- 22 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Gizi Nasional BGN sudaryono mengklaim polisi telah menyelidiki SPPG yang diduga menjadi penyebab keracunan. Bahkan kasus ini telah naik ke tahap penyidikkan.
Lalu, bagaimana memastikan kasus ini dapat terselesaikan hingga tak ada lagi korban jiwa yang alami keracunan?
Kita bahas bersama Anggota Komisi 9 DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Edy Wuryanto dan Pakar Hukum Pidana Universitas Jenderal Sudirman Prof Hibnu Nugroho.
Produser: Theo Reza
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689324/full-dpr-pakar-hukum-pidana-soal-kasus-keracunan-mbg-siapa-bertanggung-jawab
Lalu, bagaimana memastikan kasus ini dapat terselesaikan hingga tak ada lagi korban jiwa yang alami keracunan?
Kita bahas bersama Anggota Komisi 9 DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Edy Wuryanto dan Pakar Hukum Pidana Universitas Jenderal Sudirman Prof Hibnu Nugroho.
Produser: Theo Reza
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689324/full-dpr-pakar-hukum-pidana-soal-kasus-keracunan-mbg-siapa-bertanggung-jawab
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:05Intro
00:09Program makan bergizi gratis kembali menyisakan kekhawatiran
00:12Alih-alih menjadi asupan sehat, sejumlah penerima manfaat justru harus mendapatkan perawatan
00:18Di Sidoarjo, Jawa Timur, 726 orang diduga mengalami keracunan usai menyantap menu MBG pada 1 September lalu
00:25Hingga Sabtu sore, seluruh korban sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan
00:30Di Agam, Sumatera Barat, ratusan siswa dan guru juga mengalami keluhan yang serupa
00:35Sementara ratusan pelajar SMP di Tanah Toraja, Sulawesi Selatan mengalami lemas, mual, hingga muntah usai mengonsumsi MBG
00:45Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono berulang kali menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa yang terjadi
00:50Sudaryono menyebut, penanganan kasus tidak hanya dilakukan dari sisi administrasi dan evaluasi program
00:56Menurut Sudaryono, dari hasil penyelidikan polisi, sudah ada pihak yang masuk dalam tahap penyelidikan, bahkan penyelidikan
01:14Sejauh ini, laporan yang kami terima dari kepolisian, beberapa titik dapur yang kemudian menyebabkan gangguan kesehatan keracunan makanan
01:23Itu dilakukan penyelidikan dan ada yang sudah naik penyelidikan
01:27Nah apakah ada yang tersangka atau tidak, kita serahkan pada hasil penyelidikan atau penyelidikan oleh aparat pendagang hukum di lapangan
01:33Silahkan
01:34Kalau Anda menemukan di lapangan ada dapur yang, mohon maaf, mungkin dia melakukan kecurangan, dia misalnya markup dan lain sebagainya
01:42Laporkan kami, kami investigasi
01:45Wakil Ketua Komisi 9 DPR RI Charles Honoris mendorong perubahan sistem
01:50Dapur tersentralisasi dinilai perlu dievaluasi
01:53Charles mengklaim BGN harus memberikan kompensasi atas kerugian yang dialami korban
01:58Bahkan orang tua siswa yang menjadi korban bisa menggugat SPPG hingga BGN
02:05Kepala tadi menyampaikan Bapak punya anak masih usia 13 dan 6, saya juga punya anak usia 12 dan 10
02:10Ini beruntung dan bersyukur ya, orang-orang pengurit yang menjadi anak medik korban
02:16Sepertinya yang baik-baik nih, gak ada yang kugat
02:19Kalau saya Pak, saya kugat lah, saya kugat SPPG, saya kugat BGN, saya minta ganti kerugian
02:24Bukan hanya karena masalah kesehatan yang sudah ditimbulkan
02:27Masalah emosional, masalah trauma dan sebagainya
02:30Jadi mau dipikirkan ke depan, kalau terjadi seperti ini lagi
02:34Kompensasi apa yang diberikan kepada keluarga korban
02:38Dari sisi hukum, persoalan ini juga memiliki konsekuensi
02:41Guru Besar Hukum Pidana Universitas Plita Harapan, Jamin Ginting menilai
02:45SPPG dan pihak pengawas harus bertanggung jawab jika terbukti lalai
02:51Ada dua ketentuan hukum kita yang mengatur tentang
02:55Pemidanaan terhadap orang yang mendistribusikan
02:58Atau memperdagangkan pangan yang tidak memenuhi standar keamanan pangan
03:04Itu Undang-Undang 18 tahun 2012 tentang pangan
03:07Jadi kalau sampai SPPG ini yang mendistribusikan pangan
03:14Yang tidak memenuhi standarnya
03:16Dan itu yang mengakibatkan atau penyebab
03:19Adanya keracunan makanan yang menguatkan orang lain menjadi sakit
03:25Bahkan luka berat ya
03:28Itu menjadi tanggung jawab SPPG itu
03:32Kasus ini kembali menyoroti pentingnya standar keamanan pangan
03:35Dalam program MPG
03:37Mengingat makanan yang distribusikan
03:39Menyasar jutaan menerima manfaat
03:41Dan ketika kasus keracunan terus berulang
03:43Pembenahan sistem tidak bisa lagi ditunda
03:46Tim Liputan Kompas TV
03:52Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN
03:55Sudaryo Nomengklaim
03:56Polisi telah menyelidiki SPPG
03:58Yang diduga menjadi penyebab keracunan
04:00Bahkan kasus ini telah naik ke tahap penyidikan
04:03Kemudian bagaimana mekanisme proses hukum
04:06Kasus keracunan seperti yang terjadi pada program MBG
04:09Seperti apa sanksi yang tepat untuk diberikan
04:12Supaya pengelola dapur MBG benar-benar mematuhi standar aturan
04:16Kita akan bahas bersama dengan anggota Komisi 9 DPR RI
04:19Fraksi PD Perjuangan Edy Wuryanto
04:21Dan pakar hukum pidana Universitas Jenderal Sudirman
04:25Prof. Hibnu Nugroho
04:26Selamat pagi Pak Edy, Prof. Hibnu
04:29Selamat pagi, bagaimana?
04:30Selamat pagi Pak Edy
04:31Baik, selamat sehat semuanya
04:33Saya mau ke Pak Edy terlebih dahulu
04:35Pak Edy dari RDP yang dilakukan DPR dan juga BGN
04:38Di hari Kamis
04:39Apa saja hasilnya?
04:40Apa yang didorong ke BGN?
04:43Ya jadi menanggapi berbagai persoalan
04:47Terutama keracunan ya
04:48Komisi 9 menekankan tata kelola BGN diperbaiki
04:53Kan dari awal MBG ini dibuka
04:56Komisi 9 telah mendorong PP86 2019 itu ditaati dengan baik
05:01Dimana sebelum dapur itu dibuka SLHS, HACCP
05:05Itu dipenuhi sebelum dapur itu diizinkan
05:09Itu yang pertama
05:11Karena standar keamanan pangan itu gak bisa ditawar
05:14Nah tampaknya disini BGN ada persoalan
05:18Karena BGN kurang melibatkan
05:20Yang terlibat dalam PP86 ya disitu ada Kemenkes, disitu ada BIPOM, disitu ada pemerintah daerah
05:27Yang memang melolong makanan siap saja itu tidak mudah
05:31Nah pada kenyataannya sekarang berjalan dan keraturan terjadi di mana-mana
05:35Nah itu yang paling utama di dalam pembahasan yang kemarin
05:39Kemudian yang kedua kami memang memberi masukan tentang perbaikan efisiensi
05:47Kan kita paham betul bahwa APBN kita tidak terlalu kuat untuk menopang seluruh pembiayaan
05:52Pembiayaan Kementerian Lembaga maka dasarnya adalah penerima manfaat
05:58Efisiensi kita hitung dari penerima manfaat itu
06:02Sebetulnya berapa sih dari keinginan Presiden ingin mencapai generasi emas 2045
06:10Dan kita paham betul SDM kita mengalami malnutrisi stunting
06:14Maka fokus saja pada malnutrisi stunting, ibu amil, ibu melahirkan, ibu menyusui, balita, dan baru anak sekolah
06:21Nah tampaknya penerima manfaat itu tidak bisa diketahui dengan pasti
06:25Sehingga anggaran yang tersedia itu tidak efisien
06:30Nah yang berikutnya ya soal itu tadi, soal proses hukum
06:33Jadi kita sudah melihat bahwa keamanan pangan ini harusnya sudah tidak main-main lagi
06:40Setiap kesalahan SOP harus ada tindakan
06:43Nah tindakan itu salah satunya adalah proses hukum agar memberi perhatian yang serius
06:49Semua pihak yang terlibat di dalam tata YMDG ini
06:52Saya kira tiga hal itu yang menjadi poin penting
06:54Dari BGN sudah ada update terkait dengan proses pidana terhadap SPPG yang bermasalah Pak?
07:00Ya saya kira semua kalau sudah masuk proses hukum kan itu wawanan APH ya
07:05Saya kira yang perlu dilakukan oleh BGN adalah SOP-nya dulu diperbaiki
07:11Instrumen untuk mengawal SOP itu harus disediakan dengan baik
07:16Baru kemudian kalau ada keracunan sebagai dasar apakah
07:20Semua pihak yang terlibat di dalam SPPG itu SOP-nya dipenuhi apa tidak
07:24Nah itu nanti ranah APH untuk membuktikan apakah ada pelanggaran SOP atau tidak
07:30Apabila terdapat pelanggaran yang nyata maka saya kira soal pelanggaran hukum itu adalah wawanan APH
07:36Saya kira kepala bikin sudah benar itu menyerahkan soal hukum itu pada APH
07:41Oke baik, Prof. Ipno jika kita melihat urusan soal keracunan dugaan karena mengonsumsi MBG ini
07:48Apa jerat hukumnya dan siapa saja yang bisa terkena?
07:52Ya begini mas, tadi saya sepakat dari Pak Edi tadi ya dari komisi 9 ya
07:56Memang kita harus ada SOP yang jelas terhadap agritasi yang bersangkutan
08:02Apakah bisa operasi atau tidak
08:04Karena kalau dalam konteks hukum itu memang mudah sebetulnya
08:07Asas hukumnya itu kealpaan
08:09Kealpaan itu apa?
08:11Kealpaan yang disadari dan kealpaan yang tidak disadari
08:14Kenapa dikatakan kealpaan?
08:16Tadi dikatakan oleh kepala BGN ada standar, ada SOP, ada peraturan
08:21Semua sudah ada
08:22Aturan-aturan sudah ada
08:23Dan tinggal melaksanakan juklat, juklat, dan sebagainya sudah ada
08:27Dalam seperti ini kan setiap insan SPPG
08:31Dari pembelian bahan sampai pada penyajian
08:34Saya kira sudah teratur semuanya
08:36Oleh karena itu, kalau sebagai faktor kesengaja itu agak sulit
08:39Tapi kalau kealpaan, dimungkinkan
08:41Kealpaan itu ada kealpaan yang disadari dan tidak disadari
08:45Kalau yang disadari, itu saya katakan tadi
08:48Aturan negara sudah menentukan
08:50SOP-nya sudah ada
08:51Juklatnya sudah ada
08:53Nah itu kok masih terjadi kesembronan
08:55Tapi kalau kealpaan yang tidak disadari
08:57Itu sama sekali lalai tidak mengikuti aturan-aturan yang ada
09:00Nah oleh karena itu dalam seperti ini tampaknya
09:03Polisi juga harus hati-hati
09:05Karena kalau kita lihat suatu
09:06Penegakan hukum
09:07Sebetulnya tanpa laporan BGN
09:09Kalau kita konsisten
09:10Begitu ada keracunan yang dulu
09:12Itu polisi harus bertindak
09:14Tapi bertindak ini juga harus
09:16Harus komprehensif loh ya
09:17Karena ini sebagai niat yang baik
09:19Dalam konteks hukum itu ada
09:21Preventif dan represif
09:23Sehingga preventif ini
09:24Penegak hukum juga harus memberikan catatan-catatan
09:27Kesalahannya di mana
09:28Titik poinnya ada di mana
09:30Itu yang dilakukan
09:31Sehingga pada suatu titik
09:32Subjek mana yang dikatakan suatu kelalean
09:35Nah disinilah saya kira sebagai bentuk pertanggung jawaban negara
09:38Kepada rakyatnya
09:40Sehingga jangan sampai mudah
09:42Untuk melakukan memidana seorang
09:43Tadi sepakat
09:44Sebelum SOP terstandar jadi
09:47Kalau bedoh teragritasi
09:48Sehingga spek by spek yang ada
09:50Karena ini dari hulu ke hilir ya
09:52Pada titik mana yang terjadi
09:53Pembelian bahan
09:54Tadi undang-undang pangan
09:55Pada masak
09:56Atau pada saat mengantar
09:57Itu suatu yang sangat fleksibel sekali
10:00Di mana titiknya
10:01Prof. Ibnul apakah hanya terbatas
10:03Untuk SPPG yang bermasalah
10:05Atau bisa
10:06Pengawasnya
10:07Atau misalnya
10:08Memang bertanggung jawab
10:09Ini pusat juga
10:11Ya
10:12Dalam konteks hukum kan orang
10:13Orang dan orang-orang
10:15Tapi sebagai bentuk pertanggung jawaban
10:17Bidana
10:18Memang orang yang bersangkutan
10:19Tapi sebagai bentuk pertanggung jawaban
10:21Administrasi
10:22Perdana
10:22Saya kira sampai ke atas
10:24Kepala BGN juga bertanggung jawab
10:26Karena ini kan penerima
10:27Penerima
10:28Jadi bukan suatu yang
10:29Sukarela
10:30Tapi diberikan negara
10:31Jadi negara juga harus memberikan
10:33Suatu yang pas
10:34Yang enak
10:35Sehat
10:36Tadi saya pakat
10:37Pak Komisi 9 tadi
10:38Ini proyek nasional
10:40Nah oleh kandung
10:41Ada pertanggung jawaban
10:42Bidana dan pertanggung jawab
10:43Berdata
10:43Tadi saya mendengar RDP
10:45Ada usulan user
10:45Google Tag
10:46Oh itu manerik sekali
10:47Karena ini biar seleksi
10:49Kan gitu loh
10:50Sehingga dalam seperti ini
10:51Memang tampaknya
10:52Tidak hanya dikurus
10:54SPPG
10:55MBG
10:56Tapi bagaimana
10:56Departemen Kesehatan
10:58Bagaimana
10:59UMPKM
11:00Dan sebagainya
11:01Sebagai standar
11:02Pembelian barangnya
11:03Dan masakannya
11:04Karena kalau
11:05Toh pembuktian
11:06Saya kira tidak hanya
11:07Pembuktian orangnya
11:08Bagaimana pembuktian
11:09Forensik
11:10Aligisi
11:10Side crime investigation
11:12Apakah bakterinya
11:13Apakah lukanya
11:14Apakah faktornya
11:15Apanya
11:16Itu mas saya kira mas
11:17Dalam konten ini mas
11:18Oke baik
11:19Pak Edi
11:19Kalau kita lihat
11:20Dari kasus keracunan
11:21Yang tidak hanya terjadi
11:22Di beberapa hari terakhir
11:23Tapi juga di beberapa
11:24Waktu sebelumnya
11:25Bahkan total sudah ada
11:2750 ribu lebih
11:28Siswa yang keracunan
11:30Dari catatan Kemenkes
11:31Di 36 provinsi
11:32Ini belum ada tersangka
11:34Sama sekali
11:34Anda dari Komisi 9
11:36Melihat yang seperti apa
11:38Jadi kalau melihat
11:40Variable keracunan ya
11:41Di situ ada
11:42Variable semudah manusia
11:44Ada SBPI
11:45Ada aligisi
11:46Ada relawan
11:47Lalu ada sarana-prasaranan
11:49Yang disediakan oleh
11:50Paramitra YASAN
11:52Lalu ada SOP tadi
11:53Ada supply chain
11:54Ada mungkin
11:55Fator jarak
11:56Tapi yang lebih penting
11:58Juga mungkin ada
11:59Kepemimpinan dan manajemen
12:00Dalam SBPG
12:01Nah variable-variable ini
12:03Yang harus dikonstruksi
12:05Dalam
12:06Dalam suatu
12:07Tata kelola oleh BGN
12:09Nah karena itu
12:12Menentukan sebuah
12:13Apa
12:14Kasus itu kan
12:16Sandarannya harus
12:17Tata kelola dan SOP tadi
12:19Barangkali
12:20Ini yang masih menjadi
12:21Persoalan
12:22Apakah
12:24Kasus-kasus raturan itu
12:25Berusaha dengan rukum
12:26Atau tidak
12:27Tapi sebetulnya
12:28Komisi 9 itu
12:30Menuntut dari awal
12:31Ada penjawanan
12:32Mutu internal
12:33Oleh BGN sendiri
12:34Yang saya kira
12:36Ini dilakukan
12:37Sebelum
12:38Keracunan terjadi
12:39Yang kedua
12:40Ada penjaman
12:41Mutu external
12:42Yang tadi
12:43Dikatakan bahwa
12:44Akreditrasi itu
12:46Penting
12:46Keterlibatan
12:47Lembaga eksternal
12:49Di luar BGN
12:50Untuk menjaman mutu
12:50Itu faktor yang
12:51Paling utama
12:52Lembaga eksternal
12:54Banyak sekali
12:54Yang harus di
12:55Endorse ke BGN
12:57Termasuk
12:57BPOM
12:58Bahkan BPOM
12:59Kita kasih anggaran
13:00Sampai 500
13:01Sekian miliar loh
13:02Itu bisa melakukan
13:03Pengecekan
13:04Dua kali
13:05Dua bulan
13:07Sekali loh
13:08Dia bisa ngecek
13:09Dapur-dapur
13:10Seluruh dapur
13:11Secara sensus
13:12Kalau ditemukan
13:14Disitu
13:14Suspen dulu
13:15Sebelum keracunan
13:16Jadi
13:16Banyak hal
13:18Yang masih bisa
13:19Dilakukan oleh
13:19BPOM
13:20Sebelum
13:20Masuk ke ranah-ranah
13:22Pidana
13:22Seperti ini
13:23Kalau sudah soal
13:24Pidana
13:24Pasti ada korban
13:25Kita menghindari itu
13:27Maka
13:28PR Pak Kepala Badan
13:29Masih banyak
13:30Untuk
13:30Bagaimana
13:31Mata rantai
13:34Keamanan pangan itu
13:35Bisa dilakukan
13:36Perbaikan
13:37Sehingga keracunan
13:37Tidak terjadi lagi
13:38Atau jangan-jangan
13:39Pak Edi
13:40Harus ada pidana
13:41Dan juga tersangka dulu
13:42Baru semuanya bisa
13:43Jerah
13:44Dan juga bisa
13:45Memperbagi semuanya
13:45Biar tidak terulang kembali
13:47Iya
13:47Kalau itu kan sudah
13:49Tahapan akhir
13:50Sebetulnya
13:51Kan preventif
13:52Jauh lebih bagus
13:53Daripada
13:54Anak-anak kita
13:55SPPI
13:56Kita
13:56Kepala Dapur
13:57Kita
13:57Ini kan anak-anak muda
13:59Tapi kan sudah terlanjur
14:00Keracunan nih Pak
14:01Berarti
14:01Pindananya harus
14:01Didorong dong ya
14:02Iya
14:03Kalau memang itu
14:04Sebagai efek
14:05Jera silahkan
14:06Tapi dibuktikan dulu
14:07Oleh APH
14:08Kan SPPI
14:09Ini yang di
14:10Hire dulu
14:10Kan anak-anak muda
14:12Yang dilatih
14:13Sesingkat
14:13Lalu tidak memiliki background
14:15Soal keamanan pangan
14:17Aligisinya
14:19Juga anak-anak muda
14:20Relawannya juga
14:21Yang penting
14:21Asal sehat
14:22Jadi ada
14:23Fator SDM
14:24Yang memang
14:24Dari awal
14:25Itu dipaksakan
14:26Untuk
14:27Mengelola
14:28Sebuah
14:30SPPG
14:30Dengan penerima manfaat
14:32Yang begitu besar
14:33Ini kan yang
14:34Saya sering katakan
14:35Bahwa
14:36BGN itu
14:37Dulu mengejar
14:38Kuantitas
14:39Daripada kualitas
14:40Ya efeknya
14:41Seperti ini
14:41Maka saya prediksi
14:43Semakin banyak
14:43Jumlah dapur
14:44Yang dibuka
14:45Itu semakin banyak
14:46Keracunan yang terjadi
14:48Oke desain awal
14:48Berarti dari awal
14:49Kemudian ini
14:50Dibentuk dan juga
14:51Dilakukan
14:52Ini sudah
14:53Membuka potensi
14:55Adanya kejadian
14:55Seperti ini
14:56Prof. Ipnu
14:57Jika kita melihat
14:58Selama ini
14:59Belum ada tersangka
14:59Terkait dengan
15:00Kasus dugaan keracunan ini
15:01Memang seperti
15:02Apa
15:03Kesulitan dari
15:04Aparat penenggara hukum
15:05Untuk membuktikan hal ini
15:06Ya
15:07Betul
15:08Karena untuk
15:08Melihat seperti ini
15:10Tadi Pak Edi mengatakan
15:11Ini perlu ahli-ahli gisi
15:12Ahli-ahli kesehatan
15:14Polisi tidak mampu
15:15Sehingga paling tidak
15:16Dalam suatu konteks
15:17Keracunan
15:18Memendebankan
15:19Lab forensik
15:20Lab kepolisian
15:22Yang melihat sejauh mana
15:23Keracunan tadi
15:24Satu
15:25Yang kedua
15:26Sebetulnya
15:27Siapa yang melakukan
15:28Karena jangan sampai
15:29Ketika polisi
15:30Melakukan sebagai
15:31Subjek pelaku
15:32Tersangka
15:33Itu terjadi
15:34Kesesatan
15:34Bahwa
15:35Yang dilakukan
15:36Ternyata pada saat
15:37Pembelian
15:38Orang baik
15:38Atau yang dilakukan
15:39Pada saat memasak
15:40Atau kemudian saat
15:42Melakukan
15:42Melakukan pengantaran
15:44Suatu konsep
15:45Dari hulu ke hilir
15:46Ini potensi sekali
15:47Ya
15:48Saya kira kalau
15:49Polisi
15:50Sulit untuk melakukan
15:51Seperti itu
15:51Tanpa
15:52Didukung
15:53Ahli-ahli gisi
15:54Ahli-ahli forensik
15:56Lab untuk melihat
15:56Bakteri tadi
15:57Atau terkaitan
15:58Racun tadi
15:59Misalkan
15:59Racun
16:00Taksikologi
16:01Forensik
16:01Seperti apa
16:02Nah disinilah
16:03Saya kira
16:03Saya tidak mudah
16:04Mas
16:04Untuk menentukan
16:05Seperti itu
16:06Apalagi tentang
16:06Makan
16:07Tentang makan
16:08Dan ini juga
16:09Kalau sudah menentukan
16:10Tersangkanya
16:10Faktor kelalean
16:11Faktor
16:12Sembronan
16:12Dimana
16:13Tadi saya katakan
16:14Kelalean
16:15Lapan
16:16Disadari
16:17Atau
16:17Didak
16:17Sadari
16:18Kalau ketika
16:19Melihat dari
16:19Aspek hukum
16:20Sudah ada
16:21Aspek aturan
16:22Sudah
16:22Juklat
16:22Berarti aspek
16:24Yang disadari
16:24Disadari
16:25Oleh karena itu
16:26Disini saya kira
16:26Polisi harus hati-hati
16:27Jangan sampai
16:29Ada kesesatan orang
16:30Terhadap suatu
16:31Tidak pidana
16:31Jangan sampai
16:32Kesesatan objek
16:33Karena tadi
16:34Rentang panjang
16:35Mendengar
16:36Suatu konser
16:37Pak Edi
16:37Panjang sekali
16:38Dari puluh hilir
16:39Apakah semua
16:40Tersangka
16:40Ya saya tidak mungkin
16:41Harus tepat
16:42Di antara satu
16:43Siapa yang paling bertanggung
16:45Itu
16:46Itu yang saya melihat
16:47Seperti itu Mas
16:47Oke baik
16:48Saya kembali ke Pak Edi
16:49Pak Edi jika kita
16:50Melihat
16:51Ataupun mendengar
16:51Pernyataan dari BGN
16:53Bahwa
16:53Kasus keracunan
16:55Kali ini
16:5580%
16:56Ini karena
16:56SPPG tidak mengikuti
16:58SOP
16:58Terkait dengan
16:59Penunjukan SPPG
17:00Maupun juga
17:01Pengawasan
17:02Kinerja mereka
17:02Selama ini
17:03DPR melihatnya
17:04Seperti apa
17:05Atau
17:05Apa yang kemudian
17:06Bisa Anda gali
17:06Dari BGN kemarin
17:09Ya
17:10Salah satu
17:11Kelemahan
17:12BGN
17:13MBG
17:14Ini adalah
17:14Sistem pengawasan
17:15Pengawasan kan
17:16Dilakukan secara
17:17Vertikal
17:18Langsung ke BGN
17:19Tidak melibatkan
17:21Pemerintah daerah
17:22Dimana
17:23Sebetulnya
17:23Infrastruktur
17:24Pemerintah daerah
17:25Yang dia punya
17:26Dinas Kesehatan
17:26Punya
17:27Puskesmas
17:28Punya
17:28SDM
17:29Yang mumpuni
17:30Yang lebih dekat
17:31Secara langsung
17:32Bisa memonitor
17:33SPPG
17:34Jadi akibat
17:36Sistem pengawasan
17:37Yang lemah itu
17:37Menjadikan
17:40Orang mau
17:42Melakukan
17:43SOP
17:43Tapi
17:44Tidak tahu
17:45Caranya
17:46Atau
17:46Ya tadi
17:48Ada faktor
17:49Kelalean
17:50Dari misalnya
17:51SPPI
17:52Kan ada
17:52Keluhan juga
17:53SPPI
17:54Tidak kerja
17:54Secara perform
17:55Sesuai dengan
17:57SOP yang ada
17:58Banyak yang
17:59Mangkir juga
18:00Jadi
18:00Hal-hal
18:01Seperti ini
18:01Di lapangan
18:02Terjadi
18:02Karena itu kan
18:04Kami mendorong
18:05Bahwa
18:05BGN harus
18:06Melibatkan
18:08Lintas sektoralnya
18:09Ini kuat
18:10Kemen
18:11Dikbud
18:11Kemen
18:12Kek
18:12BKKB
18:13NB
18:14POM
18:14PEMDA
18:15Ini harus satu kesatuan
18:16Satu kesatuan
18:18Terintegrasi
18:19Untuk mengelola
18:19NBG ini
18:20Agar satu
18:21Tepat sasaran
18:22Dua
18:23Tata kelolanya
18:24Lebih bagus
18:25Lalu
18:26Sistem pengawasan
18:27Langsung
18:28Pada
18:29Semua pihak
18:29Yang terlibat
18:30Dalam dapur
18:31Itu bisa berjalan
18:32Dengan baik
18:32Saya kira
18:34Tidak bisa
18:35BGN secara
18:36Versikal
18:36Secara
18:37Serempak
18:39Itu
18:39Bekerja sendirian
18:40Ini
18:41Tata kelola ini
18:42Harus merubah
18:43Peraturan Presiden
18:44115
18:44Dan itu
18:46Dilakuin oleh
18:46Kepala BGN
18:47Mumpung
18:48Masih
18:48Di awal
18:49Kepemimpinan
18:50Satu seri
18:51Ini yang kita
18:52Dorong
18:52Karena setiap
18:53Pergantian
18:54Kepemimpinan
18:55Pasti ada
18:55Hal yang
18:56Strategis
18:57Yang bisa dirubah
18:59Dilakukan transformasi
19:00Dan transformasi
19:02BGN
19:02Di era
19:03Pak Sedarion ini
19:03Kita harapkan
19:04Mampu
19:06Mengatasi
19:06Seluruh persoalan
19:07Di BGN
19:08Tapi
19:09Pak Edy
19:10Ini selama ini kan
19:11Sudah ada perbaikan
19:12Perbaikan yang dilakukan
19:13Dengan pergantian
19:13Kepala BGN juga
19:14Korupsi
19:15Kemudian
19:15Diusut kasusnya
19:17Perbaikan SOP
19:18Juga ada
19:18Dengan
19:19Ditempel stiker
19:20Kemudian
19:21Aturan 4 jam
19:22Jangan
19:23Dikonsumsi
19:23Lebih dari 4 jam
19:24Setelah dimasak
19:25Tapi
19:26Kasus ini
19:26Masih
19:27Terus terjadi
19:28MBG Watch
19:28Mendorong ini
19:29Harus di stop
19:30Sementara
19:30Untuk evaluasi total
19:31Kalau dari DPR
19:32Seperti apa?
19:34Ya kami kan
19:35Selalu menekankan
19:36Namanya
19:36Evident based policy
19:38Bukan policy
19:40Evident based
19:40Selama ini kan
19:41BGN
19:42Itu policy
19:42Evident based
19:43Jadi policy
19:44Nya dulu
19:44Baru data
19:45Datanya dikumpulkan
19:46Untuk memperkuat policy
19:47Yang kami inginkan itu
19:49Justru
19:50Variable-variable
19:52Yang
19:53Menjadikan
19:54Tata kelola
19:55MBG ini
19:56Bagus
19:57Itu
19:57Variable-nya
19:58Apa saja
19:59Datanya
20:00Ada
20:01Apa saja
20:02Persoalannya
20:03Seperti apa
20:04Lalu
20:05Dikonstruksi
20:05Masalahnya
20:06Lalu
20:07Kemudian
20:07Programnya
20:09Dan baru
20:09Anggarannya
20:10Itu
20:10Evident based policy
20:11Namanya
20:12Nah
20:13Mestinya
20:14Pola pikir strategisnya
20:16Dulu yang dikonstruksi
20:17Dalam satu regulasi
20:18Itu yang harus dilakukan oleh
20:20Pak Kepala BGN
20:21Setelah dalam satu regulasi
20:23Baru kemudian
20:24Disampaikan kepada kami
20:26Di Komis 9
20:27Disampaikan kepada publik
20:29Sehingga ada perubahan
20:31Total
20:31Dalam
20:32Tata kelola MBG ini
20:33Gitu loh
20:34Jadi
20:34Bukan
20:35Stimulus
20:36Respon
20:36Ada persoalan apa
20:37Di respon apa
20:38Nanti capek sendiri tuh
20:40Jadi kami mendorong
20:41Evident based policy
20:42Yang harus dilakukan oleh
20:45BGN tuh
20:46Dilakukan
20:46Nah kami
20:47Belum melihat itu
20:48Yang dilakukan oleh
20:49Pak Kepala BGN
20:51Bahkan
20:52Di dalam rapat
20:53Kemarin
20:53Itu masih
20:55Apa ya
20:56Mak
20:57Mak Anu
20:58Masih program
20:58Follow Money
21:02Masih
21:02Apa ya
21:03Duitnya
21:04Ada dulu
21:05Baru
21:06Baru
21:06Programnya
21:07Yang betul kan
21:08Ya programnya dulu
21:10Didesain
21:10Butuh duit berapa
21:12Baru itu efisien namanya
21:13Tapi pada intinya
21:15Bahwa
21:15Kami semua support
21:17Program MBG ini
21:19Terutama digunakan
21:20Untuk mengatasi
21:21Masalah malnutrisi
21:22Masalah stunting
21:23Yang itu berkorelasi
21:25Dengan generasi emas kita
21:272045 SDM kita
21:28Karena saya meyakini
21:30Presiden ini
21:31Yang dipikir adalah
21:31Kualitas SDM kita
21:33Untuk menutupi
21:33Generasi emas
21:34Di 2045
21:35Hanya bagaimana
21:36Kita lakukan secara
21:37Efisien efektif
21:38Sehingga anggaran
21:39Yang ada itu
21:40Betul-betul
21:41Apa ya
21:42Tepat-tepat
21:43Sasaran
21:44Belum lagi kita
21:45Bicara 3T
21:46Wilayah-wilayah
21:47Yang provinsi
21:48Ranking teratas
21:505 besar
21:51Stunting
21:52Belum tertangani
21:53Dengan baik
21:53Ini kan
21:54Persoalan tersendiri
21:55Jadi kami
21:56Harapkan
21:57Pak Kepala BG ini
21:58100 hari
21:59Kepemimpinan ini
22:00Menggunakan
22:01Evidence Based Policy
22:02Sebagai
22:03Cara untuk
22:04Melakukan
22:05Transformasi
22:06Di bidang
22:07Tata Gola
22:07MBG
22:08Oke baik
22:09Terakhir saya ke
22:10Prof Hypno
22:10Tentunya efek jirah
22:12Kita nantikan
22:13Untuk pidana
22:14Bagi mereka
22:14Yang bertanggung jawab
22:15Atas kasus-kasus
22:16Keracunan ini
22:17Tapi bagaimana
22:18Kita bisa mendorong
22:19Aparat perengkak hukum
22:20Selain
22:21Memidana
22:21Mereka secara
22:22Cepat
22:23Dan juga tepat
22:24Tapi juga
22:24Tidak secara
22:25Diskriminatif
22:27Ya
22:28Kalau sebetulnya
22:29Kalau dikatakan
22:30Diskriminatif
22:30Sebetulnya
22:31Pak Edy
22:32Sejak dulu
22:33Begitu ada
22:33Porban itu
22:34Dilakukan
22:34Suatu penindakan
22:35Kayak gitu kan
22:36Tapi pertanyaannya
22:37Kan sekarang
22:38Baru dorongan
22:39Oleh Kepala BGN
22:40Oke lah
22:40Itu bagian dari
22:41Suatu kebijakan
22:42Politik penegakan hukum
22:44Tapi paling tidak
22:45Dengan sekarang
22:45Saya kira perlu
22:46Ada suatu
22:47Memang penegakan hukum
22:48Yang jelas
22:48Karena bagian juga
22:49Penegakan hukum itu
22:51Untuk menjaga ketaatan
22:52Untuk menjaga ketertiban
22:53Sehingga bisa
22:54Menjadikan suatu
22:56Catatan
22:56Kesalahannya ada di mana
22:58Selama ini kan kita publik
22:59Tidak tahu
23:00Kesalahannya pada masak
23:01Pada belanja
23:02Atau pada yang lain
23:03Sehingga sebagai
23:04Aspek akademis
23:05Scientific crime
23:06Investigasi
23:07Dalam hal masakan
23:08Itu seperti apa
23:09Nah itu yang
23:10Saya kira
23:10Kami udah-udah juga
23:11Belum tahu
23:13Kita kan anak-anak
23:14Juga ada seperti itu
23:15Seperti apa
23:16Nah oleh karena itu
23:17Dalam seperti itu
23:17Penegakan hukum
23:18Oke
23:19Tapi
23:19Yang
23:21Berrestoratif
23:22Bukan sebagai
23:23Bentuk pemidanaan
23:24Karena
23:25Sekarang ini
23:26Kalau kita lihat
23:26Namanya suatu
23:27Penindakan itu
23:28Yang besar rehabilitatif
23:29Bahkan restoratif
23:31Nah dengan demikian
23:32Orang
23:33Adik-adik
23:34SPPG
23:34Yang melakukan itu
23:35Menjadi sadar
23:36Oh ada kesalahan seperti ini
23:38Ada kesalahan seperti ini
23:39Trainingnya seperti ini
23:40Dan sebagainya
23:41Itu yang dilakukan
23:42Jadi konsep penindakan
23:43Oke
23:43Tapi konsep penindakan
23:44Dalam rangka
23:45Untuk mengevaluasi
23:46Kepada keseluruhan
23:47SPPG
23:48Di seluruh Indonesia
23:49Dan
23:50Aspek lalian
23:51Sehingga kalau kita lihat
23:52Memang
23:52Kalau kita lihat
23:53Hukumnya juga
23:53Enggak
23:53Satu tahun
23:54Tapi kalau kita lihat
23:55Sebagai bentuk
23:56Pemidanaan sekarang
23:57Ya
23:57Pak ini kerja sosial
23:58Tapi itu
23:59Dindarkan
23:59Kalau bisa
24:00Dindarkan
24:00Kalau mendengar
24:01Pak Edi tadi
24:01Saya kira memang
24:02Perlu ada suatu
24:03Tindakan preventif
24:04Preemptif
24:05Sebelum adanya
24:06Represif
24:07Gitu mas
24:08Oke baik
24:09Tentunya
24:09Pemidanaan
24:10Pembuktian
24:10Ini juga bisa
24:11Selain memberikan
24:12Efek cerah
24:13Juga bisa
24:14Menjadikan evaluasi
24:15Dan juga
24:15Pembelajaran
24:16Tentunya
24:16Agar hal ini
24:17Tidak terulang kembali
24:18Di masa depan
24:19Kita
24:19Nantikan
24:20Aparat negah hukum
24:21Seperti apa
24:21Dan juga BGN
24:22Bagaimana untuk bisa
24:23Memperbaiki hal ini
24:24Terima kasih
24:25Prof. Hibnu Nugroho
24:26Pakar hukum pidana
24:28Universitas
24:29Jenderal Sudirman
24:30Dan juga
24:30Pak Edi Wuryanto
24:31Anggota Komisi 9
24:32DPR RI
24:32Fraksi PDIP sudah bergabung
24:34Disampai Indonesia pagi
24:35Selamat pagi
24:36Pagi
Komentar