00:00Pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait masyarakat desa yang tidak menggunakan dolar menjadi polemik di masyarakat,
00:06usai viral di berbagai media.
00:08Menanggapi hal ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudisa Dewa menyebut bahwa pernyataan tersebut bertujuan
00:14untuk menghibur masyarakat di perdesaan saat nilai tukar rupiah melemah.
00:18Untuk menghibur rakyat aja waktu itu.
00:20Saya lihat konteksnya di perdesaan waktu kemarin itu, enggak apa-apa ngomong begitu,
00:25kata Purbaya, Senin, 18 Mei 2026.
00:30Purbaya juga mengatakan, masyarakat tidak perlu salah paham terhadap ucapan Presiden.
00:34Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo sangat memahami kondisi perekonomian nasional saat rupiah menembus level 17.600 rupiah per dolar.
00:42Ia menjelaskan bahwa penjelasan teknis mengenai kondisi ekonomi makro,
00:46seperti dampak inflasi barang impor atau imported inflation,
00:49akan sulit dicerna jika disampaikan langsung kepada masyarakat awam di perdesaan.
00:53Purbaya juga meminta masyarakat untuk tetap tenang karena kondisi fundamental ekonomi dan fiskal Indonesia saat ini
00:59masih terjaga dengan sangat baik.
01:01Fundamental ekonomi kita bagus, fiskal kita bagus.
01:05Besok saya akan jumpa pers masalah HPBN.
01:08HPBN kita yang sebagian majalah ekonomi bilang berantakan.
01:12Enggak, kita bagus sekali, ujarnya.
01:15Ia menambahkan, pemerintah menerapkan strategi yang tidak hanya bertumpu pada belanja pemerintah,
01:20government spending,
01:21melainkan juga aktif menggerakkan sektor swasta.
01:24Strategi tersebut berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,6 persen pada triwulan I-2026.
01:31Terima kasih telah menonton!
Komentar