00:01Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Rakatau di Selat Sunda terasa sebarannya hingga ke Jakarta.
00:07Warga di Kemayoran Jakarta mulai memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.
00:13Di kawasan rasa malam menteng dalam Jakarta Selatan,
00:16Abu vulkanik diakui warga tidak terlalu tebal.
00:19Tetapi warga khawatir, partikel halus debu akan mengganggu pernafasan.
00:23Udah salah sapu, tapi tetap debunya masih ada, tidak dilap.
00:30Karena mungkin dampak dari abu vulkanik itu jadi bunyi banyak ya.
00:35Takut pengaruh dari abu vulkanik, takut batuk atau kepenrapasan.
00:39Jadi saya jaga kesehatan aja sih.
00:43Dampak erupsi Gunung Anak Rakatau juga dirasakan warga Depok Jawa Barat.
00:47Warga bersih-bersih rumah dan kendaraan mereka.
00:50Fasilitas umum seperti lapangan di lingkungan rumah juga disemprot air
00:54agar meminimalisasi debu supaya tidak terhirup warga.
00:57Warga di Bekasi, Jawa Barat merekam tebalnya abu vulkanik
01:01yang menyelimuti area tempat tinggal mereka.
01:04Meski sudah dibersihkan, abu vulkanik kembali lagi
01:07meski jauh lebih tipis dari yang sebelumnya.
01:10Tadi perkiraan jam 7 sampai di Babelan dilihat dari aplikasi di HP sih masih ada
01:19abu vulkaniknya masih tersebar sampai sekarang.
01:22Ini lumayan tebal atau gimana?
01:24Tadi sudah sempat dibersihin terus muncul lagi?
01:26Iya, tadi sudah dibersihin terus sekarang muncul lagi tipis-tipis.
01:31Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi PVMBG menjelaskan
01:35arah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Rakatau dapat berubah mengikuti arah angin.
01:40Berdasarkan pemantauan pada minggu sore,
01:43abu vulkanik mengarah ke bagian barat Selat Sunda.
01:46Untuk di tanggal 6 ini memang demikian.
01:48Arah abu mengarah ke wilayah barat, bagian barat, ke Selat Sunda, dan ke Samudan Indonesia.
01:54Jadi kita mungkin merasakan ya, dan sekali lagi untuk arah abu ini
01:58akan sangat tergantung kepada arah angin.
01:59Jadi bisa berubah-ubah setiap hari.
02:01Kami memonitor di sini ada beberapa stasiun pengamatan
02:04bekerja sama dengan BMKG, dan juga ada stasiun di Australia
02:07yang kita bisa bersama-sama memantau perubahan arah angin untuk abu ini
02:11karena abu ini juga akan mempengaruhi penerbangan.
02:14Di tengah dampak abu vulkanik, hasil erupsi Gunung Anak Rakatau,
02:19BMK Bogor melalui Dinas Damkar dan Keselamatan bersama Polres Bogor
02:24menyemprotkan air di jalur-jalur utama.
02:27Tim Liputan, Kompas TV
02:33Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Rakatau menyebar hingga dirasakan di wilayah Jabodetabek.
02:38Bagaimana dampaknya bagi kesehatan?
02:40Kita akan membahasnya bersama Chandra Yogaditama,
02:43Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dr. Paru Indonesia.
02:46Selamat malam, Prof.
02:48Selamat malam, Madya.
02:49Prof Chandra, apa saja sih gangguan kesehatan yang bisa ditimbulkan
02:53dari abu vulkanik erupsi Gunung Anak Rakatau ini?
02:56Yang pertama tentu kita mesti tahu apa itu abu vulkaniknya,
03:00walaupun tadi terlihatkan di mobil.
03:02Jadi abu vulkanik ini campuran dari debu, mineral, dan juga ada quartz.
03:06Itulah yang orang banyak sampaikan berhubungan dengan silika itu.
03:10Dan kalau ini terbang di udara tentu harus dihisap sehingga masuk selera nafas.
03:14Kalau kita bicara dampaknya ada beberapa dampaknya.
03:16Dampak yang utama tentu saja pada paru dan selera nafas.
03:19Kenapa? Karena itu dihisap langsung.
03:21Nah dampaknya di paru dan selera nafas paling tidak ada tiga.
03:24Yang pertama iritasi.
03:26Iritasi artinya ada keluhan batuk mungkin, atau sakit tenggorok,
03:29atau ada dahak keluar, atau ada ingus gitu.
03:32Itu bukan tidak mungkin ada gangguan perapasan sedikit.
03:35Itu iritasi.
03:36Tapi yang kedua bisa saja terjadi infeksi.
03:39Yang kita kenal sebagai ispa selama ini yang banyak dibicarakan.
03:42Misalnya pada kebakaran hutan gitu ya.
03:44Kemungkinan ispa juga dapat saja terjadi pada keadaan abu vulkanik ini.
03:49Tentu saja kalau ispa, kalau tidak ditanggulangin dengan baik,
03:53bukan tidak mungkin terjadi peradangan yang lebih berat,
03:55terjadi penemuni dan sebagainya, terutama pada orang yang daya tahan tubuhnya lemah.
03:58Itu yang kedua.
03:59Yang ketiga soal paru dan perapasan juga adalah pada mereka yang memang sudah ada penyakit paru kronik.
04:05Misalnya ada asma, ada penyakit paru obstetric kronik.
04:09Maka ini abu vulkanik ini bisa mencetuskan timbulnya serangan.
04:13Jadi akhirnya dia jadi sesak, jadi batuk-batuk dan sebagainya karena ada abu vulkanik ini.
04:18Itu dampak pada pernapasan.
04:21Tapi selain itu juga ada dampak lain, ada dampak pada mata dan kulit.
04:26Kenapa? Karena si abu ini kan bisa nempel di kulit, bisa nempel di mata.
04:29Tadi saya dengar sudah dibahas juga sedikit banyak oleh Pak Surono.
04:32Jadi bisa ada dampak di mata, ada dampak di kulit.
04:35Tapi selain itu, kalau abu seperti kita lihat di gambar ini,
04:39motor kan kotor ya.
04:40Tapi kalau dia kena ke makanan, tentu bisa mengkontaminasi makanan atau minuman.
04:44Jadi selain di paru, mata dan kulit juga ada kemungkinan gangguan di seluruh cerna.
04:49Karena kalau makanannya kotor kemudian dikonsumsi, akan timbul gangguan di seluruh cerna.
04:53Jadi itu kira-kira beberapa dampak yang ada.
04:55Walaupun juga selain itu ya, karena partikelnya ini kecil,
04:59bukan tidak mungkin dia masuk ke seluruh nafas yang paling dalam,
05:02yang namanya alveolus.
05:03Kemudian menyebar ke seluruh tubuh.
05:06Kalau ada gas tertentu, bisa menimbulkan hal-hal lain di luar yang tadi kita sebutkan.
05:10Tapi utamanya memang yang tiga itu.
05:11Oke Prof, lalu apa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi resiko gangguan kesehatan
05:15akibat abu vulkanik, terutama kelompok rentan seperti lansia dan juga balita?
05:21Yang pertama yang kita bisa lakukan tentu saja sedapat mungkin membatasi aktivitas fisik di luar rumah.
05:26Ini memang mudah diucapkan, tapi ya orang mungkin besok mau tidak mau harus kerja dan sebagainya.
05:30Tapi kalau bisa dibatasi aktivitas fisik yang berlebihan di luar rumah, itu akan baik.
05:35Yang kedua, kalau harus keluar rumah memang gunakan masker.
05:38Dan masker itu harusnya menutupi mulut dan hidung.
05:40Orang bolak-balik tanya, masker biasa cukup enggak?
05:43Apa harus N95 atau bagaimana begitu ya?
05:45Tentu saja kalau bisa N95 lebih baik.
05:47Kalau atau tidak, masker biasa tadi dia bisa menutupi mulut dan hidung dengan lebih rapat begitu katakanlah.
05:54Itu kalau soal paru dan penapas.
05:56Tapi ingat juga ada kemungkinan mata dan kulit kan begitu ya.
05:59Sehingga penggunaan kacamata atau baju lengan panjang jangan penek nih.
06:03Besok nih, saya lihat nih yang ngelap-ngelap nih masker dengan penek.
06:06Kalau besok mungkin dengan panjang akan lebih baik sehingga dia lebih terlindungi.
06:10Itu yang kedua, kalau harus keluar rumah.
06:13Dan karena ada asap kemungkinan seperti ini, kalau harus keluar rumah dan masuk lagi dalam rumah,
06:19ada baiknya, bukan ada baiknya.
06:20Dianjurkan untuk mandi, mencuci bajunya dan sebagainya, dicuci dengan baik.
06:24Itu poin ketiga.
06:25Nah poin keempat, untuk mereka yang ada gangguan, seperti yang Dian sampaikan,
06:31memang ada penyakit paru kronik begitu, maka kan biasanya mereka yang ada paru kronik sudah menggunakan obat secara rutin.
06:39Bagus kalau sekarang berkonsultasi pada petugas kesehatan,
06:42ini obat saya selama ini sudah makan obat ini, karena ada abu vulkanik,
06:45apa obatnya barangkali mesti diubah?
06:47Atau kalau tidak diubah, disesuaikan cara pemakaiannya?
06:50Atau bukan tidak mungkin disesuaikan dosisnya?
06:52Saya ambil contoh, karena tadi juga wartawan bertanya, orang asma.
06:56Orang asma itu pakai obat semprot biasanya dua macam,
06:59ada yang namanya reliever, ada yang namanya controller.
07:02Nah, pada keadaan seperti ini yang controller mesti dipakai rutin betul-betul,
07:06kalau ada keluhan dipakai reliever.
07:07Jadi, harus ada perubahan cara begitu.
07:09Itu yang keempat.
07:10Dan yang kelima, untuk masyarakat umum,
07:12tentu saja kalau ada keluhan, segera berobat ke fasilitas kesehatan.
07:16Di luar lima itu yang paling penting, kita tetap beri prioritas tinggi pada kesehatan kita,
07:20karena bagaimanapun juga, makan bergizi, istirahat yang cukup.
07:23Kalau kesehatan kita baik, maka kemungkinan mendapatkan dampak buruk,
07:26karena abu vulkanik ini tentu lebih kecil.
07:29Jadi, jaga kesehatan dengan baik.
07:30Baik. Sejumlah langkah perlu disiapkan untuk mengantisipasi resiko kesehatan
07:34akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Rakatau.
07:37Terima kasih, Prof. Chandra Yoga Ditama,
07:40Ketua Majelis Kehormatan Perimpunan Dokter Pari Indonesia,
07:42sudah berbagi pandangan di Kompas Malam.
07:44Sehat selalu.
07:45Terima kasih.
Komentar