Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Imbas Siswa SMK di Karo Hilang Ingatan Akibat MBG, Amnesty Tuntut Penghentian Program

Link terkait:
https://www.suara.com/news/2026/09/08/202418/siswa-smk-di-karo-diduga-hilang-ingatan-usai-keracunan-mbg-amnesty-desak-program-disetop

Amnesty International Indonesia mendesak pemerintah segera menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut dugaan hilang ingatan yang dialami seorang siswa SMK di Kabupaten Karo.

Insiden tragis tersebut dinilai sebagai bentuk kegagalan negara dalam menjamin hak atas pangan sehat dan perlindungan masa depan anak.

Dengan total korban keracunan menembus puluhan ribu jiwa, aparat penegak hukum didesak usut tuntas indikasi tindak pidana serta menuntut pertanggungjawaban para penyelenggara program.

Selengkapnya dalam video di atas.

#MBGHilangIngatan #Amnesty #MBG

Creative/Video Editor: Lia/Atha
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Imbas siswa SMK di Karo hilang ingatan akibat MBG, Amnesty tuntut pemberhentian program.
00:06Amnesty Internasional Indonesia mendesak pemerintah menghentikan program makan bergizi gratis
00:12usai seorang siswa SMK di Karo diduga mengalami hilang ingatan.
00:17Direktur Eksekutif Amnesty Usman Hamid menilai,
00:20maraknya keracunan masal ini bukti kegagalan negara melindungi warga.
00:25Usman menegaskan hilangnya daya ingat anak merenggut masa depan
00:29dan melanggar hak atas pangan sehat.
00:32Merujuk data JPBI, total korban keracunan MBG di 36 provinsi telah mencapai 43.838 orang.
00:41Amnesty mendesak aparat pusu tuntas dugaan tindak bidana dalam kasus ini.
00:46Pihaknya menuntut pertanggung jawaban seluruh penyelenggara
00:49atas buruknya akuntabilitas dan transparansi program MBG.
00:54Insiden ini menimpa siswa berinisial FBP,
00:56Pusai menyantap menu MBG pada 13 Agustus 2026.
01:01Hingga kini keluarga masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi
01:05untuk memastikan kondisi korban.
Komentar

Dianjurkan