00:00Saudara-saudara, Bapak SBY pernah jadi Jenderal, saya juga pernah, tapi kita TNI yang diajarkan, yang dibesarkan, yang dibina sebagai
00:16tentara rakyat.
00:18Kita dididik dari kecil sebagai tentara rakyat, yang berjuang untuk rakyat.
00:24Jadi kita justru menghayati bahwa tentara itu adalah milik rakyat.
00:34Dan kalau kita ingin terus berbakti, mengabdi di bidang politik, kita harus menjalankan politik itu melalui demokrasi.
00:54Saya kira Pak SBY memberi contoh, pensiun keluar dari tentara, bikin partai, maju, kehadapan rakyat, mendapat mandat.
01:14Demikian juga saya.
01:27Kalau nyontek yang baik, boleh.
01:34Saya juga bikin partai, maju ke rakyat, minta mandat.
01:45Empat kali tidak dikasih mandat.
01:50Tapi, akhirnya dikasih juga.
01:57Maksudnya, saya ingin sampaikan, Pak SBY partenya tadi dikatakan oleh Mas Ahayi.
02:07Dikatakan, Parti Demokrat pernah menang, pernah tidak menang.
02:23Bicarakan harus halus.
02:29Pernah di puncak, pernah tidak di puncak, pernah di pemerintahan tidak.
02:36Tapi waktu tidak berkuasa, Parti Demokrat tidak cacimaki.
02:48Parti Demokrat tidak bakar-bakar.
02:59Saya waktu empat kali tidak menang.
03:09Saya pun terima, ya sudah, kita maju lagi.
03:17Ini demokrasi Indonesia.
03:22Dan hari ini, di panggung ini, ya inilah demokrasi Indonesia.
03:33Terima kasih.
Komentar