Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Ancam Kawasan IKN, Kebakaran Hutan dan Lahan Catat Luasan Terdampak 458 Hektare

Link terkait: https://kaltim.suara.com/read/2026/09/09/103837/karhutla-ancam-wilayah-ikn-luasan-terdampak-capai-458-hektare

Kebakaran hutan dan lahan melanda wilayah delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan area terdampak mencapai 458 hektare.

Pihak OIKN memastikan titik api berada di kawasan penyangga luar (berjarak 30-40 km) dan aman dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Penanganan masif lewat pemadaman darat dan water bombing terus dilanjutkan, didukung patroli 24 jam untuk mencegah munculnya titik api baru.

#KebakaranHutanWilayahIKN #IbuKotaNusantara

Creative/Video Editor: Icha/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Ancam kawasan IKN, kebakaran hutan dan lahan catat luasan terdampak 458 hektare.
00:07Bencana kebakaran hutan dan lahan menerjang wilayah deliniasi Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur
00:15dengan luas area terdampak mencapai 458 hektare.
00:19Meskipun memicu kerusakan yang lumayan luas,
00:22intensitas titik panas terpantau mulai melandai pada awal September 2026
00:28berkat upaya pemadaman yang dilakukan secara masif oleh tim gabungan.
00:33Otorita Ibu Kota Nusantara memastikan bahwa lokasi kebakaran berada jauh dari kawasan inti pusat pemerintahan.
00:41Staff khusus Kepala OIKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga,
00:47menjelaskan bahwa titik api berjarak sekitar 30 hingga 40 km dari zona inti pembangunan.
00:54Sebagian besar area yang terbakar berada di kawasan penyangga luar,
00:59seperti Bukit Tengkorak di Kabupaten Penajam Pasir Utara.
01:03Upaya penanganan kebakaran dilakukan melalui strategi kolaborasi darat dan udara.
01:08Tim Satgas Gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, dan Manggala Agni
01:15dikerahkan untuk memutus perambatan bar api pada tanah gambut serta semak belukar kering.
01:22Sementara itu, operasi udara mengandalkan helikopter bantuan BNPB
01:27untuk melakukan pemadaman di titik-titik ekstrim
01:30seperti lereng dan tebing bukit yang sulit dijangkau dari darat.
01:34Guna menjaga stabilitas kawasan,
01:37OIKN bersama BNPB memutuskan untuk memperpanjang masa siaga operasi waterbombing dan pemantauan udara.
01:44Selain itu, poskop pengawasan serta patroli lapangan disiagakan penuh selama 24 jam non-stop
01:51untuk mendeteksi munculnya titik api baru secara dini
01:55agar tidak meluas ke area koridor hijau IKN.
01:58Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan