Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap perkembangan penanganan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN yang bermula dari laporan pengaduan masyarakat.

Dalam rangkaian operasi tangkap tangan pada Senin, 14 September 2026, KPK mengamankan sejumlah pihak dari unsur Kementerian ATR/BPN, pihak swasta, hingga pengemudi. Perkara tersebut diduga berkaitan dengan pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB), termasuk pembukaan blokir dan pemecahan HGB di Kabupaten Bogor.

KPK mengungkap adanya dugaan pemberian uang sebesar Rp1,5 miliar dari pihak swasta melalui perantara. Sebagian uang tersebut, senilai Rp200 juta, diduga diserahkan kepada Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1.

Selain perkara tersebut, KPK juga menemukan dugaan penerimaan lain yang berkaitan dengan layanan pertanahan di lingkungan Kementerian ATR/BPN, termasuk pengurusan HGB serta dugaan gratifikasi terkait mutasi, promosi, dan layanan pertanahan lainnya.

Dalam rangkaian penyelidikan, KPK turut mengamankan barang bukti elektronik dan uang tunai dengan nilai sekitar Rp106,3 miliar. Uang tersebut ditemukan di sejumlah lokasi dalam bentuk rupiah dan mata uang asing.

KPK menyatakan masih mendalami asal-usul, peruntukan, aliran, serta pihak-pihak yang diduga menerima maupun menyerahkan uang tersebut. Setelah menemukan kecukupan alat bukti, perkara kemudian dinaikkan ke tahap penyidikan.

#kpk #atrbpn #hgb #korupsi #ottkpk #bogor

Baca Juga Laporan Terkini dari Gedung KPK, 17 Orang ATR/BPN & Politisi Golkar Terjaring OTT | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/690903/laporan-terkini-dari-gedung-kpk-17-orang-atr-bpn-politisi-golkar-terjaring-ott-kompas-petang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/690904/terbaru-kpk-tetapkan-8-tersangka-ott-hgb-bogor-orang-kepercayaan-menteri-ditahan-kompas-petang
Transkrip
00:00Saudara F. E. Z.
00:04Selaku pihak swasta juga yang diduga juga orang kepercayaan menteri ATR BPN.
00:09Yang ke-16 Saudara M. F.
00:13Sama selaku pihak swasta yang diduga juga selaku orang kepercayaan menteri ATR BPN.
00:18Yang ke-17 Saudara S. U. P.
00:22Selaku driver.
00:25Ke-18 Saudara P. D. C.
00:27Selaku driver Kepala Kantah Kabupaten Bogor I.
00:32Dan yang terakhir ke-19 Saudara J. D. P.
00:36Selaku pihak swasta.
00:39Itu nama-nama yang kemarin diamankan oleh tim penyelidik dalam kegiatan peristiwa tertangkap tangan di tanggal 14 hari Senin kemarin.
00:50Ada pun konstruksi perkaranya.
00:53Perkara ini bermula dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan tindak penyelidikan.
01:00Kepala Korupsi yang terjadi di lingkungan kementerian ATR BPN.
01:05Yang kemudian oleh KPK ditindaklanjuti melalui kegiatan penyelidikan.
01:13Belum kami garisbawahi bahwa di lingkungan kementerian ATR BPN ini artinya keseluruhan jajaran di kementerian BPN ya.
01:21Salah satunya juga termasuk Kepala Kantor atau Kantor Pertanahan Bogor I.
01:27Bahwa peristiwa dugaan tidak penyelidikan korupsi ini diduga berawal dari pengajuan perpanjangan HGB A guna bangunan atau pengecahan HGB ke
01:40SHM.
01:42Sertifikat tak milih atas tanah yang dikelola oleh PT Sumarekon yang berlokasi di Kabupaten Bogor.
01:50Dimana diduga sebagian dari tanah tersebut masih bermasalah atau bersengketa dengan beberapa pemilik ahli waris sebelumnya.
02:03Yang diduga memegang SHM sertifikat atas tanah-tanah tersebut.
02:09Kemudian pihak-pihak pemilik tanah atau ahli waris mengajukan gugatan perkara ke PT Tun Bandung
02:18atas penerbitan 9 sertifikat hak guna bangunan Sumarekon
02:25yang diterbitkan oleh Kepala Kantor Wilayah ATR BPN Jawa Barat
02:31dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor
02:37dengan pihak tergugat Kakan Wiljabar dan Kakan Tah Bogor.
02:43Jadi ini ada perkaranya di Petun Bandung.
02:47Kantah Bogor kemudian mengundang ahli waris untuk mediasi.
02:53Selanjutnya ahli waris mengajukan blokir atas SHGB Sumarekon.
02:59Jadi memang ada ketentuan ketika memang ada gugatan
03:02yang mempunyai sertifikat atau ahli waris bisa mengajukan blokir
03:08sementara untuk penanganan perkaranya.
03:12Di sisi lain ahli waris juga melakukan pencabutan gugatan di PT UN Bandung.
03:19Bahwa selanjutnya terjadi komunikasi antara sodara IA
03:24selaku pihak swasta
03:27dan juga sebagai perantara pihak Sumarekon
03:31dengan sodara RERW
03:35selaku pihak swasta yang diduga
03:38sebagai orang kepercayaan menteri
03:41yang menyebut bahwa sodara SON
03:45selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I
03:49untuk membuka blokir dan pemecahan AGB
03:54yang menjadi obyek yang disekatakan.
03:59Namun sodara SON tidak mau menuruti
04:03kecuali yang bersangkutan
04:06menyampaikan apabila mendapat arahan dari atasannya.
04:12Ini yang kemudian awal menjadi permasalahan yang dilaporkan
04:17bahwa kemudian sodara IA dan sodara LAV
04:21selaku pihak swasta atau perantara pihak Sumarekon
04:26mendekati ERW
04:29yang merupakan
04:30tadi orang kepercayaan menteri
04:34agar dibantu berkomunikasi dengan sodara SON
04:39untuk melakukan atau permohonan
04:43pembukaan blokir dan pemecahan HGB
04:45bahwa pada awal Agustus 2026
04:50dari komunikasi antara IA dan LAV
04:54diperoleh informasi
04:56bahwa untuk pembukaan blokir
04:59dan atau penerbitan sertifikat tanah
05:03Sumarekon
05:04yang tadi ada sengketannya
05:07SON melalui ERW
05:10meminta V dengan kode 2
05:14yang diduga sejumlah 2M
05:18artinya 2 itu artinya 2M
05:20jadi ada kode-kode komunikasi
05:23yang dilakukan antara IA dan LV
05:26itu bahwa SON meminta 2
05:31namun pihak Sumarekon
05:33hanya menyanggupi sejumlah
05:341,5 miliar
05:37jadi terjadi negosiasi
05:38karena diduga
05:40masih ada pihak-pihak lain
05:42yang akan mendapatkan
05:43fee broker dari pengurusan tersebut
05:48bahwa kemudian pada tanggal 27 Agustus 2026
05:53sodara ADL
05:55selaku Direktur Utama
05:57Sumarekon
05:58melalui sodara IA dan sodara LV
06:02diduga menyerahkan uang
06:04sebesar 1,5 M kepada ERW
06:07jadi sudah ada penyerahan
06:09pada tanggal 27 Agustus 2026
06:13selanjutnya
06:15ERW menyerahkan sebagian dari uang tersebut
06:19yaitu senilai 200 juta
06:21kepada sodara SON
06:23selaku Kak Antah Bogor I
06:25penyerahan dilakukan di sebuah cafe
06:29di Jakarta Selatan
06:31itu sebagai
06:34fee pembukaan blokir dan pemecahan HGB
06:38atas pihak Sumarekon
06:42ini yang
06:43kemudian ada penyerahan berikutnya
06:46kepada sodara SON
06:48selaku Kak Antah
06:49atas prestasi yaitu
06:52melakukan pengurusan pembukaan blokir
06:54dan pemecahan HGB
06:55bahwa ada penerimaan-penerimaan lain
06:59yang dilakukan
06:59atas pengurusan HGB
07:02yang diurus oleh pihak Sumarekon
07:05itu bahwa para oknum
07:08di lingkungan kementerian ATR BPN
07:11juga diduga melakukan
07:14penerimaan lain
07:16atau gratifikasi
07:17dan gratifikasi
07:19terkait mutasi
07:20promosi dan
07:22layanan pertahanan lainnya
07:26jadi selain
07:27peristiwa yang pertama
07:29tadi di kantor
07:31pertanahan Bogor I
07:33kami menemukan juga ada
07:35penerimaan-penerimaan lainnya
07:37diantaranya terkait
07:39proses pengurusan HGB
07:40atas tanah
07:41yang dikelola
07:42PT BPA
07:46bahwa diduga
07:47PT BPA melakukan
07:49pemberian
07:50sejumlah
07:51uang pengurusan
07:53kepada
07:54saudara
07:55ARW
07:56dari selaku
07:56perantara
07:57sejumlah total
07:592,1 miliar
08:00selanjutnya
08:02dari jumlah tersebut
08:03saudara ARW
08:04menyetorkan
08:051,8 miliar
08:06kepada
08:06saudara
08:07ARF
08:09ini selaku
08:10pihak swasta
08:12yang juga
08:12menjadi
08:14diduga
08:15jadi orang
08:15kepercayaan menteri
08:16selain itu
08:18terdapat
08:18dugaan
08:18penerimaan lainnya
08:19yang dilakukan
08:21oleh
08:21saudara
08:22LMP
08:22bersama-sama
08:24saudara
08:25ARF
08:26sejumlah
08:288 miliar
08:29ini ditemukan
08:32dalam
08:329
08:34koper
08:35berwarna merah
08:36yang saat
08:38ditemukan di TKP
08:39itu masih tertulis
08:40di bagian
08:42depan
08:43kopernya
08:43LMP
08:45jadi atas
08:46nama orang yang bersangkutan
08:47yang kemudian
08:49dari hasil
08:50kegiatan
08:50penyelidikan
08:51di lapangan
08:52juga ditemukan
08:53setoran
08:54tunai
08:55sejumlah
08:5510 miliar
08:56pada tanggal
08:587 September
08:592026
09:00dari
09:02mutasi
09:02rekening
09:03ARF
09:04jadi dari
09:06hasil penyelidikan
09:06di lapangan
09:07tim juga
09:08menemukan
09:09penyetoran-penyetoran
09:10sejumlah uang
09:11di mutasi
09:12saudara
09:12ARF
09:13serta
09:14terdapat
09:15sejumlah
09:15periman lainnya
09:16yang diduga
09:18berasal dari
09:18urusan layanan
09:19pertanahan
09:20di
09:20kementerian
09:21ATR
09:22BPN
09:22selanjutnya
09:24uang-uang tadi
09:25disimpan
09:26dalam koper
09:27dan
09:27dalam
09:29kardus-kardus
09:30bagai tempat
09:31penyimpanan
09:33bahwa kemudian
09:35saudara
09:35ARF
09:35juga diduga
09:37berperan
09:38sebagai
09:38pengepul uang
09:40dari
09:41saudara
09:42ARW
09:43ataupun
09:43saudara
09:44MF
09:45selaku
09:46pihak swasta
09:47keduanya
09:47yang
09:48diduga
09:49selaku
09:49orang
09:49kepercayaan
09:50menteri
09:50terkait
09:52pengurusan
09:53layanan
09:53pertanahan
09:54pada
09:54kantor
09:55pertanahan
09:56kantar
09:58kantor
09:59wilayah
09:59kanwil
10:00maupun
10:01kementerian
10:02ATR
10:03BPN
10:08diartinya
10:09banyak
10:10yang
10:11kemudian
10:12dilakukan
10:12pengurusan
10:13pengurusan
10:13di lingkungan
10:14ATR
10:14BPN
10:14baik
10:15di level
10:15kantah
10:16kanwil
10:16dan
10:17di level
10:17pusat
10:19selanjutnya
10:20juga
10:20uang-uang
10:21yang diberikan
10:23kepada
10:23saudara
10:24FAZ
10:25ini salah
10:26satu
10:27pihak swasta
10:27juga
10:27yang diduga
10:28orang
10:28kepercayaan
10:29menteri
10:32yang juga
10:34berperan
10:35selaku
10:36penampung
10:36uang
10:37yang dikumpulkan
10:37oleh
10:38saudara
10:38ARF
10:41ini masih
10:42temuan-temuan
10:44yang kemudian
10:45ada
10:45di lapangan
10:46yang
10:46faktanya
10:47kemudian
10:48dikumpulkan
10:48oleh
10:49penyelidik
10:50dan nanti
10:50akan
10:50dikembangkan
10:52di proses
10:52penyidikan
10:53yang
10:53akan berjalan
10:54penyidik
10:56masih terus
10:57mendalami
10:57nasal usul
10:58peruntukan
10:59aliran
11:00serta pihak-pihak
11:01yang diduga
11:01menerima
11:02maupun
11:03menyerahkan
11:04uang tersebut
11:05termasuk
11:06kaitannya
11:06dengan
11:07adanya
11:09kaitan
11:10dengan proses
11:11layanan
11:12pertanahan
11:12pada
11:13berbagai level
11:15tingkatan
11:16di
11:16Kementerian
11:17ATR BPN
11:18dari
11:19Kantah
11:20Kanwil
11:20dan
11:20Pusat
11:24dalam rangkaian
11:26peristiwa
11:27ketakap tangan
11:28ini
11:28tim KPK
11:30turut juga
11:31mengamankan
11:31sejumlah
11:32barang bukti
11:33yang berhasil
11:34diamankan
11:35pada saat
11:35kegiatan
11:36di lapangan
11:37seperti
11:38barang bukti
11:39elektronik
11:39hingga
11:40uang tunai
11:41yang saat ini
11:43sudah
11:43nanti juga akan
11:44diperlihatkan
11:46kepada rekan-rekan
11:47yang nilainya
11:48kurang lebih
11:49total
11:50mencapai
11:51100,6
11:54106,3
11:56miliar
11:58ini
12:00termasuk
12:01yang
12:02jumlah
12:03terbanyak
12:04dari kegiatan
12:05tangkap tangan
12:06yang sudah
12:07dilakukan oleh
12:09KPK
12:10sebelum-sebelumnya
12:10yang terakhir
12:12yang cukup banyak
12:12jumlahnya
12:13kegiatan
12:14tangkap tangan
12:14di
12:15kantor
12:16biaya cukai
12:16saat itu
12:18mencapai
12:19total
12:20barang bukti
12:21uang
12:21sebesar
12:2245 M
12:23ini rupanya
12:24lebih
12:24lebih besar
12:25lagi
12:25uang tunai
12:27yang ditemukan
12:29ini berada
12:30di rumah
12:31saudara
12:31ARF
12:32dalam beberapa
12:33koper
12:34berwarna
12:35merah
12:36dengan pecahan
12:37rupiah
12:37dan
12:38ada juga
12:39falas
12:40kalau dirinci
12:42ada
12:4231,86
12:45miliar
12:46dalam
12:46rupiah
12:47atau uang rupiah
12:48kemudian ada
12:50dalam bentuk
12:51dolar Amerika
12:52USD
12:53sebesar
12:542.611.500
12:58kemudian
12:59dalam pecahan
13:00SGD
13:001.974.500
13:06ada juga
13:08dalam
13:08pecahan
13:09mata uang
13:10rial
13:10Arab Saudi
13:11sebanyak
13:12910
13:14dan
13:15terakhir
13:16ada
13:17mata uang
13:17ringgit
13:18Malaysia
13:18sebesar
13:19981
13:22kemudian
13:22juga
13:23ditemukan
13:23uang tunai
13:24di rumah
13:25saudara
13:26L.E.V.
13:28sejumlah
13:30896
13:30juta
13:32berikutnya
13:33uang tunai
13:34juga ditemukan
13:34di rumah
13:35saudara
13:35Z.N.M.
13:38sejumlah
13:398 juta
13:39dan terakhir
13:40juga ditemukan
13:41uang tunai
13:42di rumah
13:42saudara
13:43SON
13:44sejumlah
13:4649
13:47juta
13:49dari
13:51rangkaian
13:51kegiatan
13:52jenidikan
13:53tertutup
13:53yang kemudian
13:55dilakukan
13:57gelap
13:57perkara
13:58dibahas
13:59di
14:00ekspos
14:00dengan pimpinan
14:01dan kemudian
14:02setelah ditemukan
14:03adanya
14:04dugaan
14:05tindak penang
14:05korupsi
14:08KPK
14:09kemudian
14:09menaikkan
14:10status
14:11perkara ini
14:12ke tahap
14:13penyidikan
14:15sebagaimana
14:16ketentuan
14:19hukum acara
14:21yang baru
14:21khab
14:23pasal
14:2490
14:25setelah ditemukan
14:26kecukupan alat bukti
14:27minimal 2
14:28alat bukti
14:29dinaikkan
14:30ke tahap
14:31penyidikan
14:31dan
14:32bagaimana
14:34ketentuan
14:34dalam pasal
14:3590 tersebut
14:36ayat 3
14:37ketika
14:37peristiwa
14:38terangkap
14:38tangan
14:39KPK akan
14:40menetapkan
14:40tersangka
14:41jadi
14:42kemarin
14:43sudah ditetapkan
14:44sudah
14:45hasil penyidikan
14:46dan gelar
14:47perkara
14:47ada 6 orang
14:50oh iya
14:52maaf
14:53ada 8 orang
14:54yang ditetapkan
14:57sebagai tersangka
14:57terima kasih
14:59terima kasih
14:59Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan