Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Ombudsman RI menemukan sejumlah bangunan di bagian belakang Lapas Cibinong, Jawa Barat, dengan fasilitas cukup mewah.

Diduga, bangunan tersebut ditempati narapidana tertentu.

Sejumlah fasilitas mewah ditemukan di sejumlah bangunan di bagian belakang Lapas Cibinong, Jawa Barat.

Penemuan ini diungkap Ombudsman saat sidak pada Rabu, 23 September.

Bukan seperti blok hunian narapidana pada umumnya, bangunan ini justru terpisah dari area hunian utama dan memiliki fasilitas yang menyerupai tempat tinggal.

Tak hanya fasilitas mewah, sejumlah kendaraan mewah juga terparkir di area tersebut.

Menanggapi penemuan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat, Yudi Suseno, menyebut bangunan dengan fasilitas mewah tersebut bukan diperuntukkan bagi narapidana, melainkan untuk keperluan pejabat lapas.

Fasilitas yang tersembunyi di balik tembok Lapas Cibinong kini menjadi tanda tanya besar. Benarkah hanya diperuntukkan bagi pejabat atau ada fasilitas khusus bagi pihak tertentu?

Baca Juga [FULL] Anggota Ombudsman RI Ungkap Temuan Fasilitas Mewas di Lapas, Apa Saja? | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/nasional/692524/full-anggota-ombudsman-ri-ungkap-temuan-fasilitas-mewas-di-lapas-apa-saja-kompas-petang

#ombudsman #lapascibinong #sidak #narapidana

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/692525/full-ramai-temuan-fasilitas-mewah-di-lapas-cibinong-ini-penjelasan-kepala-kanwil-ditjenpas-jabar
Transkrip
00:00Di Breaking News Kompas TV, Ombudsman Republik Indonesia melakukan sidak di lapas kelas 2 Acibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
00:07Dan hasilnya, ditemukan belasan penginapan yang mana kamar-kamar itu lengkap dengan isinya seperti apartemen.
00:14Diduga kamar itu dimanfaatkan oleh para narapidana.
00:18Sidak itu dilakukan setelah pihak Ombudsman ditolak masuk dua kali.
00:22Hasil sidak ini cukup mengejutkan, karena Ombudsman menemukan dugaan fasilitas mewah di lapas,
00:28terdapat kamar seperti apartemen yang diduga kuat di sinarapidana.
00:33Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak lapas kelas 2 Acibinong
00:38terkait temuan anggota Ombudsman di lapas.
00:45Dan saudara seperti apa tanggapan dari Ditjen PAS terkait temuan fasilitas mewah di lapas, Acibinong?
00:52Kita sudah terbung melalui sambungan telepon dengan Yudi Suseno, Kepala Kantor Wilayah Ditjen PAS, Jawa Barat.
01:00Selamat siang. Assalamualaikum Pak Yudi.
01:03Ya, Pak Iksan. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
01:06Waalaikumsalam. Pak Yudi sudah inspeksi, apa, sudah ke lapas kelas 2 Acibinong siang ini?
01:13Saya sudah, ini juga masih di setoran Cibinong. Jadi, berkait dengan permasalahan di lapas Cibinong.
01:24Itu aja baik-baikumsalam.
01:25Oke. Kanwil dan Ditjen sudah ke sana, Pak. Apa hasilnya?
01:29Sampai saat ini, mulai tadi malam, tim dari Ditjen PAS dan tim dari kantor wilayah melaksanakan pendalaman,
01:38permintaan keterangan, dan lain sebagainya. Sampai saat ini masih bekerja, Pak Iksan.
01:43Mohon dukungannya, supaya segera kami dapat hasilnya dan kami akan laporkan kepada pimpinan.
01:49Dan kami juga tadi sudah konferensi PAS dengan beberapa rekan media di lapas Cibinong.
01:57Itu baik-baikumsalam.
01:57Oke, Pak. Kalau dari keterangannya Ombudsman RI, kan ini sudah banyak sekali.
02:03Sudah ditampilkan juga videonya seperti itu. Ruangan-ruangannya juga sudah ditunjukkan.
02:08Dari keterangan saksi juga yang disampaikan oleh salah satu anggota Ombudsman, Syafrida Rahmawati, bilang,
02:16kalau narapi tidak ada di sana, mengaku ini ruangan yang mereka bayar seperti itu.
02:24Apakah sudah terkonfirmasi oleh Kanwil dan juga Ditjen di sana?
02:28Sampai saat ini, kita masih belum menemukan bukti ke arah sana, ya.
02:33Baik, San. Itu kebetulan, itu kan sesuai dengan SK rumah jabatan, itu rumah jabatan.
02:38Beberapa memang di lingkungannya, itu ada yang namanya pondok SAE, sarana asimilasi dan edukasi.
02:45Itu diperuntukkan untuk yang sedang asimilasi.
02:49Itu, Pak San. Jadi, kalau memang toh ada pelanggaran di sana, ya nanti kita berdasarkan pendalaman dari tim,
02:57nanti tentunya kita akan laporan kepada tim binan.
03:01Itu, Pak San.
03:03Asimilasi narapidana yang proses warga binaan ini dilaksanakan di dalam lapas juga, seperti itu, Pak?
03:09Apa di...
03:10Di dalam lingkungan lapas, Pak Iksan.
03:14Jadi, tidak di ini. Itu masih dalam satu komplek lapas Cibinong.
03:19Oke, tapi tidak bersebelahan dengan lapas, atau seperti apa?
03:23Bersebelahan, Pak Iksan.
03:25Bersebelahan. Itu lokasinya bersebelahan dengan lapas.
03:27Dan itu perumahan dinas pejabat di lapas.
03:32Jadi, kompleknya itu satu komplek, satu wilayah, satu lokasi dengan perumahan dinas.
03:39Jadi, di sebelahnya itu, di sebelah lapas.
03:41Gitu, Pak Iksan.
03:42Oke, praktiknya memang selama ini asimilasi itu dilakukan di bangunan lain di dalam lapas juga, gitu, Pak ya?
03:49Iya, yang sudah memenuhi syarat sesuai dengan prosedur, itu memang diasimilasikan.
03:53Ada kegiatan peternakan ayam, ada, pokoknya ketahanan pangan, Pak Iksan.
03:58Di sana, dan ada juga kegiatan-kegiatan yang lainnya terkait dengan pembinaan.
04:04Oke, itu artinya kegiatannya ini sudah lebih terbuka, ya, bagi mereka yang jelang bebas seperti itu, ya?
04:10Iya, iya, Pak Iksan.
04:11Pak Kakanwi, lah.
04:12Tapi, mungkin nggak sih, Pak, kalau rumahnya itu lengkap gitu, full furnished gitu, Pak?
04:18Kalau itu kan, makanya ini sedang dalam pendalaman, karena itu kan rumah dinas jabatan, Pak Iksan.
04:22Ya, jadi kalau memang mungkin ada yang sedang asimilasi, mungkin istirahat atau segala macam, ya, itu nanti kita sedang dalami.
04:31Tentunya mungkin, ya, karena itu juga siang hari, kan, Pak Iksan, ya, itu memang mereka pada kerja di asimilasi itu.
04:41Menurut informasi yang saya dapatkan, informasi awal, itu dengan SK rumah jabatan, ada SK-nya, Pak Iksan.
04:50Oke, artinya kalau ini diduga, ada dugaan, lah, itu seperti digunakan untuk proses asimilasi,
04:59artinya Kanwil, Ditjen sudah mendapatkan nama-nama narapidana yang, ataupun warga binaan yang tinggal di rumah-rumah ini?
05:08Kalau rumahnya itu tetap rumah dinas jabatan, Pak Iksan, ya, tidak ada yang tinggal warga binaan di situ.
05:13Jadi mereka sore kembali ke dalam.
05:16Itu, Pak Iksan.
05:17Jadi pagi keluar, melaksanakan kegiatan asimilasi, sorenya kembali.
05:22Nah, itu prosedurnya seperti itu, Pak Iksan.
05:26Oke, Pak Yudi, ada beberapa nama warga binaan yang cukup dikenal, yang ada di lapas kelas 2 AC Bindong.
05:34Ada Verdi Sambo, ada Harvey Muis.
05:37Mereka di mana tinggalnya di sana?
05:40Di dalam, Pak Iksan.
05:41Di dalam.
05:42Mereka di dalam lapas.
05:45Tidak di pondok itu.
05:46Tidak ada satupun yang warga binaan yang di dalam pondok itu.
05:50Lalu menurut keterangan dari asil pemendalaman awal, ya.
05:53Gitu, Pak Iksan.
05:54Untuk dua nama ini di blok apa, Pak?
05:58Untuk lebih jelasnya, saya kan tidak juga menghapal satu-satu,
06:01karena saya semua, saya anggap juga semua warga binaan yang sama, ya, Pak Iksan, ya.
06:05Kita konsepnya kan seperti itu.
06:07Jadi saya juga tidak harus menghapal, tidak juga bisa menghapal satu-satu,
06:12itu di blok mana, samar mana, gitu, Pak Iksan.
06:13Yang pasti, Verdi Sambo, yang tadi disebutkan itu,
06:19beliau itu kan, atau yang bersangkutan itu,
06:21lebih fokus kepada kegiatan ibadah.
06:23Berarti ini beliau itu berada di, sebagai pengurus gereja.
06:31Oke.
06:31Itu, Pak Iksan.
06:32Oke, tapi di lapas kelas 2 itu ada Rapi Dana, Verdi Sambo, dan Harvey Buis.
06:38Ya, ya, makanya saya kan tidak terlalu mendalami satu persatu, ya, Pak Iksan, ya.
06:42Cuma yang saya tahu, yang atas nama yang disebutkan Pak Iksan tadi, Pak Verdi Sambo itu,
06:48ada di dalam, Pak Iksan.
06:50Dan tidak, setahu saya, dan sependalaman awal dari tim, itu Verdi Sambo ada di dalam.
06:57Ada di dalam lapas?
06:59Iya.
07:00Verdi Sambo dan Harvey Buis ada di dalam lapas.
07:03Oke, Pak Iudi, kalau untuk blok-blok di lapas kelas 2 AC Bindong ini,
07:10kondisinya seperti apa, Pak?
07:11Apakah overcapasitas, atau seperti apa itu?
07:15Kalau overcapasitas sudah pasti, ya, Pak Iksan,
07:19karena dari 500, sekurang lebih kapasitas 500-an itu,
07:24ya, sekarang kan lebih dari seribu, isinya.
07:28Itu tentunya pasti overcapasitas.
07:30Dan sebagian besar, dari lapas rutan di Jawa Barat ini,
07:34ya, memang overcapasitas.
07:36Oke, itu, Pak Iksan.
07:38Dan lapor kapasitas kita ini, ya, lebih dari 50 persen, kurang lebih.
07:42Pak, nggak?
07:42Kalau secara total, jumlah, ya.
07:45Baik.
07:46Pak Iudi, kalau temuan ombudsman ini,
07:51rumah-rumah, atau bahkan yang bentuknya ini seperti vila,
07:55seperti itu, ada fasilitas lengkap di sana,
07:58ada ruang tamu, ruang tidur,
08:00pendingin ruangan, AC, dan juga televisi, seperti itu.
08:04Ini tuh rumah dinas siapa saja, Pak, sebenarnya?
08:08Rumah dinas jabatan, pejabat-pejabat yang memang melaksanakan tugas jabatan di lapasi binong.
08:14Kalau toh fasilitas,
08:15itu nanti kita akan mendalami apakah memang itu dari mandiri mereka, ya kan?
08:21Mandiri pejabatnya, gitu kan?
08:23Kita juga nggak bisa terlalu dalam ke sana.
08:26Tapi paling tidak, kami tetap akan mendalami apakah itu dimanfaatkan oleh,
08:32dimanfaatkan kegiatan yang tidak betul, gitu.
08:35Atau ada penyimpangan, nanti kita sedang dalam.
08:38Dugaan penyimpangan itu, misalnya kamar itu dijual, itu bisa terjadi.
08:44Artinya, pejabat lapas tidak berdomisili di rumah-rumah itu, benar, Pak?
08:51Kalau masalah itu, saya belum terkonfirmasi, ya, Pak Iksan.
08:54Tapi kalau untuk katanya disewakan,
08:58saya rasa sejauh ini saya belum mendapat informasi seperti itu, Pak Iksan.
09:01Lalu siapa yang tinggal di rumah-rumah itu, Pak?
09:03Ya, pejabat yang sesuai dengan SK jabatan itu, Pak Iksan.
09:07Oke, ada SK-nya yang menentukan rumah ini ataupun apartemen ini ditempati oleh siapa?
09:13Hasil dari pemeriksaan oleh Kanwil dan juga di Jenpas,
09:18rumah ini ditempati atau tidak, Pak?
09:21Sesuai dengan SK-nya?
09:23Belum saya nikah.
09:24Tapi yang pasti, itu rumah dinas, ada SK jabatannya,
09:29saya dapatkan informasi dari pihak Lapasi Bino.
09:33Oke.
09:33Dan itu saja.
09:34Saya mau ngomong, Mangga, Mangga.
09:38SK untuk pejabatnya mendapatkan rumah ataupun apartemen ini
09:44sesuai dengan yang ada di SK, Pak?
09:48Dan apakah dari pemeriksaan, tadi Anda memasuki rumah-rumah itu?
09:52Benar?
09:52Ya, sekilas.
09:54Karena sudah banyak juga yang masukkan, saya yang pasti tim kami sudah ke sana semua.
10:00Tim dari Jenpas, maupun dari kantor wilayah.
10:02Kalau Pak Yudi tadi sudah masuk, artinya kalau rumah yang selama ini ditinggali,
10:09tentu terlihat, Pak.
10:10Terasa apakah rumah ini selama ini digunakan, ditempati seperti itu,
10:16atau selama ini dibiarkan kosong, dari pantauan Anda seperti apa tadi?
10:20Iya kan begini, Pak Iksan ya.
10:22Kalau itu kan persepsi ya.
10:24Jadi saya juga nggak bisa menyampaikan dulu persepsi nanti,
10:28biar nanti yang lebih valid adalah hasil pemiksaan.
10:31Karena orang melihatnya rumah ini seperti apartemen atau mungkin seperti itu kan,
10:35seperti apapun itu kan pasti persepsi.
10:37Iya kan?
10:38Itu Pak Iksan.
10:39Tetapi itu saya yakinkan itu berada dalam komplek Lapas Cibinong.
10:45Tidak di mana-mana, itu Pak Iksan.
10:47Di dalam Lapas Cibinong?
10:49Komplek Lapas Cibinong, di luar ya, di rumah dinas itu.
10:52Pokoknya dalam satu area Lapas Cibinong.
10:55Baik.
10:56Kami nantikan informasi yang lebih lengkap lagi,
10:59dari Dirjen PAS, baik itu dari Kanwil Jawa Barat juga.
11:03Terima kasih Pak Yudi Suseno,
11:05Kepala Kantor Wilayah Dirjen PAS Jawa Barat,
11:07sudah berbagi informasi bersama kami di Breaking News Kompas TV.
11:11Terima kasih Pak Yudi.
11:12Assalamualaikum.
11:13Terima kasih banyak ya, Pak Iksan ya.
11:14Baik.
11:15Assalamualaikum.
11:16Saudara, tetaplah di Breaking News Kompas TV.
11:18Informasi lainnya akan kami hadirkan.
11:20Usai jeda.

Dianjurkan