jadi bea cukai
05:01yang legal lagi gitu, Pak?
05:03Berarti kan apa dari awalnya
05:04nis di bea cukainya atau gimana?
05:07Berarti yang bea cukai
05:08yang ketipu-nipu tuh.
05:09Ini kan rejiminya baru,
05:11dia betulin yang lama.
05:12Ya biar aja nanti kita lihat
05:13seperti apa.
05:14Kalau emang itu praktek yang
05:18terjadi selama ini,
05:19ya akan kita ubah.
05:20Dan melakukan itu harus kita hukum
05:22dan negara enggak mau dirugikan.
05:23Kita lihat itu aja.
05:24Saya akan lihat terus ke depan.
05:26Ini kan belum lapor saya secara formal.
05:29hasil di lapangan.
05:30Cuma saya monitor
05:32sekali-sekali saya telpon
05:34gimana keadaannya gitu.
05:35Oke.
05:36Terima kasih.
05:38Terima kasih.
05:39Terima kasih.
05:40Terima kasih.
05:44Wah, saya enggak tahu
05:45saya belum ngelaporannya.
05:46Terima kasih.
05:47Saya salah ngomong lagi.
05:47Terima kasih.
05:48Terima kasih.
05:49Terima kasih.
05:50Terima kasih.
05:51Terima kasih.
05:51Terima kasih.
05:51Sudah.
05:52Sudah.
05:54Februari sudah cair kan.
05:55Dapat bangun pertama.
05:56Untuk yang Januari kan bayar Februari.
05:57Itu 70%.
05:58Lupa saya enggak nyeberapa.
05:59Tapi 27.
06:0127.
06:0127.
06:0227 bulan.
06:03PNLN Januari dan Februari.
06:0527 ya?
06:0527 bulan.
06:06Januari ya.
06:07Januari dan Februari.
06:08Oh.
06:09Yang Januari sedang diproses.
06:11Yang Februari juga akan langsung diproses.
06:12Berarti belum dibayar.
06:13Bentar lagi.
06:15Tapi kita bayar.
06:16Terima kasih.
06:17Terima kasih.
06:18Terima kasih.
06:18Terima kasih.
06:18Sudah.
06:19Sudah available.
06:19Sekarang juga sudah available yang Januari.
06:21Ya?
06:23Insentif mobilisri.
06:24Belum sampai saya suratnya.
06:26Terima kasih.
06:27Terima kasih.
06:28Terima kasih.
06:28Terima kasih.
06:28Terima kasih.
06:28Terima kasih.
06:29Terima kasih.
Komentar