Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Jurist Tan, nama mantan Staf Khusus (Stafsus) Nadiem Makarim telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Ia menjadi satu dari empat tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Kemendikbudristek yang telah ditetapkan oleh Kejagung. “Terhadap empat orang tersebut, malam hari ini penyidik telah memiliki barang bukti yang cukup untuk menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka,” ujar Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Dirdik Jampidsus) Kejagung Abdul Qohar saat konferensi pers, di Lobi Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jakarta, Selasa (15/7/2025) malam.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #korupsi #korupsichromebook

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Siapa juristan?
00:02Ex-stafsus Nadiem yang jadi tersangka korupsi laptop Chromebook.
00:05Juristan, nama mantan staf khusus, Stafsus, Nadiem Makarim telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kemendik Budristek.
00:21Lah menjadi satu dari empat tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Kemendik Budristek yang telah ditetapkan oleh Kejagung.
00:27Terhadap empat orang tersebut, malam hari ini penyidik telah memiliki barang bukti yang cukup untuk menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka,
00:34ujar Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Dirdik Jampitsus, Kejagung Abdul Kohar saat konferensi pers di Lobby Gedung Bundar Jampitsus Kejagung, Jakarta, Selasa, 15 Juli 2025, malam.
00:49Lantas, siapa juristan yang merupakan stafsus Nadiem Makarim saat masih menjabat sebagai Mendik Budristek?
00:55Berikut penelusurannya.
00:57Siapa juristan?
00:59Nama juristan rupanya bukan orang baru bagi Nadiem Makarim, karena ia pernah menjabat sebagai Chief Operation Gojek pada 2010 hingga 2014.
01:08Setelah Nadiem Makarim menjadi Mendik Budristek, juristan ditunjuk sebagai stafsus pada Oktober 2019.
01:15Nama juristan pernah sekali muncul dalam postingan di laman resmi Harvard Business School pada Desember 2024.
01:20Di laman tersebut tertulis, Nadiem Makarim sebagai mantan Mendik Budristek hadir sebagai narasumber dalam diskusi yang mengangkat tema Reformasi Pendidikan Indonesia, Merdeka Belajar.
01:31Dari laman yang sama, juristan diketahui merupakan lulusan Harvard Kennedy School pada 2015 turut hadir dalam diskusi tersebut.
01:40Peran juristan
01:41Awalnya, juristan yang merupakan stafsus Nadiem Makarim ditugaskan bertemu dengan Yeti Him dari Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan, PSPK.
01:51Agenda pertemuan tersebut membahas teknis rencana pengadaan laptop berbasis Chrome OS.
01:55Setelah pertemuan tersebut, juristan menginisiasi komunikasi lanjutan dengan Yeti dan Ibrahim Arief untuk menyusun kontrak kerja.
02:03Kontrak kerja itu menetapkan Ibrahim Arief sebagai tenaga profesional di PSPK.
02:08Tak lama berselang, Ibrahim resmi mengemban jabatan sebagai konsultan teknologi di program warung teknologi yang dijalankan ke Mendik Budristek.
02:16Dalam kapasitasnya, Ibrahim memiliki tugas menyusun kajian yang diarahkan untuk mendukung pemanfaatan laptop Chromebook dalam pengadaan ke Mendik Budristek.
02:24Selain itu, pada awal 2020, juristan diketahui sempat menjalin komunikasi lanjutan dengan pihak Google dalam menindaklanjuti pembicaraan awal yang sebelumnya telah dilakukan oleh Nadiem Makarim.
02:35Setelah pertemuan awal dilakukan oleh Nadiem Makarim dengan Google, pembahasan teknis selanjutnya diserahkan kepada juristan.
Komentar

Dianjurkan