00:00Saya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional hari ini telah mengeluarkan
00:041.653 satuan pendidikan atau sekolah
00:08dari daftar penerimaan manfaat makan berisi gratis di seluruh Indonesia.
00:14Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:17Selamat siang, salam sejahtera untuk kita semuanya.
00:20Salam, Om Swastiastu, Nama Budaya, Salam Kebajikan, Rahayu, Salam Segerwaras, Salam Sehat untuk Bapak-Ibu semuanya.
00:27Saya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional hari ini telah mengeluarkan
00:321.653 satuan pendidikan atau sekolah dari daftar penerimaan manfaat makan berisi gratis di seluruh Indonesia
00:41yang mayoritas dari 1.653 yang kami exclude atau kami keluarkan dari daftar penerimaan manfaat tadi adalah
00:51sekolah-sekolah yang adalah sekolah swasta bertaraf internasional,
00:55sekolah atau satuan pendidikan yang berkisah sama dengan institusi internasional maupun nasional
01:02dan sekolah-sekolah yang sudah secara mandiri secara finansialnya
01:08tanpa bergantung pada bantuan operasional sekolah atau dana BOS.
01:12Kami juga telah berkisah sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan juga Kementerian Agama
01:20untuk kemudian mendata seluruh satuan pendidikan atau sekolah yang ada di Indonesia
01:26dari lebih dari 580 ribu satuan pendidikan atau sekolah yang ada di Indonesia yang terdiri dari
01:34sekolah-sekolah negeri, madrasah, pondok pesantren, dan sekolah keagamaan lainnya
01:40lebih dari 340 ribu sekolah telah mendapatkan atau dilayani program MBG di sekolahnya.
01:49Artinya, masih ada sekitar 240 ribu sekolah yang belum menerima program MBG.
01:58Kami menerima banyak sekali surat permohonan dari sekolah-sekolah yang belum mendapatkan MBG sampai dengan saat ini
02:06dan itu akan kami investigasi untuk kemudian kami layani program MBG itu secara bertahap
02:14sesuai dengan tahapan-tahapan yang kami punyai.
02:19Prioritas kami tentu saja adalah sekolah-sekolah atau satuan pendidikan yang berada di wilayah 3T
02:26terdepan, terluar, dan tertinggal, serta wilayah-wilayah lain yang angka stuntingnya tinggi dan tinggi sekali.
02:35Contoh saja misalnya di Maluku dan di Papua, misalnya ada sekitar 15 ribu satuan pendidikan yang belum terlahani.
02:43Tentu saja wilayah-wilayah seperti di Maluku dan Papua ini menjadi prioritas
02:47ditambah dengan wilayah-wilayah lain yang angka stuntingnya tinggi
02:51dan wilayah-wilayah 3T lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia.
02:55Kami akan segera membuka SPPG, Satuan Pelayanan Pemunahan Gisi
03:00di tempat-tempat prioritas tadi secara bertahap terukur
03:05sehingga implementasi dari program aktifasi pembukaan dapur SPPG nanti itu
03:12bisa berjalan dengan aman dan tentu saja efisien serta tepat sasaran
03:18sebagaimana yang kita inginkan.
03:21Demikian barangkali hal-hal yang ingin kami sampaikan.
03:24Akhir kata, Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
03:28Salam sejahtera
03:30Salam
03:32Om Santi Santi Santi Om
03:34Nama budaya
03:35Salam kebajikan rahayu
03:37Salam segeras untuk kita semuanya.
03:40Salam segeras untuk kita semuanya.
Komentar