Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menanggapi informasi intelijen Ukraina terkait delapan warga negara Indonesia diduga menjadi tentara Rusia.

Menurutnya, para WNI tersebut diiming-imingi bayaran besar.

Ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Dasco mengatakan berdasarkan informasi dari otoritas intelijen RI, perekrutan dilakukan oleh negara pihak ketiga.

Mulanya, pihak ketiga ini mengiming-imingi lowongan pekerjaan dengan imbalan besar. Para WNI tersebut pun mendaftar dan dikirim ke negara terkait.

Saat ini, Kementerian Luar Negeri sudah berkoordinasi mengirim utusan ke negara-negara tersebut.

Sebelumnya, rilis delapan WNI menjadi tentara Rusia disampaikan intelijen Ukraina dalam sebuah keterangan di situs resminya, Foreign Intelligence Service of Ukraine, FISU.

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP, TB Hasanuddin menyebut salah satu motif WNI ingin bergabung bersama tentara Rusia karena faktor ekonomi.

TB Hasanuddin mengingatkan agar Kementerian Luar Negeri memberikan informasi kepada WNI, jika bergabung menjadi tentara negara lain, maka status kewarganegaraannya akan hilang.

Kemlu RI mendalami dugaan penipuan pekerjaan di balik keterlibatan WNI menjadi tentara Rusia.

Jubir Kemlu Ivone Mewengkang menegaskan, apabila keterlibatan WNI dalam angkatan bersenjata negara asing terverifikasi, hal tersebut merupakan tindakan individual dan tidak merepresentasikan kebijakan maupun posisi Pemerintah Indonesia.

Sebelumnya, mantan marinir TNI Angkatan Laut, Satria Arta Kumbara juga menjadi tentara bayaran Rusia. Satria tercatat dipecat sebagai prajurit pada 6 April 2023.

Setelah bergabung menjadi prajurit militer Rusia, status kewarganegaraan Satria hilang secara otomatis.

Baca Juga [FULL] Dasco dan Kemenlu Respons Dugaan 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/688502/full-dasco-dan-kemenlu-respons-dugaan-8-wni-direkrut-jadi-tentara-rusia-sapa-malam

#dasco #wni #tentararusia



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/688520/8-wni-jadi-tentara-rusia-direkrut-pihak-ketiga-dasco-diiming-imingi-gaji-besar-sapa-malam
Transkrip
00:00Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasko Ahmad menanggapi informasi intelijen Ukraina
00:06terkait delapan warga negara Indonesia diduga menjadi tentara Rusia.
00:10Menurutnya para WNI tersebut diiming-imingi bayaran besar.
00:15Ditemui di kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Dasko mengatakan
00:19berdasarkan informasi dari otoritas intelijen RI,
00:22perekrutan dilakukan oleh negara pihak ketiga.
00:25Mulanya pihak ketiga ini mengiming-imingi loongan pekerjaan dengan imbalan besar.
00:31Para WNI tersebut pun mendaftar dan dikirim ke negara terkait.
00:36Saat ini Kementerian Luar Negeri sudah berkoordinasi mengirim utusan ke negara-negara tersebut.
00:41Sebelumnya, rilis delapan WNI menjadi tentara Rusia disampaikan intelijen Ukraina
00:46dalam sebuah keterangan di situs resminya Foreign Intelligence Service of Ukraine.
00:57Lewangan satuan pengamanan ataupun kemudian tenaga administrasi
01:03yang diiming-imingi oleh gaji yang besar.
01:11Nah, para WNI ini kemudian mendaftar, lalu kemudian dari situ
01:15akhirnya dikirim untuk menjadi tentara.
01:19Nah, begitu informasi yang kami dapat dan pada saat ini
01:23otoritas intelijen dan Kementerian Luar Negeri
01:26sudah melakukan antisipasi, berkoordinasi,
01:30dan kemudian mengirimkan utusan kepada negara-negara tersebut.
01:38Anggota Komisi 1 DPR dari fraksi PDI Perjuangan TB Hasanuddin menyebut
01:44salah satu motif WNI yang ingin bergabung bersama tentara Rusia
01:49karena faktor ekonomi.
01:51TB Hasanuddin mengingatkan agar Kementerian Luar Negeri
01:54memberikan informasi kepada WNI
01:56jika bergabung menjadi tentara negara lain,
01:59maka status keluarga negaraannya akan hilang.
02:05Macam-macam, kemungkinan masalah ekonomi pada umumnya.
02:09Cari pekerjaan.
02:11Terus yang kedua, mungkin bisa saja
02:13mereka sudah lama tinggal di Rusia
02:15dan ingin menjadi warga negara Rusia penting.
02:19Negara, khususnya pemerintah dalam kementerian luar negeri
02:24harus menginformasikan banyak
02:27bahwa untuk warga negara Indonesia yang masuk menjadi prajurit asing
02:36itu secara otomatis hilang ke warga negaraan Indonesia-nya.
02:43Kemlu RI mendalami dugaan penipuan pekerjaan
02:48dibalik keterlibatan WNI menjadi tentara Rusia.
02:51Jubier Kemlu, Yvonne Mewengkang menegaskan
02:54apabila keterlibatan WNI dalam Angkatan Persenjataan Negara Asing terverifikasi,
02:59hal tersebut merupakan tindakan individual
03:02dan tidak merepresentasikan kebijakan maupun posisi pemerintah Indonesia.
03:15Sebelumnya, mantan marinir TNI Angkatan Laut Satria Arta Kumbara
03:20juga menjadi tentara bayaran Rusia.
03:22Satria tercatat dipecat sebagai prajurit pada 6 April 2023.
03:27Setelah bergabung menjadi prajurit militer Rusia,
03:31status keluarga negaraan Satria hilang secara otomatis.
03:40Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan