00:00Kami sudah membunyikannya di aturan sebetulnya sebagai kewajiban kami dalam
00:05apa namanya dari sisi kewenangan DPR dalam konteks membuat undang-undang fungsi legislasi.
00:12Itu sudah berbunyi sebetulnya.
00:14Sumer dana peservasi itu dari sini sudah berbunyi.
00:18Tapi dalam pelaksanannya tidak jalan, itu urusan pemerintah.
00:23Aturannya kita sudah siapkan, tapi pemerintah tidak menjalankan sebagaimana mestinya.
00:28Jadi nanti saya harap Pak Dirjen dari BINAMARGA atau dari Kementerian PU,
00:33nanti hambatannya di mana? Sampaikan kepada kita.
00:37Kemudian dari hambatan ini ada masalah di gugasi misalnya.
00:42Masalah penguatan terkait dengan dana peservasi ini.
00:46Seperti apa norma yang harus kita masukkan untuk penguatan kewenangan
00:53di Direkturat Jenderal BINAMARGA atau Kementerian PU,
00:56sehingga mendapatkan kepastian dana peservasi.
01:01Sebenarnya Pak, kalau kita mau jujur,
01:03dengan panjang jalan sekian, dana peservasi itu harusnya sudah komited Pak.
01:09Ya, harus sudah komited.
01:11Tidak bisa diganggu-gugat itu.
01:14Kalau dana peservasinya komited Pak,
01:17saya yakin teman-teman balai ini punya kemampuan Pak
01:19untuk merawat jalan ini secara baik.
01:22Saya pernah ngomong di ruangan ini.
01:24Dan saya tahu Pak,
01:26jika ada pejabat penting dari publik ini akan berkunjung ke suatu titik Pak.
01:30Presiden misalnya mau datang.
01:33Itu pasti jalan serusa apapun diperbaiki dalam waktu sesingkat-singkatnya.
01:41Sim Salabim, kata Pak Muklis.
01:44Kenapa beliau pernah bupati Pak?
01:45Betul nggak Pak Muklis?
01:47Betul kan?
01:49Wah, bupati pun tidak tidur Pak,
01:50apalagi Dirjen BINAMARGA-nya.
01:52Ya,
01:54dikerjakan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
01:59Dengan cermat dan bijaksana.
02:03Jadi,
02:06jadi kalau sebenarnya Pak Iwan,
02:08kalau mau bikin jalan di Indonesia ini mulus mudah.
02:10Pak Prabowo sering-sering keunjungan ke daerah-daerah.
02:12Pak, mulus semua jalan kita ini.
02:14Pak, mulus semua jalan kita ini.