Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Peringatan keras disampaikan oleh Ketua Komisi X DPR RI, Dr. H. Agung Widyantoro, S.H., M.Si., dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja Pelindungan dan Pemanfaatan Cagar Budaya bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (Sumut, Aceh, dan Sumbar).

Beliau menegaskan agar setiap alokasi dana pemulihan cagar budaya dan situs sejarah yang terdampak bencana dikelola secara murni demi kepentingan pelestarian, bukan untuk disalahgunakan. "Jangan main-main dengan anggaran itu, kualat!" tegasnya.

Selengkapnya dalam video di atas!

#DPRRIPeringatkanBPK #AnggaranPascabencana #RDPPanjaPerlindungandanPemanfaatanCagarBudaya

Creative/Video Editor: Aqilah/Daffa
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Jangan main-main dengan, apa istilahnya, anggaran terkait dengan yang latar belakangnya bencana, Pak.
00:09Kalau saya nggak tahu sekarang ketentuannya pengadaan barang ganjah seperti apa,
00:15300-200 juta ke bawah itu penunjukan langsung tanpa lelang.
00:21Kan begitu, Pak?
00:23Tetapi jangan bermain di situ.
00:25Kalau ingin menyelamatkan situs sejarah benar-benar murni,
00:31spiritnya akan kita ambil untuk generasi berikutnya,
00:36ya coba pikirkan tidak hanya menyelamatkan bangunan itu saja.
00:42Seperti kearifan budaya di Maroko dan sebagainya, mungkin kawan-kawan yang sudah pernah kesana,
00:49kita lihat, disitu ada peninggalannya.
00:54Ada buku yang ditulis para ulama-ulama besar tempo dulu,
01:00ada wujudnya.
01:02Ini kita cerita,
01:03mana wujudnya?
01:05Itu, Pak, tadi tayangannya.
01:08Sudah kena.
01:09Kenapa tidak dari dulu, Pak?
01:13Apalagi sekarang ini,
01:16eranya digital.
01:19Kalau bangunan itu kita kembalikan seperti semula.
01:23Pertanyaannya, siapa yang mau datang ke situ?
01:26Bagaimana anak-anak kita itu ada ketertarikan di sana?
01:31Lalu ditarik ke belakang lagi,
01:33lalu apa ya PNBP yang diharapkan akan disetorkan ke negara?
01:38Saya rasa begitu.
01:40Tetapi,
01:41kami sepakat,
01:44Ibu Ketua Panjai ini,
01:46sangat intens sekali terhadap
01:49situ-situ sejarah,
01:51apalagi terkait dengan keagamaan itu.
01:54Kami mendukungnya.
01:56Tapi tolong kalau nanti anggarannya
01:58turun, Pak.
02:00Jangan main-main dengan anggaran itu.
02:03Kualat itu, Pak, nanti.
02:05Saya nggak nyumpahin, Pak.
02:06Tetapi mungkin
02:09para suhada,
02:10para ulama besar yang
02:11pernah ada di situ,
02:15tahu generasi sekarang malah justru main-main dengan anggaran,
02:19ya sudah.
02:20Wassalam.
02:21Secara saya itu,
02:23Pak,
02:27selamat menikmati.
Komentar

Dianjurkan