00:00Selamat pagi, sesuai dengan janji kami tadi pagi bahwa apabila ada perkembangan terbaru,
00:07maka kami akan mengupdate kepada masyarakat dan juga kepada rekan-rekan media.
00:12Ada beberapa hal yang bisa kami update.
00:15Pertama adalah dari 8 bandara yang kami nyatakan ditutup operasional sementara,
00:21satu bandara sudah bisa kita buka berdasarkan hasil tes paper test dinyatakan negatif adalah bandara yang berada di Pagar Aglam.
00:37Apakah hasilnya negatif atau tidak, apabila hasilnya negatif kami akan menginformasikan kembali kepada rekan-rekan media dan juga masyarakat.
00:48Saat ini kami sedang melakukan eksersis atau melakukan review terhadap bandara Hussein di Bandung.
00:57Yang lainnya adalah berdasarkan laporan dari Darwin Volcanic Ice Advisory Center,
01:06diprediksi kondisinya kurang lima masih akan sama seperti sebelumnya.
01:11Itu mereka memprediksi kondisi akan sama sampai dengan jam 3 sore nanti.
01:15Jadi kondisi debu itu bisa kami sampaikan relatif belum berubah banyak.
01:24Ini didasarkan dari Darwin Volcanic Ice Advisory Center.
01:30Juga kami bisa sampaikan informasi bahwa beberapa maskapai sudah mulai mengalihkan penerbangannya ke bandara alternatif.
01:39Saat ini Garuda dari kemarin itu sudah melakukan pendaratan di Kertajat.
01:46Rencananya hari ini juga pendaratan oleh Garuda di Kertajat, penerbangan dari Jeddah dan dari Amsterdam.
01:57Kemudian Singapore Airlines juga akan mendaratan dengan mengganti pesawatnya yang semula menggunakan Boeing 737 seri 800,
02:07akan diganti menjadi Airbus 350,
02:10di mana akan menampung lebih banyak penumpang dari sekitar 150 penumpang menjadi 303 penumpang.
02:16Sehingga masyarakat atau saudara-saudara kita yang terbang dari Singapura, yang stranded atau di Singapura itu bisa kembali melalui Surabaya.
02:28Kemudian Singapore Airlines juga kembali ke bandara alternatif.
02:35Dan dapat kami sampaikan juga pada kesempatan ini kami mendorong para airline dari luar negeri untuk diperbolehkan menggunakan pesawat-pesawat
02:46besar
02:46seperti tadi Airbus A350, juga Airbus A380 kalau memang mereka berkenan memakai dan menggunakan bandara alternatif kita.
02:57Seperti teman-teman ketahui bahwa bandara Yogyakarta bisa menampung pesawat besar hingga Airbus A380.
03:05Jadi kita membuka kesempatan kepada airlines manapun juga supaya para penumpang yang stranded di masing-masing negara tersebut bisa dapat
03:12kembali ke tanah air.
03:14Demikian teman-teman yang bisa kami update sampai sejauh ini.
03:18Apabila ada perkembangan terbaru kami akan update kembali untuk teman-teman dan juga untuk masyarakat.
03:22Pak sedikit tadi di bandara kereta Jati, itu ada berapa penerbangan yang dialihkan dari Surabaya Melata ke Ketua?
03:32Sampai dengan hari ini berarti ada empat, semuanya Garuda.
03:37Semuanya Garuda, kemudian untuk Singapura Airlines mereka mengganti pesawat yang ke Surabaya.
03:46Kemudian juga mereka akan melakukan penerbangan ke Yogyakarta.
03:50Dan kita membuka kesempatan kepada airlines yang lain apabila ingin, kita mendorong ya untuk menggunakan bandara alternatif supaya kita bisa
03:59memecah penumpang atau yang kembali ke tanah air tidak terlalu berlama-lama di negara-negara yang mereka terbang asalnya.
04:09Pak, kalau yang penerbangan dialihkan ke bandara alternatif, itu apakah jadwalnya juga sesuai sama di bandara Suta atau di reschedule?
04:19Kita sesuaikan dengan schedule-nya mereka, karena kalau menggunakan schedule yang di sini kan sudah berbeda tentunya.
04:28Jadi seperti yang ke Jogja, itu kan Singapura tidak ada schedule.
04:36Jadi ini merupakan slot yang kita berikan kepada SQ dan kepada semua airlines yang kita dorong supaya mereka mau menggunakan
04:45bandara alternatif.
04:45Sehingga penumpang yang ada di negara asal, maksudnya seperti di Singapura atau negara-negara lain, bisa segera kembali.
04:55Dan juga penumpang yang ada di kita yang semula harus terbang dari Jakarta, dari Soekarnata, bisa menggunakan bandara lain untuk
05:03terbang ke negara mereka.
05:05Kita siapkan bis dan kereta untuk transportasi lanjutannya.
05:13Yang lain itu ditanggung sepenuhnya oleh Angkasa Apura.
05:15Habit untuk pelaburan perat, Pak?
05:17Pelaburan perat tidak ada perubahan, Pak. Masih secara operasional, masih berfungsi, normal.
05:23Namun demikian jumlah pengguna atau penumpang malah berkurang.
05:27Jadi kita tidak menambah kapal karena jumlah penumpang itu berkurang.
05:33Pak, untuk maskapai tanah internasional, SQ sama Baru Dua?
05:37Sekarang Baru Dua yang lain sedang melakukan eksersis, sedang berhitung, dan di bandara mana yang akan mereka landing.
05:47Dan kita sudah buka Kertajati, kemudian Semarang, Jogja, Juanda, Solo, kita buka.
05:55Di mana semua bandar tersebut kita siapkan juga transportasi lanjutannya.
06:04Oke, ada lagi?
06:06Makasih, makasih semuanya.
06:08Makasih.
Komentar