Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto membawa sejumlah hasil kerja sama strategis usai bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).

Kerja sama yang dijajaki mencakup sektor pertanian, energi, sumber daya mineral, pertahanan, investasi, hingga perkapalan.

Selain sektor perikanan, Indonesia juga menjajaki investasi pengembangan pabrik pupuk urea di Vladivostok.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan penjajakan tersebut menjadi salah satu tindak lanjut konkret penguatan kemitraan strategis kedua negara.

Video editor: Vila

#prabowo #putin #indonesia #rusia

Baca Juga Wanti-Wanti Putin, Usai Prabowo Jawab Soal Kebijakan RI dengan Rusia & Negara Barat di https://www.kompas.tv/nasional/688982/wanti-wanti-putin-usai-prabowo-jawab-soal-kebijakan-ri-dengan-rusia-negara-barat




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689199/prabowo-bawa-oleh-oleh-kerja-sama-dari-rusia-putin-tawarkan-kapal-canggih-dan-investasi-pupuk
Transkrip
00:00Dan kita membahas banyak hal dan kerjasama, potensi kerjasama.
00:07Tadi kami, Pak-Pak Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden Putin, bersama-sama dengan kami, para menteri, dan juga delegasi dari
00:16Presiden Putin.
00:18Dan kita membahas banyak hal dan kerjasama, potensi kerjasama di berbagai bidang, baik itu bidang pertanian, kemudian SDM, kemudian kerjasama
00:35di bidang mineral, dan juga di bidang pertahanan.
00:40Jadi mungkin nanti ini akan disampaikan lebih detail oleh Pak Bengko, tetapi pada intinya dengan kami, bersama dengan dirut Pupuk
00:48Indonesia, kita baru saja mendatangani joint study untuk melihat potensi dari Pupuk Indonesia berinvestasi di Vladimostok ini untuk Pupuk Korea.
01:03Untuk Pupuk Korea, karena kalau kita lihat dari Pupuk Indonesia ini, performancenya makin lama makin bagus, makin efisien, sehingga mempunyai
01:17potensi yang sangat besar untuk berinvestasi di Vladimostok ini dan dengan pihak ke Rusjem.
01:23Dan diharapkan ini menjadi salah satu langkah strategis yang bisa memperkuat juga dari sektor ketahanan pangan kita dan juga ketahanan
01:33industri kita.
01:35Silahkan Pak.
01:36Terima kasih Pak Menteri. Jadi tadi sebagaimana sudah disampaikan sesuai dengan arahan dari dan antara untuk Pupuk Indonesia bisa semakin
01:46memperkuat ketahanan pangan nasional dan juga memperluas ekspansi global.
01:52Maka pada hari ini tadi kita menantangani perjanjian MOU untuk joint study melihat potensi pengembangan pabrik urea di Vladimostok ini,
02:05sebagaimana tadi dijelaskan.
02:07Dan ini menjadi menarik karena Vladimostok adalah menghadap ke Pasifik, pasar yang selama ini memang menjadi pasar utama Pupuk Indonesia.
02:16Saya rasa demikian Pak tambahannya dari kami.
02:18Oke.
02:19Pak Raksan, satu pertanyaan. Tadi kan ketika pertemuan pidadal kan disampaikan oleh Pak Presiden bahwa hubungannya sudah menjadi mitra strategis
02:26ya. Ini kan cukup menarik.
02:28Untuk rencana terdekat mungkin tahun ini, akhir-akhir apa yang akan bisa direalisasikan?
02:34Ya, salah satu juga adalah untuk kerasa di bidang perkapalan.
02:40Dan Presiden Putin juga menawarkan untuk perkapalan yang panjangnya lebih dari 102 meter yang mutakhir untuk pengelolaan langsung ikan-ikan
02:53kita.
02:54Jika kita menjadi lebih baik kualitasnya, itu juga salah satu yang dibicarakan.
02:59Dan dari Pak Presiden akan mengirim timnya segera untuk mempelajari kapal tersebut.
03:07Dan yang setelah juga baru akan di...
03:13FTA dengan Eurasia, dengan Indonesia juga itu segera diratifikasi.
03:20Sehingga tentunya ini akan memberikan dampak yang positif, yang besar terhadap perdagangan.
03:24Jadi momentumnya sangat baik, momentumnya sangat pas, sehingga ini memperluas dari segi perdagangan,
03:32kiasa sama, partnership, investasi terhadap kedua negara.
03:35Oke, makasih.
Komentar

Dianjurkan