Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PINRANG, KOMPAS.TV - Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro melayat ke rumah duka Bripda DP di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Kedatangannya disambut tangisan keluarga Bripda DP.

Tangisan histeris menyambut kedatangan Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro bersama rombongan saat melayat ke rumah duka Bripda DP, yang diduga tewas dianiaya seniornya di asrama Polda Sulsel.

Kapolda langsung disambut isak tangis ibu dan ayah korban.

Pada Kapolda ibu korban meminta pelaku dihukum seberat- beratnya.

Sang ibu juga meminta agar Bripda DP digantikan adiknya menjadi polisi.

Kapolda berjanji akan mengganti korban dengan adiknya menjadi polisi.

Baca Juga Polisi di Makassar Meninggal Diduga Dianiaya Senior, Keluarga Masih Tunggu Hasil Otopsi di https://www.kompas.tv/regional/652464/polisi-di-makassar-meninggal-diduga-dianiaya-senior-keluarga-masih-tunggu-hasil-otopsi

#polisimeninggal #penganiayaan #kapoldasulsel

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/652484/tangis-histeris-ibu-bripda-dp-sambut-kapolda-sulsel-di-rumah-duka-kompas-siang
Transkrip
00:00Kapolda Sulsel Irjen Juhandani Raharjo Puro melayat ke Rumah Duka Bribda DP di Kabupaten Pindrang.
00:07Kedatangannya disambut tangisan keluarga Bribda DP.
00:13Tangis histeris menyambut kedatangan Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Juhandani Raharjo Puro bersama rombongan
00:20saat melayat ke Rumah Duka Bribda DP yang diduga tewas di Aniaya Seniornya di Asrama Polda Sulawesi Selatan.
00:27Kapolda langsung disambut isak tangis ibu dan ayah korban.
00:32Pada Kapolda ibu korban meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.
00:37Sang ibu juga meminta agar Bribda DP digantikan adiknya untuk menjadi polisi.
00:43Kapolda berjanji akan mengganti korban dengan adiknya untuk dijadikan polisi.
00:58Jangan, Jangan, Jangan.
01:01Jangan, Jangan, Jangan.
01:03Jangan, Jangan, Jangan.
01:04Jangan, Jangan.
01:06Jangan, Jangan, Jangan.
01:15selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan