00:01Oke, terima kasih teman-teman media.
00:04Tadi barusan kami melakukan koordinasi kembali sesuai dengan apa yang tadi kita sampaikan siang.
00:10Setiap 4 jam kita akan melakukan update kondisi terakhir.
00:14Dari update per tadi jam 5 ya, jam 5 lewat.
00:19Itu kondisi debu yang semula tadi siang itu anginnya mengarah ke barat.
00:30Sekarang informasi dari BMKG anginnya mengarah ke timur dengan kecepatan lima not pada flight level 15 ribu feet.
00:41Melihat informasi tersebut dan setelah melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder yang terkait dengan penerbangan,
00:47maka kami memutuskan, oh iya ada tambahan juga bahwa ada dua bandara tambahan yang terdampak
00:55yaitu bandara Taufiq Kemas dan bandara yang ada di Pagar Alam.
00:59Jadi semua sekarang ada delapan bandara yang terdampak.
01:02Nah setelah kami melakukan koordinasi, maka kami memutuskan bahwa ke delapan bandara tersebut
01:08akan kami tutup sampai dengan pukul 24.00.
01:13Kita akan melihat bagaimana kondisi nanti pada tengah malam nanti ya.
01:19Jadi supaya kita ingin memastikan apakah memang debunya ini sudah berkurang atau justru makin bertambah.
01:31Karena tadi kami putuskan bahwa penutupan operasional sementara bandara itu sampai dengan pukul 24.00.
01:38Tapi kami terus memonitor setiap setengah jam, 30 menit kami melakukan paper test di seluruh bandara.
01:49Tidak hanya di seluruh bandara, khususnya yang mengarah ke timur ya.
01:54Untuk mengantisipasi apakah penyebaran tubuh itu semakin melebar atau berkurang.
02:00Tadi kan ada pembicaraan bahwa penumpang yang khususnya di wilayah Jakarta ini yang bertujuan ke Semarang atau Jogja
02:07akan dialihkan ke kereta api.
02:09Ya, tadi saya juga sampaikan untuk memberikan alternatif kepada airlines
02:16apabila ingin menggunakan, karena kita sudah membuka ya bandara alternatif,
02:20bandara Kertajati, kemudian juga bandara Semarang, Juhanda, ini juga YIA, Jogja,
02:30kemudian Solo juga kita buka untuk operasi 24 jam.
02:34Apabila airlines ingin menggunakan bandara-bandara alternatif sebut untuk take off dan landing, kami persilahkan.
02:41Dan jika kita tawarkan tadi dari Pak Dirut Angkasa Pura,
02:46apabila ingin menggunakan bandara misalnya bandara Juanda atau bandara Solo, Jogja,
02:53transportasi daratnya akan kita tanggung ya.
02:56Penggunaan kereta ya, bagi para penumpang yang ingin mengakses ke bandara-bandara alternatif sebut,
03:02kita akan siapkan sarana transportasi daratnya, misalnya seperti kereta.
03:07Nah, nanti itu bagaimana masyarakat mengaksesnya Pak?
03:09Tentunya nanti ke airlines ya, nanti ya.
03:13Kalau memang airlines ya, tergantung dari airlines apakah mereka mau menggunakan bandara alternatif tersebut.
03:19Dan juga tergantung kepada masyarakat apakah masih ingin melakukan perjalanan
03:27dengan memindah perjalanannya dari bandara-bandara alternatif tersebut atau mereka membatalkan perjalanan tersebut.
03:34Bapak, bagaimana masyarakat sampai di situ ya Pak?
03:40Belum.
03:41Tadi kan seperti siap,
03:43kita mendapatkan informasi di barat,
03:48ke arah samudera India.
03:50Tapi sore ini kita mendapatkan informasi bahwa angin itu mengarah ke timur,
03:54pada level 15.000 feet di kecepatan 5 knot.
03:58Jadi terjadi perubahan.
04:01Jadi kita bisa melihat begitu dinamisnya cuaca itu berubah,
04:05jadi kita harus bisa mengantisipasi segala sesuatunya.
04:07Yang paling penting adalah bagaimana kita mengantisipasi segala sesuatu berubah-ubahnya cuaca ini.
04:12Pak, untuk melapan bandara hari ini berarti tidak ada aktivitas ya Pak?
04:17Mungkin ada himbawan buat penumpang nih Pak yang masih menunggu?
04:20Sudah, kita sampaikan dan Mas bisa lihat,
04:23seperti di terminal 1B, kemudian 2 dan 3,
04:27dari tadi siang begitu padat,
04:30kemudian sekarang sudah sangat berkurang jauh,
04:32itu berkat Angkasa Pura,
04:34terima kasih dan juga para operator penerbangan airline
04:37yang dengan gencara menyampaikan informasi itu kepada masyarakat,
04:40sehingga masyarakat tidak perlu datang lagi ke bandara
04:42dan pemberitahuannya disampaikan secara langsung oleh para airline kepada masyarakat.
04:47Pak, bagaimana dengan jarur laut Pak?
04:50Sejauh ini jarur laut masih beroperasi,
04:53tadi kami sampaikan bahwa malah sebenarnya ada pengurangan
04:58dari jumlah penumpang atau masyarakat yang menggunakan jarur laut.
05:03Barangkali masyarakat melihat kondisinya
05:05dan mereka mempertimbangkan segala sesuatunya,
05:08demi keselamatan dan sebagainya,
05:09mereka memutuskan untuk membatalkan perjalanan melalui laut.
05:11Jadi kita tidak ada penambahan kapal untuk penyebrangan,
05:17karena penumpang yang menggunakan penyebrangan itu malah berkurang.
05:22Yang saya dapat informasi tadi,
05:24sampai 61 persen dari rencana harian penyebrangan.
05:31Pak, ini kan banyak juga penumpang yang ke luar negeri Pak,
05:35apakah sudah berkoordinasi dengan mas kapal di sana,
05:38sehingga Singapura?
05:40Jadi setiap airline kan menghadapi situasi seperti ini bukan yang pertama kali.
05:44Jadi mereka sudah punya kebijakan bagaimana penanganan terhadap penumpang.
05:49Jadi ada airline yang memang sudah menyiapkan apabila terjadi hal-hal seperti ini,
05:55mereka menginapkan penumpang di hotel-hotel yang mereka sediakan.
05:59Pak, ini sudah ada komunikasi dari pihak suta terhadap penerbangan hingga pukul jam 5 sore ini,
06:06berapa banyak dari penumpangnya?
06:09Kita tadi kan kurang lebih sekitar 467,
06:19dengan penumpang sekitar 150 ribu.
06:22Nanti kita lihat, untuk pembatalan sampai pukul 24.00 itu akan ada beberapa flight malam ya,
06:31yang tentunya dibatalkan.
06:32Jadi kita akan dihitung lagi.
06:35Pak, ini kan angin sudah mengarah ke timur lagi.
06:38Ada antisipasi bandara-bandara selain dua bandara tambahan lagi tidak Pak?
06:42Ya, kalau ke timur kan itu banyak bandara nih,
06:45termasuk yang menjadi bandara alternatif.
06:49Jadi kalau misalnya kita berharap bahwa anginnya itu tidak,
06:54ya harapannya tidak sampai ke bandara-bandara seperti Kertajati,
06:58kemudian Semarang, maupun Juanda, ada Solo, ada Jogja.
07:04Tapi kita mengantisipasi,
07:05kalau pun memang berharap tidak terjadi,
07:08maka bandara-bandara yang masih memungkinkan misalnya tergantung arah angin ya tentunya tuh.
07:15Apakah berpengaruh terhadap lokasi yang berada di Jawa bagian utara,
07:21berarti kita masih bisa menggunakan yang Jogja,
07:23ataupun Solo yang bisa kita gunakan.
07:26Jadi kita menyiapkan dan kita memonitor,
07:28yang paling penting adalah kita memonitor pergerakan dari debu ini.
07:32Pengujian paper testnya berarti masih positif?
07:34Setiap setengah jam kita uji.
07:35Jadi sampai sekarang di delapan bandara itu masih positif.
07:48Hampir setiap saat meminta supaya di-update bagaimana kondisi penerbangan kita.
07:55Bapak Presiden maksud saya.
08:25Terima kasih, Pak.
08:51Ini nanti penumpang akan diinformasikan oleh masing-masing elain.
08:55Kalau misalnya elainnya mengatakan,
08:57oke Pak kami berangkat dari Solo,
08:59atau kami take off landingnya di Solo.
09:01Nanti beliau akan menyiapkan,
09:03kan selain yang berangkat juga yang pulangkan.
09:05Berarti penumpang dari Jakarta atau mau ke Jakarta bisa...
09:21Bisa dialihkan ke Solo.
09:24Karena mungkin...
09:25Karena satu dan lain-lain kan banyak kepentingan para penumpang yang harus beraktifitas di Jakarta.
09:31Itu yang harus kami fasilitasi.
09:33Benar-benar.
09:34Tadi juga ada yang sempat harus pulang karena harus makamin keluarganya kan.
09:37Tapi jadi mau gimana?
09:39Mungkin ini informasi bagus.
09:40Iya, ini kita menawarkan alternatif.
09:42Jadi nggak usah khawatir.
09:43Nanti untuk transportasi menuju bandara alternatif kita siapkan.
09:47Artinya ini penerbangan yang sampai jam 12 malam nanti ini masih dihitung ya, Pak?
09:51Yang dibatalkan berapa banyak penerbangan lagi ya?
09:52Iya, kan semula kan kita tutup sampai tadi jam 17.30 hari.
09:57Jam 17.30 hari sampai jam itu kira-kira berapa banyak?
09:59Ini masih dalam dihitung.
10:02Penumpang terdampak, flight-nya, tambahannya berapa, Pak?
10:06700 sekian.
10:07700 sekian.
10:09Penumpang udah 170 ribuan.
10:11Penerbangan yang cancel hingga pukul hari ini.
10:13700.
10:15Atau 1.500?
10:161.500.
10:17Total 1.500.
10:17Tekok landing.
10:19Tekok landing.
10:20Itu di 8 bandara?
10:21Enggak, di seluruh bandara yang...
10:22Seluruh bandara yang terdampak.
10:24Yang terdampak.
10:24Boleh mungkin, Pak, disampaikan terkait penerbangan?
10:26Yang mana aja, kan?
10:28Iya, 8 itu.
10:298 itu.
10:31Tapi mungkin juga terdampak, maksudnya misalnya dari...
10:34Kita nggak membutuhkan hanya asal ya keluar, tapi yang masuk juga kita...
10:38Walaupun dia tidak terdampak, tapi karena di Siakarta,
10:41terlebih semasuk akhirnya dibatalkan di sana.
10:44Boleh, Pak, mungkin disampaikan sedikit terkaitan.
10:48Data, data, menurut.
10:49Tapi kalau yang untuk pesawat-pesawat itu kan harus dijaga mesinnya.
10:52Dari injurni juga ada komunikasi dari pesawat...
10:55Memenjadikan fasilitas buat para pesawat-pesawat itu nggak sih, Pak?
10:57Itu di tangan di...
10:58Biasanya sih.
10:59Biasanya semua elan sudah menyiapkan.
11:01Menyiapkan.
11:02Kalau ada apa-apa, atau biasanya kalau...
11:05Mereka mengambilkan.
11:05Mereka kan tutup.
11:06Iya.
11:07Iya.
11:08Karena kan berbahaya partikelnya, kan?
11:11Nah, itu pun nanti, kalau misalnya kita sudah buka,
11:14mereka harus melakukan pemeriksaan dulu sebelum beroperasi.
11:16Untuk memastikan bahwa tidak ada debu yang ada di...
11:20Tersisa di situ.
11:20Nah, nanti tim pengawasnya dari mainhub juga ada ya?
11:23Iya, semua.
11:23Dari bandara.
11:24Oke.
11:24Kita juga otoris bandara dari airline SDI kan harus ada...
11:29Kualitikan.
11:29Jadi sebelum, ketika bandara ini sudah dinilai normal, bisa beroperasi, tapi misalnya harus di cek dulu.
11:35Harus di relis lagi.
11:36Pastinya kan keselamatan prioritas pertama, jadi safety itu memang pastinya ada pencegahan di sebelumnya.
11:41Kita pastikan harus di cek dulu sebelum dia beroperasi.
11:44Kita takutnya, karena debu sedemikian kecilnya, walaupun ditutup, takutnya tidak efektif.
11:51Takutnya akan jadi jangka.
11:55Terima kasih, Pak.
11:56Terima kasih, Pak.
11:57Terima kasih, Pak.
11:57Maaf, izin boleh memberikan pendengaran sekali lagi nggak soal tadi yang alternatif transportasi ke bandara-bandara Angkasa Pura?
12:06Jadi, tadi dia ngasih pembicaraan dengan Ijomi, Angkasa Pura, untuk mengantisipasi apabila airlines yang sudah kita berikan alternatif penggunaan bandara
12:21di luar yang terdampak,
12:23seperti kita menggunakan Ketajati, Ahmad Yani, kemudian juga Juanda, dan Solo, kemudian Jogja.
12:32Nah ini, apabila memang airlines akan menerbang maupun take off landing dari bandara-bandara tersebut,
12:40maka pihak Injuni, Angkasa Pura akan menyediakan transportasi daratnya untuk penumpang agar bisa mencapai atau sampai di bandara-bandara tersebut.
12:50Nanti akan dikoordinasikan dengan airlines-nya, nanti airlines-nya akan memberitahukan kepada penumpang-penumpang yang akan menggunakan bandara dan bus.
13:03Pak, itu tadi berapa, ada 1.558 flight dengan 170 ribu penumpang yang terdampak.
13:16Pak, itu dengan kedatangan juga sama Pak?
13:19Sama, kedatangan dan yang berdampak kan kita harus melihat di bandara asalnya, misalnya dari Surabaya.
13:24Walaupun tidak terdampak, tapi karena disini terdampak, mungkin biasanya itu mereka akan juga membatalkan penerbangan yang dari luar masuk ke
13:33Jakarta.
13:34Itu total dari 8 bandara?
13:36Semuanya, jadinya semuanya.
13:37Kalau susu utas saja?
13:39Kalau susu utas saja, yang berarti 100 ribu.
13:44Penumpang?
13:45250 flight?
13:48100 ribu peks.
13:50Kalau penumpang?
13:51Pak, boleh dibilang lagi, airlines yang melakukan refund, itu sudah siapa itu Pak?
13:56Lagi tidak melakukan refund, itu ya Pak?
13:58Kami belum mendapat laporan.
14:05Tapi kami sudah menyampaikan bahwa semua airline harus memfasilitasi hak-hak penumpang untuk melakukan reschedule maupun refund tiketnya.
14:19Terima kasih banyak.
14:21Selamat malam.
14:21Selamat malam.
14:22Selamat menikmati.
14:24Selamat menikmati.
Komentar