Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MAKASSAR, KOMPAS.TV - Diduga dianiaya seniornya, seorang polisi di Makassar, Sulawesi Selatan meninggal dunia.

Propam Polda Sulawesi Selatan memastikan akan menyelidiki secara transparan.

Tangis keluarga almarhum Bripda DP tak terbendung saat melepas jenazah korban.

Korban meninggal setelah dilarikan ke RSUD Daya Makassar pada Minggu (22/2/2026) pagi.

Diduga korban meninggal setelah dianiaya seniornya.

Propam Polda Sulsel masih melakukan pengusutan dan memastikan penyelidikan akan dilakukan secara profesional, guna mengungkap kematian korban.

Keluarga meminta jenazah Bripda DP diotopsi di Dokpol Biddokkes Polda Sulawesi Selatan.

Menurut ayah korban, anaknya tidak memiliki riwayat penyakit.

Usai diotopsi, jenazah Bripda DP dibawa keluarga ke kampung halamannya di Kabupaten Pinrang untuk dimakamkan.

Kita perbarui informasi terkait kasus meninggalnya Bripda DP bersama Jurnalis KompasTV Linda Wirawan dan Juru Kamera Rama Pratama di Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca Juga Anggota Brimob Penganiaya Pelajar hingga Tewas di Tual Jalani Sidang Etik | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/652458/anggota-brimob-penganiaya-pelajar-hingga-tewas-di-tual-jalani-sidang-etik-kompas-siang

#polisitewas #penganiayaan #senior #makassar

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/652464/polisi-di-makassar-meninggal-diduga-dianiaya-senior-keluarga-masih-tunggu-hasil-otopsi
Transkrip
00:00Juga dianya seniornya seorang polisi di Makassar, Solusi Selatan meninggal dunia.
00:05Propan Polda Solsel memastikan akan melidiki secara transparan.
00:18Tangis keluarga alamahum Bribda DP tak terbendung saat melepas jenazah korban.
00:25Bribda DP meninggal setelah sempat dilarikan ke RSUD Daya Makassar kemarin.
00:31Korban diduga meninggal setelah dianiaya seniornya.
00:37Propan Polda Solsel masih melakukan pengusutan dan memastikan penyelidikan akan dilakukan secara profesional guna mengungkap kematian korban.
00:46Kami dari Bidropam, insya Allah kita akan mengungkap kalau memang ada kejadian yang di luar dari kejadian umum atau kejadian
00:54yang mencurigakan atau ada kekerasan di situ, insya Allah kita akan menguruskan.
00:59Jadi kita akan tebakkan aturan sesuai dengan aturan yang berlaku.
01:03Berkomitmen kepada keluarganya untuk bertinggak secara profesional.
01:10Keluarga meminta jenazah Bribda DP diotopsi di Dokpol Bidokes, Polda, Sulawesi Selatan.
01:18Menurut ayah korban, anaknya tidak memiliki riwayat penyakit.
01:42Berarti sekitar jam 5 ansur masih sempat komunikasi dengan keluarga?
01:45Iya, jam 5, sempat komunikasi.
01:48Yang 6, ibunya balas ceknya, cek tidak ada jawabannya.
01:51Apa cek terakhir ini?
01:53Ya, cek ibunya karena segini hari saya membawakan iti, nasi pelaktur dari Pindrang.
02:00Usai diotopsi, jenazah Bribda DP dibawa pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Pindrang untuk dimakamkan.
02:10Arief Tirtana, Kompas TV, Makassar, Sulawesi Selatan.
02:19Kita berbaru informasi terkait kasus meninggalnya Bribda DP bersama jenazah Bribda DP, Linda Wirawan dan jurukamera Rama Pratama dari Makassar,
02:28Sulawesi Selatan.
02:29Linda, untuk saat ini bagaimana pemeriksaan oleh pihak kepolisian terkait dengan dugaan penganian oleh senior terhadap Bribda DP di asrama
02:37Polda, Sulawesi Selatan?
02:40Baik, selamat siang Juno dan juga Saudara bahwa yang bisa kami sampaikan informasi terbaru atas meninggalnya almarhum Bribda DP dalam
02:49kasus dugaan dianiaya oleh seniornya bahwa satu orang sudah dalam proses penahanan.
02:55Namun sekali lagi kami masih menunggu informasi terbaru mengenai hasil penyelidikan oleh bidang profesi dan pengamanan ataupun BIDPROPAM Polda Sulsel
03:05dan Direkturat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan atau DITKRIMUM Polda Sulawesi Selatan yang saat ini sedang dalam proses
03:15penyelidikan dan juga pemeriksaan terhadap kasus ini secara dengan mendalam dan juga profesional.
03:21Sebelumnya almarhum Bribda DP yang diduga mengalami penganiayaan ini meregang nyawa di Rumah Sakit Umum Daerah Dayak Kota Makassar dengan
03:31di usia 19 tahun.
03:34Informasi awal bahwa korban masuk di RSUD Dayak Makassar pada tanggal 21 Februari pukul 6 pagi waktu Indonesia Tengah dengan
03:44alasan jatuh sakit namun akhirnya meninggal dunia.
03:48Dari pihak keluarga korban ini merasakan ada beberapa hal yang menurut pihak keluarga korban ini ganjal.
03:55Salah satunya yaitu mengalami luka lebam di beberapa tubuh daerah korban dan korban yang sebelumnya tidak memiliki riwayat penyakit.
04:05Atas kemudian hal ini dari Bitpropam Polda Sulsel langsung turun tangan untuk melakukan penyelidikan penyebab pasti tewasnya almarhum Bribda DP
04:16setelah diduga dianyaya oleh seniornya di asrama polisi.
04:20Kemudian di minggu kemarin tepatnya di tanggal 22 Februari 2026 dari RSUD Dayak Makassar jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit
04:31Bayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut berupa visum luar dan juga visum dalam hingga otopsi yang dilakukan di Bitpropam Polda
04:41Sulawesi Selatan.
04:42Usai kemudian di otopsi jenazah dari Bribda DP dibawa keluarga ke kampung halamannya tepatnya di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan untuk
04:54dimakamkan.
04:55Dan hari ini tepatnya di Senin pagi tadi Kapolda Sulawesi Selatan Irjenpol Johandani Raharjo Puro melayat ke Rumah Duka Bribda
05:04DP di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan.
05:07Dan kepada Kapolda ibu korban yakni Sumarni meminta kepada Kapolda agar pelaku bisa dihukum seberat-beratnya.
05:16Juno.
05:17Anda menyatakan bahwa proses visum dan otopsi telah dilakukan lalu untuk saat ini apakah hasilnya telah diketahui atau diumumkan oleh
05:24pihak polisian?
05:26Baik untuk saat ini kami sementara masih menunggu hasil penyelidikan dan juga pemeriksaan dari Bitpropam Polda Sulsel yang bekerja sama
05:36dengan Ditkrimum Polda Sulsel.
05:38Tadi kami juga sempat berbincang langsung bersama dengan Kabupaten Humas Polda Sulawesi Selatan Didik Supranoto
05:45yang tadi dikatakan bahwa saat ini kami masih belum bisa mendapatkan informasi apapun dan kami masih menunggu bagaimana kemudian hasil
05:52penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian
05:55untuk membuka penyebab tewasnya almarhum Bribda DP.
05:59Juno.
06:00Baik, saat ini polisi masih melakukan pengusutan dan satu orang masih ditahan atas kematian Bribda DP di asrama Polda Sulawesi
06:08Selatan.
06:08Terima kasih atas laporan Anda Jones Kompasivi, Linda Wirawan dari Makassar Sulawesi Selatan.
Komentar

Dianjurkan