Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV - Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi isu utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh yang disebut harus dibayar hingga 80 tahun.

Purbaya merespons hal tersebut dengan nada berseloroh.

Ia menyebut dirinya kini sudah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan.

"Kan bukan gua menteri keuangannya, alhamdulillah selamat gua," ujar Purbaya disambut tawa.

Saat kembali disinggung mengenai persoalan utang tersebut, Purbaya mengaku tidak ingin lagi memikirkannya.

Ia bahkan mengatakan kini ingin menjalani hidup dengan lebih santai dan tidak lagi memikirkan persoalan tersebut.

"Jadi saya enggak mau mikirin itu lagi. Saya mau mancing di belakang rumah saja," kata Purbaya.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Aqshal

#suahasilnazara #menkeu #purbaya #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/690918/utang-whoosh-80-tahun-purbaya-alhamdulillah-selamat-gue
Transkrip
00:00Terakhir Pak, pesan apa?
00:01Pesan-pesan, lupa hasil Pak.
00:03Oh, nggak ada pesan. Dia kan udah jago, jalankan aja sesuai dengan keahlian dia.
00:06Lebih jago dari Bapak, Pak.
00:08Hah?
00:09Lo mancing ya?
00:11Gue ngomong jago-jago lagi, nanti selesai gue.
00:14Pak Burbayo terkait dengan postingan di TikTok itu, Pak.
00:16Kemarin viral, Pak, postingan Bapak di TikTok.
00:18Betul.
00:19Yang action-nya itu maksudnya apa, Pak?
00:23Bapak mau jadi pejabat yang lain, Pak?
00:25Enggak.
00:26Maksudnya apa, Pak?
00:27Keberapa?
00:28Pesan finansial Indonesia, Pak.
00:30Enggak, enggak.
00:31Enggak, kalau ada pensiun ya sudah.
00:33Berarti maksudnya apa, Pak?
00:35Menyebut kami sebabun, Pak.
00:38Dia bilang apa, katanya?
00:40Tidurnya, Pak.
00:43Mudah-mudahan seperti itu ke depan.
00:45Pokoknya semalam masih usah tidur, masih sebelum juga.
00:47Tapi selam udah lumayan lah.
00:49Sebelum juga, Pak.
00:50Yang ada, kan gue jauh orang.
00:52Kajol.
00:52Nunggu robot.
00:53Feeling-feeling sebelumnya ada, Pak?
00:55Sebelum dipercang mungkin?
00:56Hmm, itu feeling-nya enggak ada.
00:59Cuman ada hitungan saya, ada sesuatu yang mungkin 50-50 kansnya.
01:04Tapi harus diambil.
01:06Tapi setelah itu kan itu hak beragati presiden.
01:09Pak Nijunnya apa itu, Pak Nijunnya apa jadi 50-50, Pak?
01:11Oh, itu.
01:12Oh, enggak tahu.
01:13Maksudnya Pak Presiden lah itu.
01:15Tapi kan bisa lihat dari omongannya.
01:17Oh, 50-50, udah.
01:17Pak, berarti enggak minat, Pak?
01:18Bisa jadi pejabat negara lagi, Pak?
01:20Enggak.
01:21Sama sekali.
01:22Sama sekali.
01:23Jadi enggak mau gue mancing belakang rumah.
01:28Pak Enofer, Wus, jadi Pak hari ini.
01:30Wus, jadinya mancingnya gimana, Pak?
01:32Wus, kan gue bukan menteri kuenya.
01:3315 ketika yang rakyat.
01:35Alhamdulillah, selamat gue.
01:37Jadi 80 tahun tidur dengan nyenyak ya, Pak?
01:40Enggak pikir yang utang Wus.
01:41Kan kemarin katanya sampai kemati.
01:42Enggak, kan umur saya enggak sampai 80 tahun.
01:4810 tahun lagi udah syukur kalau bisa.
01:51Jadi kita doa aja, doa terus.
01:53Ya, makasih ya.
02:09Makasih ya.
02:19Buka, buka jalannya ya.
02:23Buka jalannya ya.
02:24Buka jalannya ya.
02:26Buka jalannya.
02:38Terima kasih.
03:06Terima kasih.
03:37Terima kasih.
03:50Terima kasih.
04:16Terima kasih.
04:49Terima kasih.
05:00Terima kasih.
05:29Terima kasih.
05:32Terima kasih.
06:02Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan