Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Link Terkait:
https://www.suara.com/news/2026/09/10/104747/korbanya-tembus-50-ribu-keracunan-massal-program-mbg-kini-ancam-psikologis-anak

Korban MBG Tembus 50 Ribu: Keracunan Massal Beralih Jadi Ancaman Psikologis Anak

Maraknya kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa lebih dari 50 ribu korban kini berpotensi memicu trauma psikologis pada anak-anak.

Menteri PPPA Arifah Fauzi menekankan pentingnya pendampingan serta edukasi khusus karena respons dan kondisi psikologis tiap anak dalam menghadapi trauma makanan berbeda-beda.

Di tengah melonjaknya angka kejadian di berbagai daerah, pemulihan fisik dan mental anak diprioritaskan agar dampak buruk tidak berlarut-larut.

Selengkapnya dalam video di atas.

#MBGancampsikologisanak #korbanMBGtembus50ribu

Creative/Video Editor: Lia/Rizal
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Korban MBG tembus 50 ribu, keracunan massal beralih jadi ancaman psikologis anak.
00:06Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi,
00:10memperingatkan potensi trauma psikologis pada anak-anak
00:13akibat maraknya kasus keracunan makan bergizi gratis.
00:17Tingkat kecemasan tersebut dinilai bervariasi,
00:20bergantung pada kondisi psikologis masing-masing anak.
00:23Guna memulihkan kondisi korban pendampingan psikologis dan edukasi intensif dinilai krusial,
00:28asalnya sebagian anak mulai menunjukkan trauma
00:31dengan menolak jenis makanan tertentu setelah insiden tersebut.
00:35Arifah menegaskan bahwa pengalaman traumatik yang dialami anak secara langsung
00:40beresiko memicu gangguan psikologis jangka panjang.
00:44Oleh karena itu, penanganan yang tepat diperlukan untuk memulihkan kepercayaan diri anak terhadap makanan.
00:50Data Kementerian Kesehatan per 2 September 2026
00:54mencatat korban keracunan MBG menembus 50.059 orang
00:59dari 560 insiden di 245 daerah.
01:04Angka ini terus melonjak seiring munculnya kasus baru di Sleman dan Pati.
01:11Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan