00:00Kita juga harus memberikan perhatian, perhatian yang serius kepada kelas menengah.
00:06Mereka bekerja, mereka membayar pajak, membesarkan anak, membangun usaha,
00:13menggerakkan perekonomian, dan banyak di antara mereka menciptakan lapangan pekerjaan.
00:21Mereka yang berani membuka usaha dan menciptakan pekerjaan adalah
00:25para pahlawan lapangan kerja Indonesia.
00:35Jangan sampai kelas menengah yang telah berjuang memperbaiki kehidupannya justru kembali tertekan.
00:44Ketiga, membuka jalan agar semakin banyak rakyat Indonesia hidup lebih sejahtera.
00:51Kemajuan tidak cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi.
00:56Kita juga ingin terus melihat semakin banyak keluarga keluar dari kemiskinan.
01:04Pekerja meningkatkan keterampilan dan penghasilannya,
01:07serta UMKM berkembang menjadi usaha yang lebih besar.
01:12Itulah ekonomi naik kelas.
01:15Ekonomi yang tidak hanya membuat angka naik, tetapi juga membuat kehidupan rakyat ikut naik.
01:27Pendapatan petani dan nelayan harus meningkat.
01:32Buruh dan pekerja harus semakin sejahtera.
01:37Guru dan tenaga kesehatan harus semakin dihargai dan semakin sejahtera.
01:42UMKM harus berkembang.
01:46Perempuan dan pekerja ekonomi digital harus memperoleh peluang yang lebih besar.
01:56Bantuan harus menjadi jembatan menuju kemandirian.
02:01Tugas kita membuka jalan agar mereka semakin berdaya.
02:06Karena rakyat Indonesia tidak sekedar ingin dibantu.
02:11Mereka ingin mendapatkan peluang untuk maju.
02:16Saudara-saudara, beberapa waktu lalu, dalam pembekalan tim ekspedisi Patriot,
02:26seorang peserta dari Sulawesi Tenggara berdiri dan menyampaikan kritik.
02:31Saya justru senang mendengarnya.
02:33Menengarnya, generasi muda tidak boleh kita dinik hanya untuk mengangguk.
02:39Saya menyampaikan kepadanya.
02:43Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus mau mendengar.
02:47Jika ditemukan pelanggaran terhadap hak masyarakat,
02:51negara harus melindungi.
02:54Jika ditemukan pelanggaran hukum,
02:57maka hukum harus ditegakkan.
02:59Bagi saya, keadilan tidak mengenal statistik.
03:04Sebidang tanah mungkin terlihat kecil bagi sebuah perusahaan.
03:10Tetapi bagi sebuah keluarga, tanah itu bisa berarti segala-galanya.
03:16Inilah generasi yang ingin kita siapkan.
03:19Kritis, tetapi mau turun ke lapangan,
03:23berani menunjukkan masalah,
03:25tetapi juga ikut mencari jalan keluar.
03:31Generasi milenial dan generasi Z
03:34harus memiliki kesempatan untuk membawa Indonesia lebih jauh
03:40dan lebih baik daripada generasi kami.
03:43Satu generasi, satu lompatan.
03:49Dan disinilah ekonomi bertemu dengan agenda kedua perjuangan kita,
03:56yaitu menegakkan keadilan.
03:59Para kader demokrat,
04:02keadilan bukan berarti setiap orang mendapatkan hasil yang sama.
04:05Keadilan berarti setiap orang mempunyai peluang yang adil untuk maju.
04:12Kita tidak memilih di mana kita dilahirkan.
04:16Atau siapa orang tua kita.
04:20Tetapi masa depan seseorang tidak boleh ditentukan oleh keadaan ketika ia dilahirkan.
04:27Anak di Aceh maupun di Papua harus mempunyai peluang yang sama untuk maju seperti anak di Jakarta.
04:36Anak yang lahir dari keluarga kurang mampu juga harus mempunyai kesempatan memperoleh pendidikan terbaik.
04:45Karena itu, kita dukung penuh dan kawal program sekolah rakyat.
04:50Serta revitalisasi madrasah dan pondok pesantren.
04:54Agar semakin banyak anak Indonesia mendapatkan kesempatan
04:58untuk mengubah masa depannya melalui pendidikan.
05:08Selain itu, setiap warga negara harus mendapatkan perlakuan yang sama di hadapan hukum.
05:16Rakyat mungkin dapat menerima bahwa kehidupan tidak selalu mudah.
05:21Tapi rakyat akan sulit menerima apabila hukum tidak berlaku sama.
05:27Hukum tidak boleh berubah karena nama, jabatan, kekayaan, ataupun kedekatan dengan kekuasaan.
05:37Prinsip itu harus dimulai dari diri kita sendiri.
05:43Kader demokrat tidak boleh meminta perlakuan istimewa di hadapan hukum.
05:48Kita tidak boleh membela yang salah hanya karena ia kawan.
05:52Dan jangan menyerang yang benar hanya karena ia lawan.
05:58Pemberantasan korupsi harus terus menjadi komitmen kita bersama.
06:03Karena itu, Partai Demokrat mendukung pekat Presiden Prabowo
06:08untuk menutup kebocoran kekayaan negara.
06:16Kekayaan negara yang berhasil diselamatkan harus kembali sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.
06:27Penggunaan keuangan negara untuk mendukung proyek-proyek strategis nasional
06:32harus kita jaga akuntabilitasnya.
06:35Cegah penyimpangan dan korupsi agar tidak menjadi sumber kebocoran negara yang baru.
06:43Ingat, ketertiban penggunaan uang negara dan tata kelola yang bersih pada akhirnya adalah persoalan kepercayaan.
06:53Rakyat membutuhkan kepastian.
06:56Dunia usaha membutuhkan kepastian.
06:59Negara membutuhkan kepercayaan.
07:02Tidak ada ekonomi yang kuat, tidak ada ekonomi yang sehat tanpa hukum yang dapat dipercaya.
07:10Dan tidak ada demokrasi yang kuat apabila rakyat kehilangan keyakinan terhadap keadilan.
07:19Keadilan juga harus kita lihat lintas wilayah.
07:24Pembangunan tidak boleh hanya terkonsentrasi di tempat-tempat yang sudah maju.
07:29Infrastruktur dan konektivitas harus membuka pusat-pusat pertumbuhan baru.
07:36Pendidikan dan layanan kesehatan harus semakin merata.
07:40Kesempatan ekonomi harus hadir lebih dekat kepada rakyat.
07:45Dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali dan Nusa Tenggara hingga Papua.
07:53Khususnya di daerah-daerah terluar, terdepan, tertinggal dan perbatasan.
08:05Para kader demokrat yang saya cintai dan banggakan,
08:09Ekonomi membuka jalan untuk maju.
08:13Keadilan memastikan jalan itu terbuka bagi semua.
08:17Dan demokrasi memastikan rakyat tetap memiliki suara untuk menentukan arah bangsa.
08:24Karena itu, agenda ketiga kita adalah menjaga demokrasi.
08:31Demokrasi tidak boleh berhenti pada prosedur dan penyelenggaraan pemilu.
08:37Demokrasi membutuhkan pemerintahan yang bertanggung jawab,
08:42hukum yang dipercaya, pers dan masyarakat sipil yang bebas,
08:47serta checks and balances yang sehat.
08:51Demokrasi yang sehat membutuhkan pemerintahan yang kuat dan efektif,
08:56sekaligus terbuka terhadap kritik,
09:00menghormati perbedaan, menjunjung hukum,
09:03dan selalu siap mempertanggung jawabkan setiap keputusan kepada rakyat.
09:09Pelajaran reformasi juga harus kita jaga dalam setiap pemilu ke depan.
09:14Pemilu harus berlangsung jujur, adil, bebas, dan demokratis.
09:27TNI, Polri, Intelligent, Penegak Hukum, ASN, dan seluruh aparatur negara
09:34harus profesional dan netral.
09:37Fasilitas negara harus digunakan untuk kepentingan rakyat,
09:41bukan untuk kepentingan politik praktis.
09:44Setiap peserta pemilu harus memperoleh perlakuan yang adil.
09:48Siapapun yang menang, harus menang karena mendapatkan kepercayaan rakyat.
09:54Dan siapapun yang kalah, harus menghormati kehendak rakyat.
10:02Partai Demokrat pernah memimpin pemerintahan,
10:06dan pernah berada di luar pemerintahan.
10:08Kita pernah menang, dan pernah kalah.
10:11Pengalaman itu mengajarkan bahwa demokrasi harus kita jaga dalam keadaan apapun.
10:19Hakikatnya, pemilu adalah milik rakyat.
10:23Jangan dihalang-halangi hak rakyat untuk memilih,
10:28dan untuk dipilih.
10:32Kita patut belajar.
10:35Kita patut belajar dari 10 tahun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
10:48Termasuk ketika pergantian kekuasaan berlangsung damai dan demokratis setelah dua periode.
10:58Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya.
11:02Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu.
11:10Para pejuang demokrat di seluruh tanah air,
11:14kekuasaan datang dan pergi.
11:16Jabatan ada waktunya.
11:18Pemilu memiliki siklusnya.
11:21Tetapi tanggung jawab kepada rakyat tidak pernah selesai.
11:27Karena itu,
11:29malam ini saya tidak ingin mengajak kita sekedar
11:32merayakan apa yang telah kita capai
11:34selama 25 tahun.
11:37Saya ingin mengajak kita bertanya,
11:39apa yang akan kita kerjakan setelah hari ini?
11:4425 tahun pertama adalah sejarah.
11:4825 tahun berikutnya adalah tanggung jawab kita.
11:56Kepada kader demokrat yang berada di pemerintahan,
12:01gunakan kekuasaan untuk melayani.
12:04Kepada kader demokrat di parlemen,
12:08perjuangkan kebijakan,
12:11legislasi, dan anggaran yang berpihak kepada rakyat.
12:19Kepada para kepala daerah,
12:22hadirkan pemerintahan yang bersih,
12:24efektif,
12:26dan dekat dengan masyarakat.
12:28Kepada para pengurus dan kader di akar rumput,
12:32dengarkan dan dampingi rakyat.
12:34Dan kepada kader-kader muda demokrat,
12:38siapkan diri,
12:40belajar,
12:41bekerja,
12:43jaga integritas,
12:46hadirkan politik yang membawa harapan.
12:49Masa depan Indonesia tidak ditentukan oleh satu orang,
12:53satu partai,
12:54ataupun satu generasi.
12:56Masa depan Indonesia ditentukan oleh apa yang kita kerjakan bersama,
13:00oleh jutaan rakyat yang bekerja,
13:03berusaha,
13:04mendidik,
13:05merawat,
13:06dan membangun negeri ini setiap hari.
13:09Merekalah Indonesia.
13:11Karena itu,
13:12kepada seluruh kader partai demokrat,
13:15saya meminta satu hal.
13:17Jangan hanya hadir,
13:19ketika kita membutuhkan suara rakyat.
13:21Terima kasih.
Komentar