00:00Aktivitas Gunung Api Anak Rakatau terpantau mengalami penurunan sejak minggu sore.
00:04Menurut pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi,
00:09Gunung Anak Rakatau masih berstatus level 3 atau siaga.
00:14Sementara pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika BMKG menyebutkan
00:19sebaran abu vulkanik Anak Rakatau masih terjadi pada Senin 7 September.
00:24Abu vulkanik berpotensi menurunkan kualitas udara serta jarak pandang.
00:29Sebaran abu vulkanik berpotensi pada sejumlah wilayah yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat,
00:36Jawa Tengah, Lampung, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan wilayah Selat Sunda hingga perairan Sumatera Hindia.
00:43BMKG dan PVMBG terus memantau perkembangan erupsi selama 24 jam
00:49menggunakan sejumlah instrumen untuk mendukung keselamatan penerbangan dan wilayah pesisir Selat Sunda.
00:56Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas sekitar pesisir diimbau meningkatkan kewaspadaan
01:03dan membatasi aktivitas di luar ruangan.
01:14Untuk mengetahui kondisi terkini erupsi Gunung Anak Rakatau
01:18dan dampaknya sudah di Jurnalis Kompas TV Medina Andas dan Juru Kamera Yogi Syarefi
01:22di pos pantau Gunung Anak Rakatau Serang, Banten.
01:26Medina, bagaimana kondisi Gunung Anak Rakatau hingga siang ini?
01:30Apakah terjadi peningkatan aktivitas erupsi di sana?
01:38Ya, selamat siang Renata dan juga Saudara.
01:41Memang baru saja pada sekitar pukul 10 lewat 49 menit waktu Indonesia Barat yang lalu
01:47dari pengamat Gunung Api di pos pemantauan Gunung Api Anak Rakatau, Banten Geologi
01:53ini baru saja mengeluarkan keterangan resmi seperti press release begitu terkait erupsi yang terjadi.
01:59Ini masih terakhir terjadi tadi malam pada sekitar pukul 20 lewat 23 menit waktu Indonesia Barat
02:05dan berdurasi kurang lebih sekitar 44 detik.
02:09Dan itu merupakan erupsi terakhir yang terjadi kalau berdasarkan data yang mereka tarik per jam 6 pagi tadi.
02:16Sehingga memang kalau kita melakukan kilas balik sedikit dari pasca erupsi yang terus menerus berlangsung selama 25 jam
02:24sejak hari Jumat pada pukul 23 lewat 7 menit waktu Indonesia Barat hingga hari Minggu kemarin pada pukul 00.04
02:32waktu Indonesia Barat dini hari
02:34terjadi tiga kali erupsi pasca 25 jam erupsi tersebut
02:38yakni yang pertama ini terjadi pada pukul 3 lewat 53 menit waktu Indonesia Barat
02:44dilanjutkan kemudian berhenti dan dilanjutkan dengan erupsi kedua ini terjadi pada pukul 7 lewat 10 menit waktu Indonesia Barat
02:51dan sudah tidak ada lagi erupsi setelah hari Minggu kemarin pada tanggal 7 hari Minggu kemarin pada pukul 7
02:59kemudian siang dan sorenya ini sudah tidak terjadi erupsi dan baru saja terjadi erupsi pada malam harinya
03:05tepatnya pada pukul 20 lewat 23 menit waktu Indonesia Barat yang berdurasi sekitar 44 detik
03:11dan sudah tidak ada erupsi yang terjadi lagi sejak tadi malam
03:14ini juga senada dengan pernyataan dari Kepala PVMB Gerita Susilawati
03:19yang memang kemarin sempat menyatakan bahwa berdasarkan alat pemantauan di pos pantauan Gunung Api Anak Rakatau
03:25untuk aktivitas Gunung Api Anak Rakatau ini memang terpantau menurun Renata dan juga saudara
03:31namun walaupun aktivitas Gunung Api terpantau menurun ini bukan berarti tidak akan terjadi erupsi susulan
03:38atau erupsi lanjutan nantinya sehingga apa yang bisa dilakukan oleh pos pemantauan Gunung Api
03:44dari Badan Geologi ini bisa memantau terus memantau selama 24 jam aktivitas Gunung Api Anak Rakatau
03:51yang dipantau dari pos pantauan ini yang jaraknya kurang lebih 48 hingga 50 km
03:58dari Gunung Anak Rakatau yang berada di belakang saya saat ini memang saat ini tidak terlalu terlihat begitu ya
04:03karena tertutup kabut juga hanya terlihat seperti ada garis hitam
04:07ini jaraknya sekitar 48 hingga 50 km
04:10dan juga kemarin berdasarkan pernyataan dari Ketua PVMB Gerita Susilawati
04:17ini memang mengatakan bahwa ada sejumlah alat pemantau atau alat CCTV
04:21dari untuk memantau Gunung Api Anak Rakatau ini yang dinyatakan rusak begitu ya
04:28yang dilaporkan rusak namun hingga saat ini memang masih belum dapat diperbaiki
04:33dikarenakan Gunung Api Anak Rakatau ini masih dalam status level 3 atau level siaga
04:38yang dimana memang tidak diperbolehkan ada aktivitas apapun dalam radius 3 km
04:43sehingga salah satu kendalanya adalah ini tidak bisa diperbaiki untuk saat ini
04:48namun nanti juga informasi terakhir yang kami dapatkan nanti akan ada sejumlah petugas BNPB
04:53yang akan datang untuk melakukan peninjauan di pos pengamatan Gunung Api Anak Rakatau
04:59dan salah satu yang akan menjadi pembahasannya nanti adalah bagaimana memperbaiki sejumlah alat pemantau
05:07yang dilaporkan ini rusak sehingga kami masih menunggu apakah nantinya alat pemantau ini
05:11nanti akan diperbaiki ataupun akan diganti begitu namun memang di sisi lain
05:16rita menegaskan bahwa memang sejumlah alat ini dilaporkan rusak
05:21tapi masih dapat ditunjang melalui dengan alat pemantau dari stasiun lainnya
05:26untuk melakukan pengamatan ke Gunung Api Anak Rakatau begitu Renata
05:30baik informasi terakhir per 6 pagi tadi erupsi Gunung Api Anak Rakatau ini
05:38terakhir pererupsi pada pukul 22.03 berlangsung selama 44 detik
05:43dan hingga kini belum ada laporan mengenai erupsi lagi
05:46tentu kita nantikan juga update-nya bagaimana dengan kerusakan alat di pos pantau
05:51akan ada BNPB yang memantau nanti kita lihat bagaimana
05:53akan bisa diupdate lagi oleh Medina
05:56terima kasih banyak laporan lengkapnya Medina Andas dan Juru Kamera Yogi Sherefi
06:00selamat menikmati
Komentar