00:00Dugaan kami sejak awal bahwa peradilan militer memang penuh dengan konflik kepentingan
00:06Sampai dengan saat ini kami belum mendapatkan informasi yang jelas soal putusan itu
00:13Kami menilai ini adalah wujud ketidakterbukaan atau ketidaktransparanan dari peradilan militer
00:23Yang bahkan sudah kami prediksi sejak sebelum proses ini berjalan gitu ya
00:29Nah amar putusan yang kami dapatkan adalah dari informasi yang beredar di ruang publik
00:36Bahwa ada putus, bahwa pidana-nya dikurangkan dan kemudian ada pemecatannya dianulir gitu ya
00:49Yang kami dapatkan informasi adalah soal itu
00:51Nah apabila itu terjadi maka ini sesuai dengan apa yang menjadi dugaan kami sejak awal
00:58Bahwa peradilan militer memang penuh dengan konflik kepentingan
01:03Dan tidak akan mampu mengungkap siapa yang menjadi pelaku sebenarnya
01:08Siapa yang punya pertanggung jawaban secara komando dan kemudian memberikan keadilan bagi korban
01:16Dan hukuman pidana yang hanya berkisar 2 tahun 6 bulan ke bawah
01:23Tanpa pemecatan tentu tidak adil dan tentu tidak sesuai gitu ya
01:29Dengan kejahatan yang dilakukan oleh pelaku
01:32Dan ini semua adalah buah dari proses peradilan militer yang menurut kami sudah ketinggalan zaman
01:38Dan tidak sesuai dengan konsep pidana dan pemidanaan modern
01:44Berarti kalau dari tahu melihat kejanggalan apa aja sih selama proses terutama sampai akhirnya banding ini dikabulkan
01:51Pertama soal transparansi
01:54Informasi yang kami dapatkan adalah informasi yang kami lakukan inisiatifnya secara sendiri
02:00Dengan memantau sistem informasi dan penelusuran perkara atau SIPP
02:05Yang menjadi website pengadilan militer Jakarta gitu ya
02:10Tapi kalau kita cek lebih jauh informasi disitu itu tidak dijelaskan misalnya
02:15Siapa susunan majelis hakimnya
02:18Bahkan ditulis disamarkan
02:21Nah putusan yang kami dapatkan informasinya adalah sejak kemarin atau dua hari inilah
02:28Padahal kalau kita lihat putusan sudah dijatuhkan sejak tanggal 20 Agustus
02:34Ini menimbulkan pertanyaan besar
02:36Apakah ada dugaan bahwa agar tidak memancing kemarahan publik
02:42Putusannya dikeluarkan belakangan
02:44Nah ini kan menimbulkan pertanyaan bagi kami gitu ya
02:48Dan
02:50Ya paling inti adalah soal tadi
02:52Soal transparansi gitu ya
02:54Ya kami nggak tahu sama sekali prosesnya seperti apa
02:56Dan lain sebagainya gitu ya
02:58Putusan full tidak dapat
02:59Informasi di website juga tidak dapat
03:02Ini kan jelas bahwa peradilan militer ya
03:03Ya tidak transparan gitu ya
03:06Buah dari ketidaktransparannya
03:08Ketidaktransparan tadi adalah soal hukumannya rendah dan lain sebagainya
03:15Selain ketidaktransparan itu
03:16Apakah diri tahu juga melihat ada bentuk perlindungan institusi terhadap belakang?
03:20Ya tentu
03:22Apabila betul
03:24Ini dikurangkan hukumannya
03:26Dan pemecatannya dianulir
03:28Maka menurut kami
03:30Ini bukan peradilan lagi
03:31Ini adalah wadah untuk melindungi
03:35Sesama prajurit
03:36Itu yang kemudian terjadi gitu ya
03:39Sudah jelas
03:40Pelaku sudah mengakui perbuatan
03:42Secara ilmiah sudah diuji bahwa
03:45Ini punya dampak buruk
03:47Terhadap tubuh
03:48Klien kami gitu ya
03:50Korban Andri Yunus
03:52Nah
03:52Kalau ini dikurangkan
03:54Alasan macam apa memang yang
03:56Menjadi latar belakang untuk mengurangkan pidananya
04:00Untuk mengurangkan pidana
04:02Menurut kami
04:03Bisa jadi tidak ada alasan lain gitu ya
04:06Selain melindungi sesama prajurit
04:10Kalau sudah keluar putusannya
04:13Masih ada langkah yang bisa ditempuh
04:15Sama puas hukumnya
04:17Bang Andri Yunus
04:17Selamat tahu
04:18Ya tentu
04:20Kami terus menjajaki
04:21Langkah-langkah hukum
04:22Yang bisa diambil gitu ya
04:24Baik di
04:26Yang sedang berjalan
04:27Di mahkamah konstitusi
04:28Maupun langkah-langkah hukum lain
04:30Tapi
04:31Apabila langkah itu
04:32Yang dimaksud adalah
04:33Di peradilan militer
04:34Memang kami
04:35Tidak punya kedudukan hukum di situ
04:37Terlebih
04:39Sejak awal pun
04:39Kami juga menolak
04:40Proses
04:41Yang bergulir
04:42Di peradilan militer
04:43Karena syarat
04:44Konflik kepentingan
04:45Dan tidak akan menghadirkan keadilan
04:46Dan
04:47Apabila betul putusannya seperti
04:50Yang beredar informasinya
04:52Di ruang publik
04:52Ya maka
04:53Ya seperti ini yang terjadi
04:54Putusan yang tidak memberikan keadilan
04:56Bagi korban
04:56Dan bagi masyarakat
05:22Cara baru
05:24Nonton di Smart TV
05:25Nonton live streaming
05:27Dan ribuan tayangan
05:28Kompas Gramedia
05:29Langsung dari Smart TV kamu
05:31Cara installnya
05:33Buka Google Play Store
05:34Di Smart TV kamu
05:35Cari Kompas TV
05:37Melalui pencarian
05:38Pilih aplikasi
05:40Lalu install
05:41Selesai
05:42Kamu bisa menonton
05:43Video pilihan editorial
05:45Kompas TV
05:46Download Kompas TV Apps
05:48Di TV kamu
05:49Sekarang juga
Komentar