Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam mengkritik tajam alokasi anggaran Rp103 miliar Kemenkop yang dikucurkan untuk pembuatan podcast dan media sosial.

Menurutnya, alokasi tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan riil rakyat dan pelaku UMKM saat ini.

DPR mendesak Kemenkop merombak skala prioritas anggaran agar lebih fokus pada penguatan ekonomi masyarakat.

#AnggaranPodcast103MKemenkop #MuftiAnam #KementrianKoperasi

Creative/Video Editor: Icha/Daffa
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Kemudian dampak secara nyata yang akan diberikan dirasakan rakyat itu apa?
00:06Saya tadi sempat ngobrol Pak Nasir kembali ketika mendengarkan paparan nomor tiga,
00:09sahabat saya ini bilang, ini Menteri Koperasi ini ada nggak sih kemenerian koperasi ini?
00:13Itu saya kok nggak merasakan ya manfaatnya di daerah saya.
00:16Cuman karena beliau ini partainya tidak sama dengan partai kita punya,
00:20jadi beliau tidak mau menyampaikan di tempat ini.
00:22Tapi saya disinkan tadi untuk menyebutkan itu.
00:24Intinya apa?
00:25Harusnya ini bisa menjadi intropeksi bagi kita semua,
00:28bahwa jangan sampai dengan anggaran begitu besar ternyata dampaknya tidak ada begitu.
00:33Sekarang yang sudah ada saja tidak terserap dengan baik begitu.
00:37Lalu kemudian saya mencermatin dan memperhatikan, kemudian muncul di halaman 13.
00:43Halaman 13 ada penguatan SDM melalui pusat pendidikan advokasi dan sebagainya.
00:48Lalu kemudian saya cermati juga selanjutnya, melanjutkan dari halaman 13, halaman 17.
00:54Yang intinya dari penjelasan Pak Menteri ini untuk pelatihan.
00:57Saya yakin walaupun tidak ditulis ini untuk pelatihan KTMP,
01:01saya yakin, hakul yakin ini untuk pelatihan operasi Desa Merah Putih.
01:05Nah sekarang pelatihan kan sudah pernah dilakukan kemarin,
01:08yang habis katanya 1 triliun lebih begitu.
01:12Nah sekarang mengajukannya untuk apa?
01:14Yang kemarin saja mereka yang sudah dilatih,
01:16mereka bingung sekarang mau ditempatkan di mana Pak Menteri.
01:18Nah sekarang anggaran 1,9 triliun yang itu menyerap 44% kalau saya hitung dari anggaran yang diajikan itu untuk
01:25apa?
01:26Untuk pelatihan apa?
01:27Kita tahu bahwa kooperasi Desa Merah Putih hari ini juga masih banyak yang belum beroperasi begitu.
01:34Yang kemarin saja yang sudah mengikuti pelatihan mereka banyak menganggur.
01:39Bahkan mereka tidak tahu gajinya berapa.
01:41Nah sekarang jangan sampai kita menghambur-hamburkan uang untuk pelatihan yang ternyata nanti kemudian setelah pelatihan juga tidak tahu mau
01:49ditempatkan di mana.
01:50Nah kemudian selanjutnya, saya juga termati dari alaman 17.
01:55Ada anggaran 103 miliar untuk podcast dan video.
01:59Dan lain sebagainya di sini.
02:02Rakyat hari ini tidak perlu Pak.
02:04Podcast video sudah apa-apa tinggal numpang saja ke apa namanya.
02:07Sekarang semudah itu menghapus sesuatu melalui TikTok, lain media sosial.
02:11Kenapa menghabiskan anggaran sebetul besar hanya untuk sebuah penciperaan begitu.
02:15Nah maka kami ingin dijelaskan soal halaman 17 yang soal 103 miliar itu secara spesifik untuk apa saja sih.
02:23Kenapa sih harus besar itu.
02:25Kenapa sih duit sebesar ini tidak kemudian buat kegiatan-kegiatan yang betul-betul berdampak langsung
02:31bagi kesehatan anggota kooperasi di Kooperasi Desa Mara Putih
02:35untuk bagaimana mendorong agar kooperasi ini betul-betul segera berjalan,
02:40segera berdampak bagi anggota Kooperasi Desa Mara Putih.
02:43Itu saja kami minta penjelasan soal itu.
02:44Yang lain-lain banyak.
02:45Misalnya soal 286 miliar untuk pengadaan prasarana internal dan sebagainya.
02:50Saya kira ini tidak urgent untuk dilakukan.
02:53Nah ini kami minta dijelaskan agar rakyat kita, kami Komisi 6 sebagai perwakilan rakyat di tempat ini
02:59bisa memahami, bisa mengerti bahwa 1 rupiah uang rakyat yang diberikan kepada Kooperasi Desa Mara Putih
03:05kepada Menteri Kooperasi betul-betul bisa berdampak bagi kesehatan anggota rakyat.
03:09Itu terima kasih.
Komentar

Dianjurkan