Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Prabowo Mengaku Tak Pernah Menang Lawan Luhut: Beliau Jago Lari dan Tembak

Prabowo Subianto bagikan kenangan menggelitik saat lepas Kontingen Asian Games ke-20 di Istana Negara.

Beliau mengakui keunggulan Luhut Binsar Pandjaitan yang jago lari dan menembak sampai dirinya tak pernah menang.

Namun, Prabowo mengaku selalu menang kalau main tenis lawan prajuritnya dulu bukan karena jago, tapi karena para anak buah tak berani mengalahkan sang komandan.

#PidatoPrabowoAsianGames #KalahLawanLuhut

Creative/Video Editor: Icha/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:01Memimpin, berkorban juga.
00:04Karena jadi pemimpin cabang olahraga di Indonesia tidak seperti di negara lain.
00:11Di kita ini berkorban.
00:14Berkorban waktu, berkorban tenaga, berkorban...
00:21Kalian tahu berkorban apa lagi?
00:25Iya kan?
00:30Saya yakin istri mereka sebetulnya tiap kali mereka berangkat untuk memimpin olahraga,
00:38sebetulnya istrinya itu mukanya enggak suka.
00:43Suaminya juga enggak suka.
00:45Di Indonesia lain.
00:48Mereka senyum agak kecut senyumnya itu.
00:53Tapi ada sesuatu di dalam diri mereka.
00:56Ada sesuatu.
00:58Mereka itu juga cinta tanah air.
01:00Mereka ingin berbuat.
01:05Mereka sebetulnya sudah sampai puncak-puncak karir mereka.
01:12Tapi di situ dia masih ingin, saya ingin.
01:16Walaupun sebagian besar juga dulu juga olahragaan-olahragaan hebat juga.
01:21Pak Luhut itu jago lari, jago tembak.
01:27Saya enggak pernah menang lawan beliau waktu itu.
01:30Tapi waktu saya jadi komandan, habis itu benar.
01:34Kalau tenis saya menang terus.
01:39Saya menang terus waktu tenis.
01:42Begitu saya pensiun, kaget saya.
01:45Saya kalah terus.
01:49Rupanya ini kalau di tentara itu anak buah enggak berani ngalahin komandan.
01:56Saya merasa diri hebat waktu itu.
01:58Tiap main sebagai waktu saya komandan itu, menang terus.
02:10Begitu pensiun, kalah terus.
02:13Habis itu teman-teman saya kan yang istilahnya pangkat ketinggalan, nah di situ.
02:18Saya diundang terus reuni.
02:20Main tenis saya dihabisin.
02:23Main tenis saya dapat 61.
02:2961, 60, 61.
02:35Tapi intinya kita semangat.
02:38Saya kira itu dari saya selamat berjuang.
02:40Semoga Tuhan yang maha besar selalu memberi kekuatan.
02:45Dan yang terbaik kepada kalian semua.
02:47Dan saya enggak lupa, saya diberi laporan oleh Pak Erick.
02:51Pak, untuk SEA Games, medali Mas dapat 1 miliar.
Komentar

Dianjurkan