00:00Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasko Ahmad menanggapi informasi intelijen Ukraina
00:06terkait delapan warga negara Indonesia diduga menjadi tentara Rusia.
00:10Menurutnya para WNI tersebut diiming-imingi bayaran besar.
00:15Ditemui di kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Dasko mengatakan
00:19berdasarkan informasi dari otoritas intelijen RI,
00:22perekrutan dilakukan oleh negara pihak ketiga.
00:25Mulanya pihak ketiga ini mengiming-imingi loongan pekerjaan dengan imbalan besar.
00:31Para WNI tersebut pun mendaftar dan dikirim ke negara terkait.
00:36Saat ini Kementerian Luar Negeri sudah berkoordinasi mengirim utusan ke negara-negara tersebut.
00:41Sebelumnya, rilis delapan WNI menjadi tentara Rusia disampaikan intelijen Ukraina
00:46dalam sebuah keterangan di situs resminya Foreign Intelligence Service of Ukraine.
00:57Lewangan satuan pengamanan ataupun kemudian tenaga administrasi
01:03yang diiming-imingi oleh gaji yang besar.
01:11Nah, para WNI ini kemudian mendaftar, lalu kemudian dari situ
01:15akhirnya dikirim untuk menjadi tentara.
01:19Nah, begitu informasi yang kami dapat dan pada saat ini
01:23otoritas intelijen dan Kementerian Luar Negeri
01:26sudah melakukan antisipasi, berkoordinasi,
01:30dan kemudian mengirimkan utusan kepada negara-negara tersebut.
01:38Anggota Komisi 1 DPR dari fraksi PDI Perjuangan TB Hasanuddin menyebut
01:44salah satu motif WNI yang ingin bergabung bersama tentara Rusia
01:49karena faktor ekonomi.
01:51TB Hasanuddin mengingatkan agar Kementerian Luar Negeri
01:54memberikan informasi kepada WNI
01:56jika bergabung menjadi tentara negara lain,
01:59maka status keluarga negaraannya akan hilang.
02:05Macam-macam, kemungkinan masalah ekonomi pada umumnya.
02:09Cari pekerjaan.
02:11Terus yang kedua, mungkin bisa saja
02:13mereka sudah lama tinggal di Rusia
02:15dan ingin menjadi warga negara Rusia penting.
02:19Negara, khususnya pemerintah dalam kementerian luar negeri
02:24harus menginformasikan banyak
02:27bahwa untuk warga negara Indonesia yang masuk menjadi prajurit asing
02:36itu secara otomatis hilang ke warga negaraan Indonesia-nya.
02:43Kemlu RI mendalami dugaan penipuan pekerjaan
02:48dibalik keterlibatan WNI menjadi tentara Rusia.
02:51Jubier Kemlu, Yvonne Mewengkang menegaskan
02:54apabila keterlibatan WNI dalam Angkatan Persenjataan Negara Asing terverifikasi,
02:59hal tersebut merupakan tindakan individual
03:02dan tidak merepresentasikan kebijakan maupun posisi pemerintah Indonesia.
03:15Sebelumnya, mantan marinir TNI Angkatan Laut Satria Arta Kumbara
03:20juga menjadi tentara bayaran Rusia.
03:22Satria tercatat dipecat sebagai prajurit pada 6 April 2023.
03:27Setelah bergabung menjadi prajurit militer Rusia,
03:31status keluarga negaraan Satria hilang secara otomatis.
03:40Terima kasih.
Komentar