- 2 hari yang lalu
- #bmkg
- #bandung
- #dentuman
- #gemuruh
- #fenomenaalam
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Stasiun Geofisika Bandung BMKG, Suaidi Ahadi menjelaskan terkait laporan suara dentuman di wilayah Bandung dan sekitarnya.
Hal ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar secara daring pada Sabtu (5/9/2026).
Berdasarkan pantauan BMKG tidak terdeteksi ada laporan kegempaan di wilayah Bandung.
Sementara aktivitas petir tidak dilaporkan di Bandung namun terjadi di sekitar Gunung Anak Krakatau.
BMKG menyampaikan bahwa ada banyak kemungkinan soal penyebab suara dentuman di wilayah tersebut.
#bmkg #bandung #dentuman #gemuruh #fenomenaalam
Produser: Theo Reza
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689168/full-bmkg-soal-misteri-dentuman-di-bandung-terkait-erupsi-gunung-anak-krakatau
Hal ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar secara daring pada Sabtu (5/9/2026).
Berdasarkan pantauan BMKG tidak terdeteksi ada laporan kegempaan di wilayah Bandung.
Sementara aktivitas petir tidak dilaporkan di Bandung namun terjadi di sekitar Gunung Anak Krakatau.
BMKG menyampaikan bahwa ada banyak kemungkinan soal penyebab suara dentuman di wilayah tersebut.
#bmkg #bandung #dentuman #gemuruh #fenomenaalam
Produser: Theo Reza
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689168/full-bmkg-soal-misteri-dentuman-di-bandung-terkait-erupsi-gunung-anak-krakatau
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Terima kasih Ibu Julfi. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, rekan-rekan media yang saya hormati.
00:09Alhamdulillah kita dipertemukan di pagi yang cerah ini.
00:13Kita akan membahas fenomena kejadian alam yang cukup menghebohkan kota Bandung dan sekitarnya atau wilayah Bandung Raya.
00:24Terkait dengan dentunan, dentuman ya. Jadi fenomena ini juga pernah terjadi di wilayah Bogor.
00:33Itu bulan April 2020. Yang kita kenal dengan fenomena sky quick.
00:42Nah berikut ini adalah hasil dari pantauan kami terkait dengan alat-alat yang kami punya.
00:49Ibu Julfi tolong ditampilkan powerpoint-nya.
00:56Atau Ibu Pak...
00:58Bandung ini lagi press.
01:00Ya.
01:04Ya.
01:04Ini sini apa sudah tampil Bapak Ibu?
01:08Sudah Pak.
01:10Sudah, sudah.
01:10Oke.
01:12Jadi hasil dari pengamatan kami, kami tentunya BMKG memiliki peralatan-peralatan monitoring geofisika dan meteorologi ya.
01:22Berkait dengan informasi kejadian fenomena alam ini.
01:26Ini kita kan.
01:27Ya.
01:30Oke ya, lanjut ya.
01:32Nah, jadi kita lihat dari hitra satelit yang kita dapat dari Himawari ya.
01:42Bahwa kejadian tersebut, fenomena dentuman tersebut pada jam yang kita curigai.
01:48Ternyata di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya itu tidak ada aktivitas pengumpulan awan.
01:56Nah, justru pada jam yang sama itu terekam adanya aktivitas vulkanik ya.
02:04Vulkanik, mungkin dibantu Pak Firga, aktivitas vulkanik di Krakatau.
02:09Jadi letusan dan letusan gunung api.
02:13Nah, dari data ini akan...
02:15Maka terlihat ya, adanya aktivitas vulkanik di sekitar Krakatau.
02:22Nah, untuk itu menjadi suatu pertanyaan adalah kenapa yang hanya mendengar di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya.
02:30Tapi di Jakarta, di Banten, tidak ada laporan itu.
02:35Nah, oke lanjut Pak.
02:40Nah, hasil data dari seismik ya.
02:43Data hasil dari seismik kita bahwa aktivitas seismik di Cesar Lembang tidak signifikan.
02:50Artinya, tidak ada aktivitas seismik yang berkembang pada saat jam yang kita curigai.
02:57Lanjut Pak.
03:01Nah, menariknya dari data stasiun magnet bumi yang ada di Serang dan di Sukabumi,
03:07kita mencatat aktivitas yang bersamaan.
03:12Memiliki korelasi yang bersamaan dengan letusan gunung api.
03:16Ya, ini aktivitas magnetit yang terekam di Sukabumi dan di Serang, di stasiun magnet bumi kita.
03:28Oke, jadi aktivitas sky earthquake ini, sky quick ya, maksudnya dentuman langit,
03:35kita curigai adanya fenomena yang tidak lajim ya.
03:40Artinya, rekaman darat itu kita curigai sebagai aktivitas Krakatau.
03:46Ya, baik dari data, apa namanya, informasi satelit, citrawan, dan aktivitas magnetik,
03:56juga dari data petir ya.
04:00Nah, ini ternyata pas kejadian aktivitas tersebut,
04:05itu memiliki aktivitas konsentrasi tanda stom atau petir yang sangat dominan di wilayah Krakatau.
04:13Menariknya adalah, di kota Bandung, Bandung sekitarnya itu sedikit sekali petir.
04:20Nah, artinya ini masih menjadi kecurigaan kami.
04:24Nah, istilah dalam istilah, istilah dalam akademis bahwa aktivitas tersebut ya,
04:31di Bandung Raya dan sekitarnya, kita definisikan sebagai sky quick atau dentuman langit.
04:38Ya, atau disebut juga dengan gempa langit.
04:41Nah, sky quick ini, itu fenomenanya masih belum bisa dijelaskan oleh secara, apa namanya, akademis ya,
04:52terkait dengan dentuman ini.
04:53Karena, pertama, dari segi kegempaan, itu tidak ada.
04:58Dari segi aktivitas petir, juga tidak ada.
05:02Dari aktivitas vulkanik, tentunya jauh dari, apa namanya, dari kota Bandung dan sekitarnya.
05:11Tapi, aktivitas vulkanik malah muncul di Krakatau,
05:14yang tidak diributkan atau tidak dilaporkan oleh warga kita yang ada di,
05:22saudara-saudara kita yang ada di Banten dan di Jakarta,
05:26serta di, apa namanya, daerah Bogor ya, yang terdekat.
05:30Justru, fenomena dentuman ini hanya terjadi di wilayah Bandung dan sekitarnya.
05:38Nah, jadi, fenomena ini memang terus kita kaji.
05:46Jadi, ada beberapa literatur yang menyatakan bahwa, ya,
05:51adanya, mungkin, adanya aktivitas gas metana di Danau Purba.
05:56Tapi, itu masih menjadi kecurigaan kita ya, tentunya nanti bisa dijawab oleh teman-teman dari Badan Geologi.
06:03Nah, untuk itu, kami simpulkan bahwa,
06:06pertama, menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai suara dentuman yang terdengar di wilayah kota Bandung Raya.
06:12Dan sekitarnya pada Jumat Sabtu, tanggal 5 September, sekitar jam 23 sampai jam 05 WIB,
06:20BMKG Stasiun Bandung telah melakukan pengecekan terhadap data monitoring kegempaan,
06:26aktivitas petir, kondisi cuaca, dan magnet bunyi.
06:30Kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya termasuk Bandung Raya,
06:34pada periode tersebut secara umum tertantau cerah.
06:38Berdasarkan hasil pemantauan dari data kegempaan BMKG,
06:43tidak terdeteksi.
06:48Tidak terdeteksi adanya aktivitas kegempaan.
06:53Berdasarkan pemantauan data magnet bumi,
06:56tanggal 4 September, jam pukul 23 sampai 05,
07:02sampai jam 2 terhormati adanya gangguan anomali magnetik yang terekam.
07:09Dan itu kita curagi aktivitas dari Gunung Api Krakatau.
07:13Sementara itu, berdasarkan pemantauan aktivitas petir,
07:18itu berkumpul di Gunung Krakatau.
07:22Sedangkan di Bandung Raya dan sekitarnya tidak memiliki aktivitas petir yang sangat signifikan.
07:28Demikian dari saya.
07:30Terima kasih.
07:32Mungkin nanti ada kita buka sesi tanya-jawab oleh rekan-rekan kita, wartawan.
07:37Mekian.
07:39Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
07:41Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
07:44Terima kasih Bapak Kepala Station Gap Sikabandu.
07:47Untuk selanjutnya, apabila dari rekan-rekan media ada yang ingin bertanya?
08:02Pak Izin, David dari Ainyus Pak.
08:06Halo.
08:09Ya, silakan.
08:11Pak Izin, David dari Ainyus Pak.
08:14Itu kan untuk posisi Gunung Anak Krakatau kan jauh dari posisi kota Bandung.
08:22Apa memungkinkan suara dentuman sejauh itu dapat bergetar hingga ke kota Bandung, Pak?
08:31Mungkin sejauh ini seperti itu saja, Pak.
08:34Sementara. Terima kasih, Pak.
08:35Terima kasih, Pak.
08:36Terima kasih, Pak, David.
08:37Justru ini yang menjadi pertanyaan kami yang sangat kuat juga ya.
08:43Jadi fenomena aktivitas vulkanik di Krakatau itu warga Banten dan sekitarnya dan Jakarta tidak melaporkan adanya dentuman.
08:56Atau kayak kuek ini, dentuman langit ya.
08:59Nah, itu yang menjadi curigaan kita bahwa aktivitas di daerah Bandung Raya tadi disampaikan dari cuaca, dari gempa bumi, dari
09:07aktivitas petir,
09:08tidak adanya aktivitas yang sangat berarti di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya.
09:14Jadi ini memang fenomena yang menjadi suatu pertanyaan besar bagi para peneliti di bidang sains kebumian, kegeofisika,
09:25dan teman-teman di meteorologi.
09:27Nah, ini memang belum terjawab, tapi ada literatur yang menjawab bahwa aktivitas skyquake tadi ya,
09:34mungkin adanya aktivitas, apa namanya, aktivitas gas metana yang ada di Danau Purba.
09:43Nah, ini yang menjadi suatu pertanyaan.
09:45Mungkin nanti bisa teman-teman geologi, badan geologi bisa melakukan penelitian ini.
09:50Karena di Bandung, kita ketahui bersama bahwa kota Bandung dan sekitarnya itu di atas Danau Purba, Danau Bandung.
10:01Jadi ini yang menjadi kecurigaan kita.
10:05Jadi memang dari segi fenomena alam yang diamati oleh BMKG,
10:08tidak menunjukkan aktivitas adanya, apa namanya,
10:14aktivitas yang aneh atau yang menjadi anomali berakibat dari dentuman tersebut.
10:23Pak Izin, Pak.
10:24Mungkin artinya yang terdengar suara di dentuman itu sendiri di wilayah mana saja mungkin, Pak?
10:32Selain di Bandung sendiri, Pak?
10:35Ya, jadi yang kami rekam di teman-teman wartawan,
10:40itu kan Bandung, Raya, dan sekitarnya ya.
10:42Ya, jadi kita tidak dapat laporan dari teman-teman dari Jakarta,
10:49dari Banten, dan dari kota Bogor, Kabupaten Bogor sekitarnya.
10:53Ya, artinya fenomena aktivitas vulkanik yang ada di Krakatau,
10:58yang kebetulan bersamaan pada jam tersebut,
11:00itu artinya tidak memiliki efek dentuman langit,
11:07atau yang kita sebut dengan sky quick, ya.
11:13Untuk, makanya sampai terjadi di Bandung ya,
11:17hanya Bandung, Raya, dan sekitarnya yang mendengar itu.
11:24Mungkin ada lagi yang perlu dianyakan?
11:29Izin, Pak, Ruby dari antara, Pak.
11:32Pak, mungkin penegasan saja, Pak,
11:33berarti dentuman yang semalam terdengar,
11:36atau pagi tadi terdengar itu,
11:37berarti bukan dari aktivitas vulkanik dari erupsi Gunung Raka atau ya, Pak?
11:42Di penegasannya, Pak?
11:44Ya, kecurigaan kami seperti itu.
11:46Nanti mungkin bisa teman-teman bertahun berkoordinasi dengan Badan Geologi atau PMBG ya.
11:51Karena kecurigaan kami, kami merekam aktivitas vulkanik dengan data kami.
11:56Ya, data kami berupa data magnetik,
11:59data petir,
12:01data image satelit dari Himawari,
12:05dan data kegembaan.
12:06Pada jam yang sama,
12:08yang kita curigai pada jam yang sama tersebut,
12:11terjadi aktivitas vulkanik di Raka Tau.
12:14Masalahnya adalah,
12:15dentuman tersebut hanya terdengar di wilayah Bandung Raya sekitarnya.
12:19Tidak terdengar di Jakarta,
12:21tidak terkenal di Kabupaten Bogor,
12:23di Kota Bogor sendiri,
12:24dan Banten dan sekitarnya.
12:26Tentunya,
12:27dentuman tersebut terdengar di wilayah,
12:29apa namanya,
12:32perbatasan dengan Gunung Raka Tau.
12:34Seperti di pantai yang di,
12:36apa namanya,
12:37Pantai Carita,
12:38di wilayah Pandenglang,
12:39dan lain-lain yang berperilis pantai.
12:41Tapi ini terlalu jauh.
12:42Nah, ini terlalu jauh di Kota Bandung,
12:45bahkan Jakarta dan Bogor tidak mendengar.
12:48Ini yang menjadi fenomena yang sangat menarik,
12:50yang mungkin belum kita bisa ungkap.
13:01Ada lagi?
13:02Coba Pak Bujufi.
13:04Bujufi, mungkin dicek,
13:06adakah Pak Dr. Sirot sudah bergabung?
13:10Ya Pak, izin Pak.
13:12Ya, Pak Cepi, silakan Pak Cepi.
13:15Pak, ini kan fenomena ini,
13:17sempat terjadi di daerah lain juga nggak Pak?
13:20terkait dengan dentuman keras ini.
13:22Dan juga ini,
13:23artinya berarti,
13:26tadi mempertegas saja Pak,
13:27apakah ada penyebab dari,
13:31erupsi dari Anak Raka Tau sendiri,
13:34sampai ke Bandung Raya,
13:36bahkan informasinya di Bogor juga sempat mendengar,
13:39dan di wilayah Banten juga nggak?
13:41Dapat info,
13:42tadi saya ada juga terdengar suara itu Pak.
13:45Dan ini apakah,
13:47ini kan masyarakat tentu khawatir dengan fenomena ini,
13:50apalagi di Bandung Raya terkait dengan lempengan itu Pak,
13:54bisa diperjelaskan dan
13:55imbawannya untuk masyarakat seperti apa?
13:58Oke, terima kasih Pak Cepi.
14:00Jadi, pada bulan April 2020,
14:03masyarakat Bogor telah melaporkan,
14:06suai kuik ini,
14:07jadi dentuman langit ini.
14:08Jadi, kami juga mengecek aktivitas pada waktu itu,
14:13aktivitas dari petir,
14:15aktivitas dari kegempaan,
14:16dan lain-lain tidak ada.
14:17Tapi tahun 2025,
14:20ketika gempa Cianjur,
14:22memang terjadi dentuman,
14:23itu sudah terekam,
14:24dan memang ada gelombang seismiknya,
14:26dan ada gempanya, kan gitu ya.
14:28Nah, tahun 2020 kemarin,
14:31itu belum bisa terjawab dentuman ini dari mana.
14:33Nah, di tahun, tahun 2026,
14:38yaitu saat ini ya,
14:39saat ini,
14:40kebetulan,
14:41itu berkolerasi dengan
14:47letusan gunung api di Krakatau.
14:49Kolerasinya di sana.
14:51Tapi, apakah
14:54hanya kota Bandung yang mendengar
14:55dari laporan kami,
14:57yang kami kumpulkan bersama tim,
14:59hanya wilayah Bandung Raya dan sekitarnya?
15:01Nah, akhirnya, kecurigaan kami,
15:04kenapa hanya terjadi di Bandung Raya dan sekitarnya?
15:07Tidak terjadi di,
15:08tidak ada laporan di Jakarta,
15:10dan teman-teman di Bogor dan sekitarnya.
15:14Mungkin bisa diupdate teman-teman media,
15:17apakah di Bogor dan sekitarnya juga mendengar,
15:20atau mungkin di Banten.
15:22Tapi tentunya,
15:23kalau di pantai,
15:25di pesisir Merak,
15:27dan lain-lain,
15:27pasti akan mendengar ya.
15:28Di Lampung juga akan mendengar aktivitas ini ya.
15:31Tapi, kalau di kota Bandung,
15:33menurut saya sih terlalu jauh
15:34untuk mendengar aktivitas
15:36dari letusan gunung Krakatau
15:38yang kejadiannya seperti kemarin.
15:40Beda dengan Krakatau di 1883 tentunya ya.
15:44Mekian Pak Cepi.
15:48Pak Malah, izin.
15:49Nandri, Pak.
15:50Pak Nandri.
15:51Silakan, Pak Nandri.
15:52Pak, semalam juga saya sempat keluar rumah
15:55dengan kondisi,
15:57angin pun cukup kencang gitu, Pak.
15:59Sampai pagar garasi pun sampai
16:02bergetar juga sih sempat.
16:04Itu memang ada fenomena angin juga yang kencang, Pak.
16:08Seperti apa?
16:09Kalau fenomena meteorologi,
16:12fenomena angin,
16:13itu memang kita catat ya fenomenanya.
16:18Nanti mungkin dibantu dijelaskan oleh Pak Iit ya,
16:21dari tim kita,
16:22dari tim meteorologinya ya.
16:24Jadi memang,
16:25karena ini juga masih masuk ke Marau,
16:28ya,
16:30itu tentunya angin dari,
16:32apa namanya,
16:33angin dari timuran juga
16:35memiliki,
16:36apa namanya,
16:38angin yang cukup kencang.
16:40Tapi masalahnya kan arahnya ke timur,
16:42anginnya.
16:42Kalau lihat dari,
16:44coba kita balikin lagi ke ini,
16:46ke satelit Pak Bu Julfi,
16:48atau Pak Virga.
16:52Pak Virga.
17:02Ya, kita lihat ya,
17:03kalau gerakan dari awan tersebut ya,
17:06itu arahnya dari timur ya,
17:08anginnya dari timur.
17:09Kalau seandainya memang terjadi
17:13letupan gunung api
17:14yang bisa terdengar di kota Bandung,
17:19misalnya di bawah angin,
17:20anginnya itu dari timur ke barat.
17:22Ini menarik kan?
17:24Artinya,
17:25harusnya,
17:26kita nggak bisa mendengar juga
17:28untuk kota Bandung dan sekitarnya,
17:29karena anginnya itu dari timur
17:31ke barat-barat.
17:33Mungkin di sini ada Pak Iyit,
17:34bisa lebih mendetailkan Pak Iyit,
17:38tim meteorologi kita.
17:43Silakan.
17:47Terima kasih Pak.
17:48Untuk kondisi anginnya sendiri,
17:52memang saat ini kan
17:54berada di musim kemarau
17:55dengan karakteris anginnya adalah
17:57angin Pasar Tenggara.
17:59Dan memang untuk kondisi angin sendiri,
18:01ini relatif,
18:03cukup kencang di kisaran,
18:05kalau untuk ketinggian 1 kilo itu
18:07di 20 hingga dengan 30 knot,
18:11atau kurang lebih di sekitar
18:1340 hingga dengan di 58 km per jam
18:17untuk kondisi anginnya sendiri.
18:20dan kalau untuk arah pergerakan,
18:24di cek juga dari
18:25ketinggian 1,5 hingga dengan 3 kilo itu
18:29masih relatif konsisten dari Tenggara,
18:33Tenggara Selatan,
18:34sehingga untuk perkiraan dubuhnya itu
18:37sementara
18:39ke arah barat.
18:42Oke, terima kasih Pak It.
18:44Begitu Pak,
18:44nanti penjelasannya ya,
18:46berkaitan dengan kondisi angin kita.
18:48Jadi, secara fisika,
18:49secara fisika,
18:51letusan gunung api dari
18:53Kora Katau,
18:54itu harusnya tidak
18:55terdengar di kota Bandung.
18:57Tapi kenapa terjadi dentuman,
18:59itu fenomena alam yang memang
19:01masih menjadi misteri bagi kita.
19:03Makanya disebut dengan
19:04skly quick, ya.
19:09Pak, izin Pak,
19:10kalau fenomena serupa Pak,
19:12seperti dentuman ini
19:13yang terjadi di Bandung Raya itu
19:15sebelum-sebelumnya pernah
19:16ada nggak sih Pak,
19:17dan sudah diketahui
19:19nggak sih Pak,
19:19penyebabnya apa Pak?
19:21Oke, kalau Pak Rui,
19:23terima kasih dari antara.
19:25Terima kasih.
19:26Jadi, terkait dengan
19:27fenomena dentuman,
19:29itu biasanya terjadi
19:30swamp earthquake,
19:32atau gempa-gempa yang kecil.
19:34atau gempa di wilayah Kars.
19:37Dan di Cianjur juga mendengar
19:39gempa Cianjur kemarin,
19:42gempa 2025, ya.
19:44Itu, apa namanya,
19:47juga terjadi dentuman.
19:50Nah, jadi gempa-gempa
19:52akibat tentuhan,
19:54gempa-gempa akibat
19:55tuam, gempa-gempa kecil,
19:57itu menghasilkan dentuman.
19:59Tapi, fenomena hari ini, ya,
20:02kami mencatat tidak ada
20:04rekaman gempa
20:05baik di sesar aktif
20:07sesar lembang,
20:10sesar cimandiri,
20:11dan beberapa sesar lainnya
20:12pada saat itu.
20:13Di wilayah Bandung Raya.
20:16Demikian, Pak.
20:18Pak Rui.
20:23izin, Pak Ferdi,
20:24dari Korngalak,
20:25ini ada kemungkinan,
20:27berarti ada kemungkinan
20:28bukan berasal dari
20:29faktor non-alam gitu, Pak?
20:32Itu yang masih kita curigai,
20:34Pak Ferdi.
20:35Itu masih kita curigai,
20:38karena kita tidak punya,
20:41ada alat geofisika
20:43yang namanya infrason.
20:44jadi,
20:45kita tidak punya
20:47alat itu, ya,
20:48masalahnya, ya,
20:49untuk di
20:50di BMKG
20:52maupun di
20:52lembaga lain, ya.
20:54Jadi, infrason itu
20:55sebenarnya mencatat
20:56getaran
20:56mikro,
20:57apa,
20:59suara, ya,
21:00suara dengan
21:01sangat kecil, ya,
21:02sehingga kita bisa
21:03mendefinisikan itu apa.
21:05Misalnya, kita belum punya
21:06alat itu.
21:14Ada lagi, mungkin?
21:16Ijin, Pak, Reni
21:17dari Kompas.
21:18Oh, iya, siap, Bu Reni.
21:20Bapak, kalau tadi
21:21Bapak bilang
21:22dicurigai
21:23ada kaitannya
21:24dengan aktivitas
21:25danau purba,
21:26itu boleh
21:27dijelaskan, Pak,
21:28aktivitas seperti apa,
21:29dan itu
21:29misalnya
21:30danau purba
21:31sebelah mana,
21:32atau yang
21:33bagian mana, gitu, Pak?
21:35Dan bagaimana
21:35aktivitas itu
21:36mempengaruhi
21:37sehingga terjadi
21:38dentuman?
21:38Kalau memang
21:39kecurigaannya
21:39ke sebelah situ.
21:41Ya, ini kan
21:42masih kecurigaan, ya.
21:44Kecurigaan karena
21:45memang hasil
21:46dari monitoring
21:47teman-teman
21:48BMKG
21:49tidak
21:51bisa
21:52membuktikan
21:52adanya aktivitas
21:53dentuman di wilayah
21:54Bandung Raya
21:55dan sekitarnya.
21:56Nah, kecurigaan ini
21:57mungkin dijawab nanti
21:59oleh para peneliti
22:00dari BRIN
22:00dan Badan Geologi.
22:02Ya, tentunya
22:03mereka yang punya
22:04kapasitas itu.
22:05Jadi, kalau dari
22:06literatur, ya,
22:08aktivitas Skyquake
22:10juga bisa disebabkan oleh
22:12apa namanya,
22:13aktivitas
22:14danau purba
22:15yang
22:16dia
22:18melepaskan
22:18gas metana.
22:19Nah, kalau kita
22:20lihat di
22:21kota Bandung,
22:22ini suspek, ya.
22:23Suspek, ya.
22:24Ini mungkin
22:25bisa didiskusikan
22:26dengan
22:27teman-teman kita,
22:29rekan-rekan kita
22:29di Badan Geologi
22:30di PPPGD
22:31dan
22:31di BRIN, ya.
22:32Jadi,
22:33suspek inilah
22:34yang
22:34apa namanya
22:35kecurigaan kita
22:36karena kita
22:37kota Bandung
22:38dan sekitarnya itu
22:40berkembang
22:41di atas
22:42Danau Purba
22:43dari Gunung Sunda, ya.
22:45Danau Bandung, ya.
22:46Danau Purba.
22:47Nah, tentunya
22:47Danau Purba itu, ya,
22:50itu
22:51menghasilkan
22:52endapan-endapan
22:52danau.
22:54Baik dia,
22:55apa namanya,
22:56endapan danau
22:57yang terjebak.
22:58Dan ada
22:59jejak-jejaknya
23:00di daerah
23:00gede bagai,
23:01ranca upas,
23:02dan lain-lain, ya.
23:03Itu sebarannya
23:03teman-teman
23:04Badan Geologi
23:05yang lebih paham.
23:06Nah,
23:07apakah itu
23:08mungkin
23:08menjadi
23:09fenomena
23:10yang bisa dijawab?
23:11Nah,
23:12kita perlu
23:12adanya kajian
23:13yang lebih detail.
23:14Intinya adalah
23:15dalam
23:16Presley List ini,
23:17hasil dari
23:18data rekaman
23:19BMKG,
23:19baik data
23:20seismik,
23:22data aktivitas
23:23petir,
23:24atau
23:24dinamika atmosfer,
23:26data perawanan
23:27atau perkembangan
23:29awan,
23:29tidak ada yang
23:30menunjukkan
23:31aktivitas
23:32yang memungkinkan
23:33adanya
23:33dentuman.
23:34Justru kami
23:36mencatat,
23:37ya,
23:39pada jam yang sama
23:40terjadinya
23:40aktivitas
23:41kerana tau.
23:42Ya,
23:43kami rekam
23:44di
23:45data petir,
23:47data magnetik,
23:49apa namanya,
23:50data
23:51image satelit,
23:52image awan,
23:54satelit.
23:54Itu jelas
23:55menjelaskan
23:55bahwa adanya
23:56fenomena
23:57letusan gunung api
23:59yang terekam
23:59di alat-alat
24:00yang dipantau
24:01oleh BMKG.
24:02Nah,
24:02menariknya adalah
24:03karena sekarang
24:05angin
24:06Tenggara,
24:07angin timuran
24:07yang tadi
24:07disampaikan oleh
24:08Pai'it,
24:10angin tersebut
24:10mengarah ke
24:11arah
24:11barat.
24:14Artinya,
24:15secara fisika,
24:16dentuman tersebut,
24:17kalau memang
24:18berasal dari
24:19vulkanik
24:20yang terekam,
24:21yang didengar oleh
24:22masyarakat kota
24:23Bandung dan sekitarnya,
24:25ya kan,
24:25itu secara fisika
24:27tidak memungkinkan
24:28untuk itu,
24:29karena
24:30terbawa oleh
24:31angin
24:31ke arah
24:32baratnya.
24:34Nah,
24:34ini menjadi
24:34fenomena menarik,
24:36skyquake ini,
24:37ini harus dijawab.
24:40Dijawab
24:40bagaimana
24:41jawaban itu
24:43supaya masyarakat
24:43menjadi tenang.
24:45Nah,
24:45tentunya
24:45BMKG punya
24:46kapasitas
24:48menyampaikan hal ini
24:49kepada masyarakat,
24:50dan mungkin
24:51nanti
24:51bisa dikaji lanjut
24:53oleh teman-teman kita
24:54dari lembaga
24:54yang berbeda,
24:56yaitu dari
24:57teman-teman
24:57BRID dan
24:58Badan Geologi
24:58yang bisa
24:59menjawab lebih
25:00detail,
25:01atau mungkin
25:01kajian yang lebih
25:02lanjut terkait dengan
25:03fenomena
25:04skyquake ini.
25:05Memang
25:06fenomena skyquake ini
25:07adalah
25:07fenomena
25:08dentuman
25:09yang
25:12sumbernya
25:13menjadi misteri.
25:15Bisa
25:16akibat dari
25:17sonic bomb,
25:17akibat
25:18jejak
25:19dari
25:20pesawat tempur,
25:22bisa
25:23jejak
25:23dari
25:25aktivitas
25:25kegempaan,
25:27yang jelas
25:27gempa tidak ada,
25:29aktivitas
25:29dinamika atmosfer
25:30tidak ada juga
25:31pada saat yang
25:33bersamaan,
25:34aktivitas
25:35vulkan
25:35di Krakatau,
25:36betulan
25:37anginnya
25:37mengarah ke
25:38barat,
25:39nah ini
25:40yang menjadi
25:40jawaban
25:41misteri
25:43untuk
25:44dikaji
25:45lebih lanjut
25:45aktivitas
25:46skyquake ini
25:47di wilayah
25:48Bandung,
25:48Raya,
25:49dan sekitarnya.
25:50demikian,
25:51Bu,
25:51satu lagi Pak,
25:59kalau misalnya
25:59itu kaitannya
26:00dengan jejak
26:01misalnya
26:01suara pesawat
26:02tempur gitu,
26:03apakah sudah
26:04ada sejauh ini
26:05konfirmasi
26:06ke pihak
26:07terkait
26:08soal itu?
26:10Nah itu,
26:11jadi
26:11kami dari
26:12BMKG
26:13belum terkonfirmasi
26:14dari AURI ya,
26:15dari teman-teman
26:16Kenya U,
26:18adanya
26:19aktivitas
26:19pesawat
26:20tempur ya,
26:21tapi yang jelas
26:22kalau sonic
26:22bom itu kan
26:23pesawat tempur
26:24yang
26:25apa namanya
26:26se-level
26:27Rafale ya,
26:29ya jadi yang
26:29dan dia
26:30berterbang rendah
26:31tapi kayaknya sih
26:32enggak
26:33enggak adalah
26:34jam segitu ya,
26:35kita enggak tahu,
26:36mungkin bisa
26:37ditanyakan ke
26:38TNI AU ya,
26:39mungkin di
26:40HUSAN dan lain-lain,
26:41apakah ada
26:41aktivitas itu?
26:42tapi yang jelas
26:43laporan dari BMKG
26:45data-data dari BMKG
26:46tidak menunjukkan
26:47adanya
26:50apa namanya
26:51suspek ya
26:53kecurigaan
26:54dari aktivitas
26:55denduman tersebut
26:56dari fenomena
26:57alam yang kami amani
26:59terima kasih Pak
27:01ya
27:03Pak Ijin Pak Vidya
27:05dari JPNN
27:06oke siap
27:07Pak Vidya
27:08Pak
27:08mungkin dari BMKG
27:11sendiri ini
27:11imbauan kepada
27:12masyarakat
27:13agar tidak panik
27:14karena di media sosial
27:15cukup rame ya Pak
27:16informasi ada
27:17gemuruh ini
27:18katanya bikin warga
27:19jadi jangan tidur
27:21terlalu nyenyak
27:22segala macam yang
27:22kayak gitu
27:23nah mungkin
27:23dari BMKG sendiri
27:24ada imbauan kepada
27:25warga agar
27:26jangan panik
27:28merespon fenomena ini
27:29semuanya baik-baik aja
27:30atau gimana sih Pak?
27:32siap
27:32ya
27:33jadi untuk
27:34wargi Bandung
27:35dan sekitarnya
27:37Bandung Raya
27:38wilayah Bandung Raya
27:40aktivitas dari
27:41Skyquake ini adalah
27:42aktivitas
27:43dentuman langit
27:44yang kita sebut dengan
27:45dentuman langit
27:46yang
27:47apa namanya
27:49ini merupakan fenomena
27:50fenomena alam
27:51yang sampai saat ini
27:53kita belum bisa
27:54mendefinisikan dengan baik
27:55artinya
27:58masyarakat
27:59kota Bandung
28:00dan sekitarnya
28:00ya
28:01tidak perlu panik
28:02ya
28:03karena dari data
28:04BMKG
28:05BMKG melakukan monitoring
28:0724 jam per 7
28:08ya
28:09data petir
28:10dari data petir
28:11aktivitas atmosfer
28:12aktivitas kegempaan
28:13untuk wilayah Bandung
28:15dan sekitarnya
28:15pada jam itu
28:16tidak ada
28:17dan kita mencurigai
28:19adanya aktivitas
28:20vulkanik yang di
28:21Krakatau
28:21cuman masalahnya adalah
28:23anginnya menuju
28:24barat
28:25artinya tidak mungkin
28:26terdengar
28:26nah memang
28:27fenomena ini
28:28masih menjadi misteri
28:30mudah-mudahan bisa
28:31dijawab
28:31dan masyarakat
28:32tidak perlu khawatir
28:33dan jangan percaya
28:35terhadap hoax
28:36informasi terkait
28:37dengan fenomena alam
28:38dan gejala alam
28:39itu
28:40percaya saja
28:42sama teman-teman
28:43dari BMKG
28:44informasi BMKG
28:45ada di info BMKG
28:46dan lain-lain
28:46terima kasih
28:47oke terima kasih Pak
28:55silahkan Bapak Ibu
28:56yang lain
28:57apabila masih ada
29:00pertanyaan
29:01Bu Julfi
29:01coba cek
29:02ada Pak Sirot
29:02sudah bergabung
29:07kalau belum
29:08enggak apa-apa
29:08ini terkait dengan
29:10Pak Sirot
29:11oke silahkan Pak Sirot
29:12penjelasan terkait dengan
29:13magnetik
29:14Pak Sirot adalah
29:15dokter alibidang magnetik
29:16di BMKG
29:17silahkan Pak Sirot
29:18Pak Doktor Sirot
29:21terima kasih
29:22Pak Soeidi
29:22atas kesempatannya
29:23ijin
29:24Pak Soeidi
29:25Pak Sirot
29:27ijin
29:28mungkin bisa ditampilkan
29:30yang slide terkait
29:31magnetik tadi
29:33dari
29:34silahkan tampilkan
29:40ya
29:41bisa diseleso ya
29:42jadi
29:44dari
29:44rekaman ya
29:46rekaman
29:47aktivitas
29:48geomagnetik
29:49yang stasiun kami
29:51ada dua ya
29:52yang terdekat
29:53dengan
29:53kebetulan
29:54ini
29:54di wilayah Bandung
29:56dan sekitar ini
29:57terdekat adalah dua
29:58ada di
29:58Serang
29:59dan juga
29:59Suka Bumi
30:00kedua-duanya
30:02adalah merekod
30:03anomali
30:04adanya anomali
30:04pada rentang
30:06mulai dari
30:07jam
30:0723.20 ya
30:09sampai
30:09dengan jam
30:101
30:10dini hari
30:12seperti itu
30:12dan rekaman ini
30:14kami juga
30:15korecek juga
30:15dengan aktivitas
30:16mataharian
30:17biasanya kalau magnetik itu
30:18identik dengan
30:19badai matahari
30:20nah ternyata
30:21badai matahari ini
30:21juga lagi tenang
30:22sehingga kami bisa
30:23menyimpulkan
30:24bahwasannya
30:25sumber
30:26aktivitas
30:27gangguan ini
30:27berasal dari
30:29bumi itu sendiri
30:32jadi
30:33aktivitas
30:33geomagnetiknya itu
30:34noise-nya
30:35gangguannya
30:36bersumber dari
30:38bumi
30:39di sekitar
30:39lokasi tersebut
30:40nah
30:41relate dengan
30:43aktivitas
30:44eropsi
30:45gunung
30:46anak gunung
30:47karakatau tadi
30:48jadi
30:48bisa kami menyimpulkan
30:49bahwasannya
30:50untuk aktivitas
30:51geomagnet yang
30:52terekam ini
30:52adalah
30:53relate dengan
30:54aktivitas
30:55eropsi
30:55gunung
30:56anak gunung
30:57karakataunya
30:58seperti itu
30:58dan juga
30:59di slide berikutnya
31:02yang petir
31:03nah dari
31:04petir juga
31:05terkonfirmasi
31:06bahwasannya
31:06terdapat
31:08aktivitas
31:08petir vulkanik
31:10artinya
31:10petir
31:10yang
31:11tergenerate
31:12karena
31:13ini
31:14material-material
31:15abu vulkanik
31:17bukan
31:17dari
31:18petir
31:20aktivitas
31:21perawanan
31:22ataupun
31:22konveksi
31:23bukan
31:23ini adalah
31:24petir-petir
31:24adalah
31:25dari
31:25aktivitas
31:26apu vulkanik
31:27sehingga
31:27dia tercerikan
31:28ngumpul
31:30di atas
31:31anak gunung
31:32karakatau
31:32jadi
31:33kedua
31:33informasi tersebut
31:35antara
31:35petir
31:35sama
31:36magnetik
31:37itu
31:37terkonfirmasi
31:38adalah
31:38adanya
31:39aktivitas
31:40erupsi
31:40seperti itu
31:43oke
31:44oke
31:46oke terima kasih
31:46Pak Dr. Sirot
31:47ya
31:47tadi sudah dijelaskan ya
31:49sama Pak Dr. Sirot
31:50mungkin beneran bisa
31:50di
31:51notice oleh
31:52teman-teman media kita
31:53jadi memang
31:55aktivitas
31:56dentuman ini
31:57masih menjadi
31:58misteri bagi kami
31:59di BMGG
32:00ya
32:02untuk wilayah
32:03Bandung dan sekitarnya ya
32:04tapi kalau untuk
32:04wilayah
32:05pesisir
32:07Pandeglang
32:08pesisir dari
32:10Kabupaten
32:10Banten ya
32:11dan Lampung
32:12tentunya mereka
32:13pasti mendengar itu
32:14dan menariknya adalah
32:16pergerakan angin
32:18berarah ke
32:18barat
32:19jadi secara
32:20fisika
32:21dentuman
32:22anak
32:23rakatau tadi
32:24tidak memungkinkan
32:25untuk didengar di
32:26masyarakat kota
32:26Bandung dan sekitarnya
32:27demikian
32:30mungkin ada
32:31teman-teman
32:32BMG yang ingin
32:33menambahkan
32:35Pak Virga
32:36atau
32:37Pak Rafdi
32:41sudah cukup Pak
32:42mungkin mohon izin
32:44ini disini juga ada
32:45dari teman-teman
32:47PVBG
32:48insya Allah
32:49nanti juga ada
32:50press release
32:51jam 11
32:51untuk versi
32:52dari
32:53badan geologinya
32:54Pak
32:54izin
32:55nah itu menarik
32:55ya
32:56mungkin rekan-rekan
32:57meratawan
32:58teman-teman
32:59PMBG
33:00sudah menangkap
33:00isu ini
33:01kami dari BMKG
33:02men-support data
33:04hasil dari monitoring kami
33:05tentu bisa dijelaskan
33:07aktivitas Krakatau
33:08ya
33:08dari teman-teman
33:10PMBG
33:10di sana
33:12jam 11
33:12mudah-mudahan
33:13bisa
33:13Pak Wartan
33:14bisa men-notis ini
33:16oke
33:17Bapak Ibu
33:19mungkin
33:19ada pertanyaan lagi
33:20kalau tidak ada
33:21press release ini
33:23akan kita share
33:24di grup
33:24forum komunikasi
33:26media
33:26MKG
33:27dan
33:29silakan
33:30dikutip
33:31untuk
33:32hasil dari
33:33release
33:34hari ini
33:34dan bisa direkam
33:37dan disampaikan
33:38oh ada
33:38Bu Yulia nih
33:39siap Bu Yulia
33:40dari mana Ibu
33:41selamat
33:43yang
33:43izin Bapak
33:45dengan Bu Yulia
33:46dari BBPD
33:47Kota Bandung
33:47Assalamualaikum
33:49Warahmatullahi
33:50Warahmatullahi
33:52Warahmatullahi
33:53Alhamdulillah
33:54bisa terhubung
33:55kembali
33:55silaturahmi
33:56kembali
33:56dengan
33:57teman-teman
33:58di BMKG
33:58terkait
34:00dengan
34:00fenomena
34:01yang tadi
34:01sudah dijelaskan
34:02sebetulnya memang
34:05menjadi
34:05satu
34:08perhatian
34:08khusus
34:09bagi masyarakat
34:10karena semalam memang
34:12saya juga sempat mendengar
34:14gitu kan
34:14walaupun mungkin
34:15saya pikir
34:16ada yang jatuh
34:17gitu Pak
34:18dan memang
34:19sempat ada
34:21apa semacam
34:22ada ini ya Pak ya
34:23bukan gempa
34:25tapi
34:25bergetar gitu
34:27seperti itu
34:28jadi
34:30mungkin gini Pak
34:31apakah ada
34:33semacam surat
34:35edaran
34:36ataupun surat
34:39pemberitahuan
34:39dari BMKG
34:40terkait
34:41hasil
34:44observasi
34:45yang sudah dilakukan
34:46oleh teman-teman
34:46BMKG
34:47sehingga
34:48nantinya
34:49surat tersebut
34:50bisa menjadi
34:51patokan kami
34:53untuk bisa kami
34:54sebarang luaskan
34:55ke
34:55minimal
34:56ke media sosial
34:58kami
34:58bahwasannya
35:00fenomena yang terjadi
35:01semalam adalah
35:02bukan sesuatu
35:04yang harus
35:06ditakutkan
35:07gitu
35:07jadi hanya
35:08sekedar
35:10fenomena alam
35:11yang memang
35:12bisa terjadi
35:13kapanpun
35:13seperti itu
35:14izin Pak mungkin
35:15kalau nanti
35:15ada
35:16saya minta tolong
35:17mungkin Pak Virga
35:20bisa
35:21di share ke saya ya Pak
35:23izin mungkin
35:24surat pemberitahuan
35:26minimal dari BMKG
35:27berdasarkan
35:28kesel observasi
35:29yang sudah
35:29dilakukan oleh
35:31teman-teman
35:31di BMKG
35:32Kota Bandung
35:32mudah-mudahan
35:33ini bukan
35:35satu
35:36sebetulnya
35:40untuk
35:41mawas diri
35:42memang harus
35:43siapa ya
35:43dalam artian
35:43sebetulnya
35:44alam sudah
35:45memberikan
35:46beberapa
35:48sinyal-sinyal
35:49kecil
35:49lewat gempa-gempa
35:50yang terjadi
35:51di daerah
35:52sekitar Bandung
35:52ya mudah-mudahan
35:53ini bukan menjadi
35:54rentetan
35:55peristiwa
35:56yang
35:57membersamai
35:58kepa-kepa
35:59kecil itu
36:00gitu kan
36:00sehingga
36:02dari BBBD
36:04mungkin hanya
36:04sekedar
36:05untuk menginformasikan
36:06ke masyarakat
36:07bahwasannya
36:07fenomena yang terjadi
36:08semalam adalah
36:09hal yang
36:11biasa terjadi
36:12akibat
36:13adanya
36:16benturan
36:17di
36:17angkasa ya
36:19tadi disampaikan
36:21ada
36:21ada semacam
36:22gesekan
36:23ataupun
36:24bisa mungkin
36:25jadi
36:25ya
36:27ini
36:27kalau kami
36:29tangkap
36:29sebagai
36:29early warning
36:30sistem
36:30bagi kami
36:31untuk lebih
36:32meningkatkan
36:33kesiap-siagaan
36:34terkait
36:36kebencanaan
36:36seperti itu
36:37Pak
36:37izin
36:38terima kasih
36:39Pak
36:39Pak
36:40hati
36:40selamat
37:09assalamualaikum
37:11yang di
37:11pertanyaan di kolom chat
37:12terkait aktivitas
37:13gunung
37:13tangkuban parahu
37:14Pak
37:14mungkin bisa
37:15dikonfirmasi
37:15ulang saja Pak
37:16ya
37:17tentunya
37:18aktivitas
37:19gunung
37:19tangkuban parahu
37:21itu
37:21wilayahnya
37:22punya PBG
37:23atau badan geologi
37:24ya
37:25kami
37:25BFKG
37:26tidak berunang
37:28untuk menyampaikan
37:29informasi terkait dengan
37:30vulkanologi
37:31ya
37:32kami
37:32datanya juga
37:34kami tidak pegang
37:35terkait dengan
37:35aktivitas tersebut
37:36tapi yang jelas
37:37aktivitas
37:38sesar aktif
37:39sesar lembang
37:40pada jam tersebut
37:41sedang diam
37:42dan sedang tenang
37:43begitu juga
37:44dengan sesar-sesar
37:45di
37:46wilayah
37:47Bandung Raya
37:47dan sekitarnya
37:48ada sesar
37:49Garcela
37:50dan lain-lain
37:55baik Pak
37:55untuk Pak Ajis
37:56mungkin nanti
37:56jam 11
37:57bisa dikonfirmasi
37:58ke
38:00PPMBG
38:00Pak ya
38:01pada saat rilis
38:01mungkin Pak Ajis ya
38:02Pak Ajis
38:03Julk Hayriol
38:04ya
38:04dari Pak Ajis
38:05oke
38:05saya kira
38:07cukup ya
38:09mungkin ada
38:10yang lain lagi
38:11dari Pak Sirot
38:12ada Pak Sirot
38:14oke
38:15cukup Pak Soedi
38:16dari kami
38:17masih kejadian tersebut
38:18ya
38:20saya rasa cukup
38:22saya serahkan kembali
38:23ke
38:23Bu Julfi
38:25dari saya
38:26terima kasih banyak
38:27rekan-rekan
38:28wartawan
38:29rekan-rekan media
38:31teman-teman dari
38:32BBD
38:33Provinsi Jawa Barat
38:35dan
38:35Kota Bandung
38:36dan sekitarnya
38:39kami
38:40saya
38:41mengucapkan
38:42terima kasih banyak
38:43untuk perhatiannya
38:45dan kami akan
38:45merilis ini
38:46di grup
38:47media
38:49demikian
38:51silakan
38:51Bu Julfi
38:52untuk
38:52menutup
38:53terima kasih
Komentar