Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Wali Kota Bandung M. Farhan menjelaskan alasannya marah setelah sejumlah pohon berusia puluhan tahun dipotong.

Dalam potongan video viral itu Farhan menjelaskan, pohon yang dipotong tersebut berusia sekitar 40 tahun. Dalam kasus itu, terdapat 10 pohon yang ditebang.

Farhan kemudian menjelaskan persoalan sanksi terhadap pemotongan pohon tersebut. Setelah ditelusuri, Farhan mengatakan pemotongan pohon dilakukan agar sebuah videotron terlihat.

Atas penjelasan tersebut, Farhan mengatakan izin videotron kemudian dicabut. Farhan menegaskan, persoalan tersebut bukan berkaitan dengan lapangan padel yang berada di lokasi, melainkan videotron yang berada di area tersebut.

Farhan juga menceritakan proses ketika dirinya meminta keterangan dari orang yang memotong pohon.

Farhan juga menegaskan kemarahannya dalam persoalan tersebut bukan bagian dari pencitraan.

Sementara itu, Farhan mengatakan pemerintah daerah dapat menggunakan mekanisme non-justisi berdasarkan kewenangan kepala daerah.

Farhan menegaskan, salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah mencabut izin agar pelanggar berpikir ulang.



Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.

Selengkapnya saksikan di sini:

https://youtu.be/j2ChEBXf-RM

Baca Juga Dedi Mulyadi Jawab Cibiran "Gubernur Konten": Saya Tanpa APBD Viral | ROSI di https://www.kompas.tv/talkshow/692541/dedi-mulyadi-jawab-cibiran-gubernur-konten-saya-tanpa-apbd-viral-rosi

#dedimulyadi #susipudjiastuti #farhan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/692542/viral-video-walkot-bandung-farhan-murka-pohon-dipotong-demi-videotron-ini-penjelasannya-rosi
Transkrip
00:04Terima kasih Gubernur Jawa Barat, Ibu Susi, sekarang karena kita ada di UNPAD, belum afdol kalau kita tidak mengundang alumni
00:16UNPAD yang juga menjadi wali kota Bandung, Muhammad Farhan.
00:40Terima kasih.
01:05Terima kasih.
01:08Terima kasih.
01:44Terima kasih.
01:47Terima kasih.
01:55Terima kasih.
02:07Terima kasih.
02:36Terima kasih.
02:38Terima kasih.
02:40Terima kasih.
02:53Terima kasih.
03:21Terima kasih.
03:22Terima kasih.
03:30Terima kasih.
03:35Terima kasih.
03:37Terima kasih.
03:41pintu itu, gak dia geser dia potong
03:43jadi
03:44karena kecil lapangannya
03:46jadi akhirnya saya tanam lagi pohon disitu
03:48di pintu gerbang masuknya
03:50jadi moral ceritanya apa?
03:52bahwa gini
03:53kalau mau ngakalin aturan daerah
03:56sekarang ini gampang, karena denda
03:58atau hukuman fisiknya ringan sekali
04:00apalagi kalau, perda itu ada dua
04:02ternyata, ada justisi
04:04ada non-justisi, kalau justisi
04:06dibawa ke pengadilan, dapat
04:08kenanya cuma tipiring, tindak pidana ringan
04:10itu diketok tuh, sama hakim
04:12udah
04:13inkrah, kita gak bisa ngapain-ngapain
04:16tapi kalau
04:17non-justisi, itu tergantung
04:20kebijakan kepala daerah, nah jadi sekarang
04:22kita semua bawa peraturannya
04:25pelanggarannya
04:26ke arah non-justisi
04:28gitu, cabut izinnya
04:30cabut izinnya
04:32gitu, supaya orang berpikir
04:34dua kali, saya ingat
04:36konten Pak Deddy yang
04:38beliau nangis di puncak
04:40itu kan
04:42cabut izinnya
04:43setelah hampir dua tahun, sekarang hutannya tumbuh lagi
04:46apa ya
04:46iya
04:47oke
04:47jadi itu buat Jawa Barat
04:49dan khususnya Bandung
04:51itu menjadi salah satu
04:52pilihan kebijakan
04:54untuk membuat orang berpikir
04:55dua kali
04:56hal yang paling simpel
04:58nebang pohon
04:59iya, jadi gini
05:00saya ini kan berkomitmen
05:01pada alam Pak
05:03peristiwa pertama yang
05:05saya hadapi ketika jadi gubernur
05:06adalah banjir di Bogor
05:07di Bekasi
05:08titik problem utamanya adalah
05:11Pemda Provinsi Jawa Barat
05:12waktu itu melalui
05:13BUMD-nya
05:14itu membangun
05:15kawasan tempat
05:16rekreasi di puncak
05:18namanya Hibic
05:20saya jujur aja
05:21waktu itu
05:22dilarang oleh banyak orang
05:23untuk membongkar
05:24malam itu juga
05:26saya bongkar
05:27kenapa Pak?
05:28karena takut dianggap
05:29nanti saya melanggar hukum
05:30oke
05:30tapi bagi saya
05:32bahwa penyelamatan lingkungan
05:34penyelamatan rakyat
05:35dari bencana banjir
05:37itu lebih utama
05:38dibanding dengan prosedur hukum
05:39oke
05:40cuman kalau bicara seperti itu
05:41sangat menghargai
05:44pimpinan daerah
05:45itu memberikan sanksi
05:46pada private sector
05:48atau dunia bisnis
05:49yang membangun
05:50tanpa memperhatikan lingkungan
05:52mengembang pohon
05:54lalu mengubah
05:56wajah konservasi
05:57tapi kan
05:58private sector ini
05:59tidak mungkin berani
06:01melakukan
06:01upaya bisnisnya
06:03atau membangun sesuatu
06:04kalau gak ada bagian
06:06dari si
06:07pemberi kebijakan
06:08ikut main kong kali kong
06:09gak mungkin
06:10dari pemerintah daerahnya
06:11gak ikut main
06:12pengusaha gak akan berani juga
06:14Kang Reddy
06:15ya makanya yang kasus
06:17Bandung
06:18kota Bandung
06:18itu saya ngingetin ke Pawali
06:20ngingetinnya adalah
06:22bukan hanya sekedar
06:24pengusahanya
06:24yang diberikan sanksi
06:26dengan mengganti
06:26pohon
06:27lurahnya
06:29kasih sanksi
06:30sama camatnya
06:30kenapa
06:31lurah dan camat
06:32tidak tahu
06:33pohon ditebang
06:35di wilayah
06:36kekuasanya yang terdekat
06:37kan harusnya
06:38RT lapor
06:39nah ini yang
06:39kemudian
06:40patroli
06:41Satpol PP nya
06:42harus dikasih sanksi
06:42kenapa
06:43Satpol PP
06:44tidak mengetahui
06:45ada sebuah peristiwa
06:46penerbangan pohon
06:47yang banyak
06:48kenapa
06:48problem kita ini
06:50adalah
06:50harus ada efek
06:51jerat termasuk
06:52kepada birokrat
06:53birokratnya juga
06:55harus dikasih hukuman
06:56bukan hanya
06:57pengusahanya
06:57itu saya
06:58ke Pawali waktu itu
06:59itu
06:59itu
07:01sama satu lagi
07:03kalau kata orang Amerika
07:05namanya
07:06the bug
07:07stop there
07:08jadi
07:10kepala daerah
07:11jangan pernah
07:12mau terima duit
07:13dari siapapun
07:15bener gak pak
07:15bapak mah
07:16duitnya banyak
07:17gak usah
07:17terima duit dari siapa-siapa lagi
07:18gak pak
07:19nah itu biasanya gitu
07:20jalannya gitu
07:21jadi uangnya merambat
07:22dari bawah
07:22kayak
07:23kayak apa
07:25nyelupin kapas ke air
07:27airnya
07:28uang itu merambat
07:29dari bawah
07:29ujungnya kemana
07:30buat pimpinan
07:32selalu gitu
07:32ya
07:33nah
07:34kalimat sakti
07:35buat pimpinan itu
07:36kalau bener
07:37dimakan nih
07:38sama pimpinan nih
07:39sama kepala daerah nih
07:40wah selesai
07:41gak punya wibawa
07:42pemerintah
07:43gitu
07:44jadi kalau wali kotanya
07:45juga ikut terima duit
07:46wah selesai
07:47pasti gak akan
07:48gak lose trust
07:50gak ada
07:51bawahannya pasti
07:52akan merasa
07:53ini kepala daerah
07:54yang laku sini
07:54gak perlu dihormatin
07:55tapi
07:56walaupun nih
07:57sekarang
07:58saya yakin
07:58saya belajar dari beliau juga
07:59kita harus berani ngusir
08:01ada temen-temen
08:02pengusaha
08:04bro
08:05gue mau izin dong
08:06iya dah boleh
08:06sok
08:07ikut normal aja
08:08saya periksa macam-macam
08:09udahlah ini buat operasional gitu
08:11kita usir
08:11kita usir
08:12usir
08:13gak sana lu
08:13gue gak butuh duit lu gitu
08:15kita usir ya
08:16saya gak perlu uang kamu gitu
08:17nah itu
08:18siap dimusuhin
08:20siap kehilangan teman
08:21lah sekarang banyak temen saya bilang begini
08:23percuma saya punya temen wali kota
08:25katanya
08:26gitu
08:27gak dapet proyek
08:28gak dapet proyek
08:30gitu
08:31beneran nih
08:33beneran
08:34walaupun begitu
08:35sampai hari ini
08:37fitah mah banyak
08:38ada orang
08:39aku deket
08:40keliling
08:41saya disuruh pak wali
08:42disuruh pak gubernur
08:44kumpulin duit
08:45ada yang ngasih lagi
08:46ya pak ya
08:47ada
08:48oke
08:49gitu
08:50oke ini
08:51bu Susi
08:52saya mau tanya
08:52karena ini
08:53warga Jawa Barat
08:54Pangandaran
08:55datang ke Bandung
08:56khusus untuk acara di Unpat
08:57silahkan
08:58memberikan
08:59keluh kesah
09:01terhadap situasi
09:01kota Bandung saat ini
09:03kalau
09:03kalau saya dari dulu
09:05persoalan macet
09:07yang kedua
09:08tadi kita
09:09bahu
09:11tadi kan aku gak tau
09:13kalau mau ada pak Farhan kan
09:14adanya pak gubernur
09:16jadi saya bilang ini pertama
09:17saya mau omelin pak gubernur
09:19makanya sengaja
09:20mas wali diundang kesini
09:22untuk diomelin Bu Susi
09:23karena itu tugasnya mas wali
09:24bukan gubernur
09:25jadi waktu itu memang
09:26saya sama pak gubernur awalnya
09:27bongkar dulu monumen perjuangan
09:29situ
09:30depan gak sibuk
09:31ujungnya kemana
09:32ujungnya kampus Unpat
09:33ah oke
09:35kampus saya tuh
09:36wah itu emang kacau balau sih
09:38jadi
09:39beliau memulai
09:40saya di belakang
09:41kalau kata orang Sunan
09:42namanya ngigelan
09:44beliau yang
09:45memukul kendang
09:46kita yang joget di belakang
09:48sikat juga dari belakang gitu
09:49makanya kita ikut aja
09:51harus seperti medsos
09:53yang di medsos itu di Jepang itu
09:57irigasi perairan kota itu
09:59sampai bisa dipiarain ikan koe pak
10:02itu pasukan untuk Mas Wali
10:04bahwa Bandung masih macet
10:06dan masih ada
10:07agak corok dan bau
10:10tapi di Pangandaran juga udah mulai
10:12nanti saya juga mau komplain sama Bupati
10:15oke
10:15enak jadi Bu Susi
10:17ini marah dan komplain
10:19tukangnya Rekal
10:20ya
10:20ya
10:20ya
10:21selamat menikmati

Dianjurkan