00:00Baik, Bapak dan Ibu sekalian, sebelum saya mulai sambutan ini,
00:13ada beberapa hal yang harus saya sampaikan.
00:18Minggu lalu saya berkunjung ke Poso, Sulawesi.
00:27Di situ saya mengunjungi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah gempa.
00:40Saya kunjungi ke posko pengungsian, saya mengunjungi sekolah darurat,
00:50saya juga mengunjungi korban di rumah sakit.
00:55Kebanyakan korban ini adalah Bapak Ibu lansia-lansia yang pada saat itu sedang beribadah di gereja.
01:07Maka dari itu Bapak Ibu mari kita doakan bersama, semoga saudara-saudara kita yang ada di Poso segera bangkit, segera pulih, segera diberikan kesembuhan dan bisa beraktifitas normal kembali.
01:24Amin.
01:30Nah ini salah satu lansia yang kemarin saya kunjungi.
01:34Ini kabarnya ada beberapa yang sudah kembali ke rumah, ada yang akan dirujuk di Kota Palu.
01:45Kita doakan semua segera pulih kembali.
01:57Bapak Ibu yang saya hormati, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:02Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:04Salam sejahtera.
02:06Shalom.
02:07Shalom.
02:08Shalom.
02:09Shalom.
02:10Shalom.
02:11Shalom.
02:12Shalom.
02:13Shalom.
02:14Shalom.
02:15Shalom.
02:16Shalom.
02:18Shalom.
02:19Sebelum saya mulai ini mungkin saya harus langsung menanggapi keluhan-keluhan dari Pak Pendeta tadi ya.
02:26Shalom.
02:28Jadi saya sebelum menuju ke tempat ini, saya ada di rest area depan sana, Pak Pendeta,
02:38dan perwakilan-perwakilan, keluarga, tadi ada yang datang ke sini juga,
02:46sudah melaporkan kasus pertanahan yang menyangkut tanah makam tadi.
02:54Nanti akan segera kita tindaklanjuti, nanti saya minta tolong Pak Kapolda,
03:02semua yang ada di sini, Pak Bupati, nanti untuk bisa mengawal progres dari sengketa tanah ini,
03:14dan kita ingin kasus ini cepat selesai, dan kita tidak ingin ada masyarakat yang dirugikan.
03:24Itu ya Pak Pendeta, mohon izin, lapor dulu, biar semuanya clear, nanti saya pulang ke Jakarta juga clear semua.
03:31Pasti kami kawal.
03:32Kita buka dulu dengan pantun ya, Bapak-Ibu ya.
03:43Makan mie gomak pakai air tape.
03:48Ditambah andaliman dicampur terasi.
03:52Mejuah-juah mamre GBKP.
03:55Terus jaga persatuan dan berkuat nilai toleransi.
04:06Ini setiap saya datang ke acara-acara yang melibatkan warga masyarakat Batak ini pasti meriah sekali.
04:15Semuanya ceria-ceria, semangat-semangat semua, dan kalau berjabat tangan itu semangat sekali.
04:26Tahun lalu juga kebetulan pada waktu malam Natal ya, saya dan istri juga ikut meramaikan acara Natal di Medan.
04:41Ini juga gereja Batak ini.
04:43Saya lupa di mana.
04:46Itu rame juga.
04:49Suasananya penuh.
04:53Sangat meriah.
04:56Dan yang terpenting acaranya lancar semua.
04:59Kemarin saya lihat ya.
05:00Dan saya juga sempat bagi-bagi kado Natal untuk anak-anak yang di sana.
05:07Rame sekali.
05:07Kita mengunjungi beberapa gereja dan yang termasuk paling rame yang ada di Medan itu.
05:17Bapak dan Ibu yang saya hormati,
05:22tadi pada waktu penyampaian sambutan dari Pak Pendeta,
05:28sudah dipaparkan beberapa keluhan-keluhan
05:33dan mungkin nanti arah musawarah ini untuk tiga hari ke depan.
05:41Tadi beliau menyampaikan masalah bagaimana masyarakat Karo itu fokus ke pertanian.
05:50Sebenarnya ini sangat inline dengan program prioritas dari Bapak Presiden.
05:57Beliau di berbagai kesempatan selalu menyampaikan masalah swasembada pangan,
06:05masalah pertanian.
06:09Jadi kalau di beberapa kunjungan terakhir saya,
06:15banyak bendungan yang saya kunjungi.
06:17Kita ingin menyelesaikan pembangunan-pembangunan bendungan itu
06:21agar masalah pengairan, masalah kekeringan itu bisa teratasi.
06:30Lalu masalah pupuk, kita selesaikan juga.
06:33Masalah distribusi pupuk, mafia pupuk,
06:38regulasi yang tumpang tindih,
06:39ini juga coba kita selesaikan.
06:44Lalu tadi Pak Pendeta juga menyampaikan masalah pendidikan.
06:52Ini juga anggaran pendidikan di tahun ini dan di tahun depan ini juga cukup besar.
07:01Dan tadi sebelum ke lokasi ini,
07:04saya dan Pak Bupati Deli Serdang mampir ke sekolah rakyat.
07:10Jadi untuk program pendidikan,
07:12Pak Presiden punya program sekolah rakyat.
07:17Ada asramanya,
07:19anak-anaknya makan tiga kali sehari di situ.
07:23Nanti di bulan September,
07:25satu anak dilengkapi satu laptop untuk belajar.
07:28Jadi kita ingin,
07:30ini adalah sekolah khusus untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.
07:40Jadi kita ingin memastikan mereka mendapatkan pendidikan yang baik,
07:46mindset-nya juga harus dirubah.
07:48Karena mereka tinggal di asrama,
07:50otomatis nanti lebih mandiri.
07:55Tidak ketergantungan dengan orang tua.
07:58Nyuci sendiri, tidur sendiri,
08:01semuanya sendiri.
08:03Jadi nanti kalau sudah lulus,
08:05insya Allah anak-anak ini yang nanti gantian menolong orang tuanya.
08:09Jadi ini saya minta tolong,
08:11karena di sini ada dua bupati.
08:14Saya minta tolong agar program ini bisa dijalankan dengan baik,
08:18bisa tepat sasaran,
08:20dan anak-anak yang menerima manfaatnya benar-benar bisa.
08:23Nanti bisa jadi orang sukses.
08:28Bapak dan Ibu yang saya hormati,
08:31sekali lagi selamat melaksanakan musyawarah
08:34untuk seluruh keluarga besar,
08:37Mamre, GBKP,
08:40Bapak-Bapak,
08:42Amang-Amang,
08:43semua di sini adalah toladan, panutan,
08:50yang memiliki tanggung jawab besar untuk lingkungan sekitar.
08:54Untuk itu sekali lagi saya berharap musyawarah ini bisa melahirkan gagasan dan terobosan
09:01yang sekali lagi harus memperkuat komitmen dan konsistensi GBKP
09:09dalam menjaga persatuan untuk melindungi keutuhan Indonesia sebagai bangsa yang majemuk.
09:15Jadi nanti saya mohon hasil musyawarahnya harus sinergi dengan program dan visi-misi dari Bapak Presiden,
09:31masalah pendidikan, masalah pangan, masalah, tadi disampaikan masalah lingkungan,
09:37ini semuanya harus nanti bisa kita jalankan bersama.
09:44Program dari Bapak Presiden tidak ada artinya kalau tidak bisa dinikmati warganya,
09:51tidak ada artinya kalau tidak tepat sasaran.
09:56Ini yang paling penting.
09:58Dan Bapak-Ibu,
10:01beberapa minggu lalu saya juga berkunjung ke salah satu daerah
10:06tidak perlu saya sebut nama daerahnya apa.
10:11Nah ini di sini sedang dilakukan proses trauma healing,
10:20terutama untuk anak-anak.
10:24Jadi di sini mereka sedang menjalani
10:26pendampingan
10:32agar mereka nanti tidak takut untuk
10:36melakukan aktivitas-aktivitas kembali.
10:42Ini kebanyakan korbannya anak-anak.
10:44Tapi saya yakin kalau di sini tidak ada.
10:47Mungkin Bapak-Ibu menembak-nebak ini lokasinya di mana?
10:49Tidak usah disebut.
10:52Tidak usah disebut.
10:54Intinya persoalannya sudah selesai pada saat saya ke sana.
11:01Makanya saya titip di sini kan Forkopim dannya lengkap.
11:05Bupati ada dua.
11:08Kapolda, Bang Dam, lengkap semua.
11:11Ada tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh adat.
11:13Saya titip, kalau ada gesekan,
11:19kalau ada persikan-persikan kecil,
11:24itu segera diselesaikan.
11:27Jangan menunggu besar,
11:29jangan menunggu masalahnya bertumpuk-tumpuk,
11:34selalu buka pintu dialog,
11:37itu yang paling penting.
11:38Dan juga melibatkan FKUB,
11:41lintas agama.
11:42Jadi semuanya harus duduk bareng.
11:46Dibicarakan bareng-bareng.
11:49Jangan sampai kejadian-kejadian seperti ini terulang lagi.
11:52Tapi saya yakin kalau di sini semuanya damai,
11:56semuanya saling mengasihi,
11:59menomersatukan toleransi,
12:01dan kalau saya lihat di sini kompak semua ini,
12:06Bapak-Ibunya.
12:12Ini contoh sederhana saja.
12:16Suku Batak,
12:17ada Batak Karo,
12:20Toba,
12:21Pak-Pak,
12:23Mandailing,
12:24Simalungun,
12:25Angkola,
12:27semua punya budaya dan adat istiadat
12:31masing-masing.
12:32Ini harus kita rawat bersama,
12:36kita jaga bersama,
12:38karena ini adalah kekayaan bangsa kita.
12:41Sekali lagi,
12:44saya tidak pernah bosan-bosan untuk mengingatkan,
12:48mari terus jaga persatuan dan kesatuan.
12:52Jangan jadikan perbedaan sebagai pemecah belah.
12:58Jadikan perbedaan sebagai kekuatan yang saling mengisi dan menyempurnakan.
13:06Jangan mudah terprovokasi,
13:10hadapi dengan kepala dan hati yang dingin.
13:14Ini saya yakin di sini semuanya bawa smartphone,
13:18semuanya pegang HP.
13:20Jangan terpancing dengan berita-berita yang tidak benar.
13:27Jangan terpancing dengan berita-berita yang
13:30mungkin Bapak-Ibu baca belum yakin kebenarannya.
13:36Jadi, kita harus pintar menyaring mana yang berita yang benar,
13:45mana berita yang baik.
13:48Kita tidak bisa langsung menghakimi
13:55atau langsung share ke WA Group,
13:59harus kita saring dulu.
14:06Bapak dan Ibu yang saya hormati,
14:14sebagai penutup,
14:16ini saya titip ke Pak Bupati Karo,
14:19Bupati Deli Serdang,
14:22ini nanti keluhan-keluhan dari warga,
14:25keluhan-keluhan dari Pak Pendeta,
14:30dan Bapak-Ibu semua yang ada di sini,
14:31mohon dikawal.
14:33Nanti kami dari pusat juga akan ikut mengawal
14:38biar keluhan-keluhan yang masuk tadi bisa terselesaikan.
14:44Dan intinya negara harus hadir,
14:49jangan hanya backup perusahaan besar,
14:52kita ingin warga terlindungi,
14:57warga lokal,
15:01toko adat,
15:02toko masyarakat,
15:03jangan sampai tersingkirkan karena ada pemodal besar.
15:08Dan sekali lagi Pak Pendeta,
15:10tadi warga-warganya sudah saya temui,
15:15insya Allah nanti kami kawal.
15:16Dan saya minta tolong program-program dari Bapak Presiden,
15:25program prioritas beliau mohon disinergikan,
15:28tadi sudah ada sekolah rakyat,
15:32saya mohon juga program-program lain seperti cek kesehatan gratis,
15:38ini mohon bisa dimanfaatkan dengan baik oleh warga.
15:42Bapak-Ibu sudah tahu cek kesehatan gratis ya di puskesmas?
15:46Ada yang sudah pernah coba?
15:48Bisa dimanfaatkan pada saat ulang tahun.
15:53Jadi Bapak-Ibu bisa datang ke puskesmas,
15:57cek jantung, cek darah, cek gigi, mata, semuanya gratis.
16:04Jadi jangan menunggu sakit dulu,
16:06baru ke puskesmas atau rumah sakit.
16:09Justru pada saat masih muda,
16:13masih umur-umur segini harus lebih sering cek.
16:17Jadi nanti penyakit-penyakitnya ketahuan,
16:22jadi nanti pengobatannya bisa lebih dini.
16:25Ini penting sekali.
16:26Jadi di puskesmas sudah ada pengecekan kesehatan gratis,
16:32saya yakin di sini juga sudah ada yang menerima KIS,
16:36mohon dimanfaatkan dengan baik.
16:38Dan tadi saya titip Pak Bupati untuk masalah pertanian.
16:46Ini mohon dikawal benar,
16:48karena Pak Presiden punya concern yang sangat besar di bidang pertanian.
16:52Mohon untuk harga-harga di lapangan,
16:56mohon selalu dicek.
16:57distribusi pupuk,
17:02mohon selalu dimonitor,
17:04jangan sampai nanti harga-harga di pasaran tinggi.
17:10Kemarin saya baru saja pulang dari Kalimantan,
17:12yang tinggi minyak kita.
17:15Ini mohon segera ditindaklanjuti.
17:19Ada apa-apa bisa dilaporkan dengan kami,
17:21nanti dari kementerian terkait akan melakukan intervensi juga.
17:27Bapak-Ibu, terima kasih semua.
17:30Tadi juga Pak Pendeta berpesan,
17:32Pak Presiden ketujuh sudah sering ke sini,
17:35kalau gitu ya saya akan lebih sering ke sini.
17:37Kalau diundang.
17:46Itu kan tadi apa,
17:48undangannya,
17:51undangan acara ini saya baca itu
17:54dua minggu lalu atau minggu lalu.
17:59Jadi,
18:00begitu saya baca ada
18:02acara besar di sini,
18:05langsung saya suruh protokol,
18:07dan teman-teman lain untuk
18:09mengagendakan acara di sini.
18:13Ini tadi saya terbang
18:14dari Jakarta dua setengah jam,
18:18darat ya hampir dua jam.
18:21Tapi capeknya hilang
18:22pas ketemu Bapak-Ibu semua.
18:27Baik, Bapak-Ibu,
18:28terima kasih.
18:30Saya izin untuk melanjutkan
18:31ke lokasi berikutnya.
18:34Terima kasih.
18:34Semoga acara musyawarahnya lancar
18:36dan bisa menghasilkan
18:39program-program yang baik
18:42dan sekali lagi bersinergi dengan pemerintah.
18:44Terima kasih.
18:45Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar