Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya menjelaskan kondisi keuangan negara pada Senin (23/2/2026).

Menkeu Purbaya menjelaskan soal potret inflasi inti yang berada di angka 2,45 persen.

Ia mengatakan kenaikan ini disebabkan oleh naiknya harga emas. Jika harga emas dikeluarkan, inflasi inti tanpa emas menjadi 1,33 persen (yoy).

Meski ada kenaikan inflasi, pemerintah menjamin harga pangan dan pasokan tetap aman, serta distribusi pagan yang merata di seluruh Indonesia.

Baca Juga Respons Menkeu Purbaya soal Usulan IMF Naikkan Pajak Karyawan di https://www.kompas.tv/nasional/651654/respons-menkeu-purbaya-soal-usulan-imf-naikkan-pajak-karyawan

#menkeu #purbaya #inflasi

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/652444/menkeu-purbaya-jelaskan-soal-inflasi-inti-naik-ke-2-45-persen-didorong-harga-emas
Transkrip
00:01...untuk menjamin distribusi pupuk dengan pemangkasan 145 aturan.
00:10Liman atas produk pangan pendukung MBG seperti ayam dan telur meningkat signifikan tanpa gejurak inflasi.
00:20Ini karena pemerintah menjaga sisi suplai terlihat dari pertumbuhan PDB sektor ini yang di atas 5 persen dari sebelumnya tidak
00:31lebih dari 2 persen.
00:34Manufaktur, mungkin saya selain yang sebelum ini.
00:37Manufaktur, perdagangan, dan infokom juga berkontribusi besar terhadap aktivitas yang benilai tambah tinggi.
00:46Bilirisasi terus dilanjutkan, perdagangan meningkat seiring dengan aktivitas masyarakat dan dunia usaha infokom, meningkat seiring pembangunan infrastruktur high-tech seperti
00:58data center.
01:03Berikutnya, kinerja sektor pertanian ditopang subsektor tanaman pangan yang tumbuh 9,94 persen.
01:12Di tahun 2025, seiring peningkatan produksi padi dan jagung.
01:18Subsektor tanaman tumbuh 7,78 persen, didorong peningkatan produksi telur dan daging ayam.
01:25Aktivitas sektor ini mendukung program makanan bergisi, sehingga tidak terjadi inflasi dan tidak ada tekanan impor telur maupun daging ayam.
01:35Tanaman perkembunan tumbuh 2,95 persen, terutama produk sawit, sehingga dapat menangkap momentum harga sawit yang masih bertahan tinggi.
01:47Untuk perikanan tumbuh sebesar 4,95 persen, didukung baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya.
01:58Pinerja positif sektor pertanian juga merupakan hasil perbaikan tata kelelahan di sisi hulu, termasuk kebijakan strategis pemerintah dalam melakukan pemangkasan
02:08regulasi distribusi pupuk.
02:10Dengan fundamental yang semakin kuat ini, sektor pertanian diharapkan terus menjadi penopang ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi nasional di masa
02:20mendatang.
02:21Next, inflasi di bulan Januari 26 naik ke 3,55 persen, lebih tinggi dari Desember 2025 di 2,92 persen.
02:33Kenaikan ini lebih karena low base efek dampak risk kondistik yang diberikan di awal tahun 2025, sehingga inflasi advantage price
02:42juga meningkat tajam ke 9,71 persen year-on-year dari 1,93 persen.
02:51Meskipun data sasaran, tekanan inflasi ini temporer dan akan ternormalisasi pada bulan Maret.
03:02Beberapa komoditas pangan mengalami penelan harga menurung inflasi volatile food turun signifikan menjadi 1,14 persen year-on-year dari
03:11bulan sebelumnya sebesar 6,21 persen.
03:15Inflasi volatile akan terus dijaga melalui kebijakan stabilisasi pasokan dan harga pangan serta penguatan peran bulu.
03:26Inflasi inti naik ke 2,45 persen, didorong oleh kenaikan harga emas perhiasan yang tumbuh sebesar 76,5 persen.
03:42Jika harga emas dikeluarkan, inflasi inti non-emas bulan Januari 2026 mencapai 1,33 persen.
03:51Sebenarnya inflasi ini membuka ruang bagi pemerintah untuk lebih ekspansif mendorong ekonomi tanpa restriktual hyperinflation atau kepanasan.
04:01Jadi kadang-kadang orang melihat inflasi umum, tapi yang lebih bersih dari pengaruh global,
04:06dalam hal ini ada inflasi inti yang non-emas yang 1,3 persen sehingga kita bisa menyembuhkan dalam keadaan sekarang
04:14ekonomi belum terlalu kepanasan
04:16sehingga masih ada ruang untuk mendorong ekonomi tumbuh ke tingkat yang lebih tinggi tanpa memincu inflasi yang berlebihan.
04:24Pemerintah akan terus berkomitmen mengendalikan inflasi pangan di tengah meningkatnya kebutuhan untuk MBG.
04:30Pemerintah juga menjamin pasokan dan kelanjaran distribusi,
04:34serta memberikan stimulus diskon transportasi dan bantuan pangan.
04:43Sejak penempatan di September hingga memasuk Februari,
04:48strategi fiskal dengan penempatan 200T yang terus dikoordinasikan dengan strategi moneter Bank Indonesia
04:54konsisten mendukung likuiditas M0 pada bulan Februari pekan pertama masih tumbuh sebesar 11,7 persen.
05:04Ini memberi ruang sebetulnya untuk kredit untuk tumbuh double digit juga.
05:07Pertumbuhan M0 akan dijaga tetap double digit,
05:11Bank Indonesia berkomitmen akan mendukung pemerintah dalam hal ini.
05:14Hasil koordinasi fiskal moneter ini nyata dirasakan.
05:19Kredit tumbuh 10 persen di bulan Januari
05:20dengan suku bunga yang terus kompetitif bagi masyarakat.
05:26Suku bunga kredit sudah turun ke 8,80 persen per Januari 2026
05:32dibandingkan dengan Agustusan lalu yang berada pada level 9,12 persen.
05:41Komitmen koordinasi kebijakan yang disepakati dengan BI akan terus dijaga
05:46dan kami bertemu Gubernur BI Jumat minggu lalu untuk konsolidasi kebijakan.
05:51Penempatan Rp200 triliun saat jatuh tempo di 13 Maret nanti akan langsung diperpanjang 6 bulan ke depan.
06:01Jadi bank tidak perlu khawatir kehilangan likuiditas karena pemerintah akan terus mendukung likuiditas di pasar.
06:09Kami mengharapkan bank lebih bersemangat mencari debitur tentunya dengan tetap menjalankan prinsip kehatian-hatian.
06:17Jadikan tidak jangka banyak orang itu.
06:19Maret habis, apakah banknya akan kebelian likuiditas karena uangnya tarik pemerintah?
06:25Dengan penyataan barusan, kita saya tegaskan bahwa hal itu tidak akan terjadi.
06:30Kami akan evaluasi kembali di September nanti, 6 bulan setelah perpanjangan.
06:34Harapannya ekonomi sudah semakin bergerak lebih tinggi, berbagai program prioritas pemerintah semakin terlihat hasilnya.
06:42Dan antara sudah semakin berperan dan dana non-presiden sudah semakin banyak masuk ke Indonesia.
06:49Dengan penyataan ekonomi dan kepercayaan Indonesia yang terus membaik.
06:55Itu tadi keterangan dari Menteri Keuangan terkait dengan kondisi keuangan negara
07:00dan juga potret terkait dengan inflasi saat ini di angka 3,55% dan juga suku bunga.
07:06Dan namun pemerintah menjamin terkait dengan inflasi harga pangan
07:10dan menjamin akan adanya pasukan pangan serta distribusi yang merata di seluruh wilayah Indonesia.
07:15Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan