Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 12 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sampah organik, khususnya sisa makanan, kerap jadi masalah persampahan kita.

Sampah organik yang menumpuk dan membusuk menimbulkan bau tak sedap, air lindi yang cemari lingkungan, hingga emisi gas metana.

Salah satunya pasar tradisional yang hasilkan ratusan ton sampah organik tiap tahun. Lantas apa solusinya?

Baca Juga Seribu Langkah Kelola Sampah, Peran Aktif Masyarakat Demi Berjalannya Rantai Daur Ulang di https://www.kompas.tv/regional/687663/seribu-langkah-kelola-sampah-peran-aktif-masyarakat-demi-berjalannya-rantai-daur-ulang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/688596/masalah-sampah-bumd-pasar-jaya-dorong-gerakan-pengelolaan-sampah-di-pasar-pasar-jakarta
Transkrip
00:00Saudara sampah organik, khususnya sisa makanan, kerap jadi masalah persampahan kita.
00:04Sampah organik yang menumpuk dan membusuk menimbulkan bau tak sedap,
00:08air lindi yang mencembari lingkungan hingga emisi gas metana.
00:12Salah satunya di pasar tradisional yang menghasilkan ratusan ton sampah organik tiap tahun.
00:17Lantas, apa solusinya? Simak tayangan berikut.
00:23Pasar tradisional jadi salah satu hulu lahirnya sampah organik.
00:28Di Jakarta, aktivitas pasar menyumbang ratusan ton sampah setiap harinya.
00:34Dari total 153 pasar yang dikelola oleh BUMD Pasar Jaya,
00:39total sampahnya itu 500 ton per hari dari seluruh pasar.
00:43Itu sekitar 7 persenan dari total sampah yang diproduksi se-provinsi Jakarta.
00:48Setelah keluar instruksi gubernur nomor 5 tahun 2006 tentang pengurangan sampah,
00:54jadi kami di Pasar Jaya ikut terlibat untuk mengurangi sampah di seluruh pasar-pasar yang dikelola oleh BUMD Pasar Jaya.
01:02Harapannya yang organik nanti kita olah sendiri,
01:05anorganiknya nanti yang harusnya itu yang dibuang nanti begitu kira-kira.
01:11Menjawab tantangan sampah organik Ibu Kota,
01:14BUMD Pasar Jaya mulai mendorong gerakan pengolahan sampah di pasar-pasar Jakarta
01:19melalui kampanye geber sampah,
01:22salah satunya di Pasar Kramajati, Jakarta Timur.
01:26Jadi pedagang memilah sampahnya, dipilah mana organik dan anorganik,
01:30dan organiknya akan kita kelola di sini.
01:33Ada satu tempat di sini, kita mulai olah dia sampahnya itu.
01:38Jadi kita olah sampahnya, yang organiknya kita pres,
01:42kita pres, terus juga kita keringkan,
01:45nanti itu jadi produk turunan lah, bisa jadi kompos dan yang lainnya, seperti itu.
01:49Sampah mudah terlurai atau organik,
01:52seperti sayur musuh, kulit buah, dan bahan pangan yang mudah memusuh,
01:57dibuang ke wadah sampah berwarna hijau.
01:59Yuk, pilih sampahmu.
02:01Pengolahan sampah basah organik di Pasar Kramajati
02:04mampu menghasilkan sekitar 100 kg kompos per hari,
02:07yang dapat dimanfaatkan kembali untuk lingkungan pasar.
02:11Di Kramajati ini sangat signifikan sih menurut saya,
02:14sosialisasinya sangat intensif, door-to-door,
02:16makanya kita sudah punya produk turunannya.
02:18Tidak banyak, tapi sekitar 100 kg per hari,
02:21sampah-sampah yang sudah diolahkan jadi pupuk organ,
02:23itu kita pakai di taman-taman kita yang ada di pasar ini.
02:28Bukan hanya volume sampah yang berkurang,
02:31jika seluruh pasar di Jakarta efektif memilah dan mengelola sampah dari sumbernya,
02:35ongkos penanganan dan pengangkutan sampah pun bisa ditekan.
02:39Selama ini kan kita keluar cost taving fee untuk mengangkut sampah nih.
02:42Kalau sudah bisa berkurang sampah ini,
02:44yang pasti kan costnya jadi berkurang yang harus kita bayarkan.
02:48Mulai Agustus 2026,
02:50pemerintah Provinsi Jakarta menutup praktik
02:52pembuangan sampah tanah terbuka alias open dumping.
02:55TPST Bantar Gebang pun bertransformasi menuju sistem kontrol landfill,
03:00salah satu upaya pemerintah membenahi pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.
03:05Targetnya, 2028 nanti seluruh sampah di Jakarta terkelola dengan baik.
Komentar

Dianjurkan