Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Bolak balik ke toilet saat tarawih lalu wudhu memang cukup menantang, namun kondisi yang dikenal dengan istilah beser ini banyak dialami orang dewasa muda karena alami penurunan fungsi otot kandung kemih.

Dokter Spesialis Urologi Eka Hospital MT Haryono, dr. Saras Serani Sesari, Sp.U mengatakan kondisi ini dalam istilah medis dikenal sebagai overactive blaster (OAB) atau kandung kemih terlalu aktif.

Pada beberapa kasus kondisi ini bisa diatasi dengan perubahan gaya hidup, obat-obatan hingga proses pembedahan. Salah satu perubahan gaya hidup di bulan Ramadan, khususnya membatasi asupan air 2 hingga 3 jam sebelum tarawih.

“Sebenarnya kan rata-rata 2,5 liter sehari, mungkin bisa dibagi di sahur dan buka puasa. Jadi 1,5 liter atau 1 liter di pagi hari setelah sahur, saat sahur 700ml dan menjelang imsak 700ml. Nanti saat buka puasa sebelum salat magrib minum lagi 700ml, nanti setelah salat magrib menjelang salat isya baru 700ml lagi. Jadi kalau puasa kecukupan cairannya itu harus terpenuhi,” jelas dr. Saras dalam acara peluncuran SURE, Summit Robotic & Endourology Institute di Eka Hospital MT Haryono, Rabu (18/2/2026).

#Beser #SalatTarawih #GangguanKandungKemih #TipsKesehatan

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:01Supaya kecilnya tidak mengganggu tarawih atau tidur, sebenarnya kan kondisi itu disebutnya sebagai beser ya, atau kalau secara medis namanya
00:09overactive bladder.
00:10Untuk terapinya sendiri itu berjenjang dari yang mulai perubahan gaya hidup, kemudian pengaturan intek cairan.
00:18Sebenarnya bukan mengurangi minum secara keseluruhannya, tapi mengatur kapan harus minum dan kapan tidak minum.
00:27Misalnya kalau mau menjelang tarawih atau tidur, supaya kecilnya tidak mengganggu tarawih atau tidur, ya bisa diberi jarak 2-3
00:37jam sebelum tidur atau sebelum tarawih.
00:40Kemudian beberapa jenis minuman memang kan sudah diketahui dia meningkatkan produksi urin, jadi harus menghindari makanan dan minuman seperti itu.
00:51Misalnya yang mengandung kafein, kopi, teh, soda, itu harus dikurangi.
00:55Kemudian baru ke arah konservatif obat-obatan, pemberian obat-obatan, latihan dasar panggul, sampai dengan operasi.
01:04Tapi memang untuk memastikan mana terapi yang paling tepat, itu harus dengan sesi konsultasi, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang.
Komentar

Dianjurkan